:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Rabu, 05 Januari 2005 01:54:47


Kecoa Goa Raksasa Ditemukan

Jakarta, BPost
Sejenis kecoa berukuran besar dan beberapa spesies serangga baru telah ditemukan di hutan belantara Kalimantan Timur, demikian diungkapkan para ilmuwan Nature Conservancy dan LIPI yang tergabung dalam ekspedisi penelusuran gua dan tebing-tebing di pulau tersebut. Selain serangga, para peneliti juga melihat beberapa ikan dan tanaman yang belum pernah dikenal sebelumnya.

Menurut Cahyo Rahmadi, peneliti arthropoda goa dari Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, kecoa berukuran sekitar 8-10 cm itu diduga merupakan kecoa goa terbesar di dunia. "Ada beberapa jenis kecoa raksasa lain seperti kecoa Madagaskar, namun untuk jenis yang hidup di goa, kami belum pernah melihat yang sebesar ini," kata Cahyo, Senin (3/1).

Hewan yang disebut Cahyo sebagai kecoa monster ini bergerak relatif lamban. "Mereka mudah sekali ditangkap karena gerakannya tidak secepat serangga-serangga lain seukurannya. Dalam salah satu kesempatan, kami bahkan melihat seekor kecoa sedang dimangsa oleh sejenis laba-laba goa yang bisa jadi juga merupakan spesies baru."

Kecoa ini memiliki keunikan, ungkap Cahyo, karena mereka ditemukan selalu berdua-dua. "Tidak jelas apakah mereka berpasangan dalam arti berjenis kelamin jantan dan betina karena hal itu sedang diteliti."

Adapun kecoa dan hewan-hewan lain itu ditemukan dalam ekspedisi dari 31 Juli hingga 3 September 2004 di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kalimantan Timur.

Selain itu ditemukan juga kepiting mikro dalam ekspedisi di wilayah karst Sangkulirang. Jenis kepiting ini ukurannya kecil dan kaki seribu troglobitic yang berukuran besar. "Hampir seluruh serangga yang kami kumpulkan adalah jenis yang belum dikenal dunia ilmu pengetahuan," ujar Louis DeHarveng, peneliti serangga dari Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis yang ikut dalam ekspedisi.

Para peneliti juga menemukan setidaknya dua spesies baru tanaman begonia, satu spesies baru tanaman berdaun satu yang disebut Monophyllaea, dua spesies keong, beberapa spesies ikan baru, serta sejenis udang kecil yang bisa bergerak cepat.

"Hanya dalam lima minggu, tim ekspedisi telah menemukan beberapa spesies baru yang sebelumnya tidak dikenal dunia ilmu pengetahuan," kata Scott Stanley, program manager Nature Conservancy wilayah Kalimantan Timur, seperti dikutip dalam situs The Nature Conservancy. "Siapa yang tahu ada apa lagi di sana," lanjutnya.

Stanley berharap wilayah tempat ditemukannya spesies-spesies baru itu mendapat perlindungan. "Bila sesuatu tidak dilakukan untuk melindungi wilayah tersebut, lusinan spesies bisa hilang sebelum seorangpun tahu mereka pernah ada," katanya. JBP/wsn


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Nusantara
Kecoa Goa Raksasa Ditemukan

Gempa 4,8 SR Goyang Bondowoso


Seribu Lebih Pendidik Hilang


Putri, Anak Adopsi dari Aceh "Mama Jangan Tinggalin Ade Ya.."


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123