:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Rabu, 05 Januari 2005 01:22:52


Dewan Tak Tahu Perubahan Rumpiang

Marabahan, BPost
Perubahan panjang Jembatan Rumpiang (bukan Rumpiyang, Red), dari 564 meter menjadi 750 meter serta dana pembangunan dari Rp112 miliar membengkak jadi Rp140 miliar, ternyata tak diketahui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batola.

Karenanya, para wakil rakyat tersebut terkesan bungkam ketika ditanya perihal bakal terkendalanya pembangunan jembatan itu, akibat membengkaknya dana menyusul perubahan panjang badan jembatan.

Informasi diperoleh BPost, anggota dewan tampaknya tak mengetahui adanya perubahan panjang serta bertambahnya dana jembatan, yang memakan dana ratusan miliaran rupiah ini.

Juga saat anggota Komisi D DPRD Batola melakukan kunjungan atau melihat dari dekat proyek ini, mereka diduga tak diberikan informasi perihal perubahan ini.

"Kita tak diberi tahu perihal bertambahnya panjang jembatan tersebut. Kita tahunya melalui koran hari ini," jelas anggota dewan yang minta namanya tak dikorankan, seraya meminta BPost langsung mengkonfirmasi hal ini ke Ketua DPRD Batola.

Pada kunjungan itu, PT Hutama Karya (HK) hanya memberikan penjelasan mengenai perkembangan pembangunan jembatan ini. "Jembatan Rumpiang saat ini masih dalam tahap pengecoran pipa pancang," papar Ketua Komisi D, Normansyah, beberapa waktu lalu.

Indikasi tak tahunya dewan perihal perubahan arsitek jembatan ini, juga terjadi saat BPost mencoba mengkonfirmasinya ke Ketua DPRD Batola H Mulia Akbar. Ia tak bisa berkomentar perihal perubahan panjang Jembatan Rumpiang.

"Saya tak mengetahui hal itu. Nanti saja setelah saya mempelajarinya," tuturnya ketika ditemui usai pembukaan lomba dayung, Selasa (4/1) pagi.

Kembali didesak apakah dewan mengetahui perubahan panjang jembatan serta membengkaknya dana, Mulia Akbar kembali menegaskan ia tidak mengetahuinya. "Saya akan meminta laporan dari komisi," katanya sambil memasuki mobil.

Sementara Manajer lapangan PT HK, Ir Ajib yang coba dikonfirmasi, tak berhasil dihubungi. Sedang Dinas PU Batola masih sulit dimintakan komentarnya. "Kita masih menunggu konfirmasi Kadis PU --Ir Kurjait Noor MSi-- ke pihak Kimpraswil Propinsi," ungkap Kasubdin Bina Marga Ir Ridho MSi.

Seperti diberitakan harian ini, akibat perubahan panjang Jembatan Rumpiang, terjadi pembekakan dana dari Rp112 miliar menjadi Rp140 miliar.

"Persoalan yang muncul nantinya, bila melihat dari ketentuan, usulan tambahan dana proyek itu hanya bisa disetujui 10 persen dari keseluruhan dana, sedangkan untuk perpanjangan Jembatan Rumpiyang mencapai 30 persen," ungkap Anggota Komisi V DPR-RI H Hasanuddin Murad SH. dwi


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
Dewan Tak Tahu Perubahan Rumpiang

Golkar Buka Pendaftaran


"Tak Menyangka Bisa Naik Haji"


Dua No Name Lulus CPNS


Penanganan Lakalantas Lamban


Novendri Pindah Ke Kejaksaan


Wakar Gedung Diklat Dirampok


Pengembalian Dana Asuransi Dicicil


Komisi B Panggil Depag


Air Mata Iringi Jamhaj HST


Dana Peduli Aceh Terus Mengalir


Parpol Saling Tunggu


Ulat Grayak Serang Persawahan


Sukmaraga Jagung Harapan


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123