:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
Borneo
Trans Kalimantan
Banjarmasin Bungas

Persona
Olahraga
FEMALE
Smart Mom
Ragam
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 15 April 2007 01:07


SD Terpencil Tak Siap UN

  • 40% buta huruf

Tanjung, BPost
Peningkatan kualitas pendidikan melalui Ujian Nasional (UN) sekolah dasar (SD) mulai tahun ajaran 2008-2009 tampaknya sulit di terapkan di sekolah pinggiran dan desa terpencil. Jangankan menghasilkan lulusan berkualitas, anak putus sekolah dan buta huruf saja masih banyak.

Di Kelurahan Binjai Kecamatan Muara Uya yang terdiri dari enam desa yaitu Tiara, Binjai, Gala-gala, Tangkan, Sungai Kumap dan Sinango, dengan 369 kepala keluarga, 40 persen warganya masih buta aksara. Selebihnya mereka berhenti sekolah di tingkat SD.

Hamdan, Kepala Kelurahan Binjai mengatakan warga buta huruf di daerahnya tidak cuma berusia lanjut. Di Desa Kumap yang paling terisolir, banyak anak usia belasan tahun belum juga mengenal huruf karena tidak bersekolah.

"Banyak penyebab warga buta huruf dan putus sekolah. Di antaranya tidak adanya sarana sekolah yang dekat," katanya, Jumat (14/4). Di Desa Sungai Kumap yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 4 jam melalui jalan setapak dari Desa Binjai, tidak ada sarana sekolah.

Warga bisa mengenyam pendidikan hanya mereka yang sekolah keluar desanya dan menumpang di rumah sanak saudara yang dekat kota atau kos. Dengan kondisi ini tak heran bila sejumlah guru di daerah terpencil baru berani menargetkan agar warga mau bersekolah dulu, setidaknya bisa baca tulis .

Penerapan UN SD justru dikhawatirkan menambah deretan warga yang buta huruf dan putus sekolah. Edy, guru di SDN Binjai I, Kecamatan Muara Uya memprediksi siswa di daerah terpencil kemungkinan besar hal itu akan berdampak pula pada banyaknya siswa tak lulus.

Bila UN tanpa pengawasan ketat, Edy pun yakin banyak sekolah terpencil yang berusaha menyelamatkan anak didiknya agar sukses ujian. "Sekarang saja, siswa selalu dibantu dengan memberikan kisi-kisi soal yang akan diujikan,"katanya. nda

Copyright © 2003 Banjarmasin Post

TRANS KALIMANTAN
SD Terpencil Tak Siap UN

Benahi Infrastruktur Sekolah


Bantuan Dana BPK Dihentikan


PERINGATAN HPN DAN HUT PWI
Pers Juga Agen Pembangunan


Jelang UN Siswa Istighosah


Training Parenting Qardhan Hasanah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123