:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
Borneo
Trans Kalimantan
Banjarmasin Bungas

Persona
Olahraga
FEMALE
Smart Mom
Ragam
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 15 April 2007 01:13


Tukang Masak Nasi Kuning Stres

  • Korban keracunan tinggalkan RSUD Ulin

Banjarmasin, BPost
Nyonya Ngadinah terlihat pucat. Warga Jalan Kelayan Besar RT 1 Banjarmasin ini mengaku stres atas kejadian yang menimpa tetangganya setelah menyantap hidangan saat menghadiri yasinan di rumahnya.

Maklum, sebagai tuan rumah, dialah yang menyajikan menu nasi kuning sebagai hidangan santap malam kepada jamaah. Malah dia sendiri yang memasak nasi itu.

Seperti diwartakan, belasan Balita dan dua orang dewasa yang merupakan jamaah yasinan, mual lalu muntah-muntah tiada henti, sehingga harus dilarikan ke IGD RSUD Ulin.

Namun perempuan berusia 52 tahun, mengaku hanya bisa pasrah dengan peristiwa tersebut. Dia sama sekali tidak menyangka kalau sampai menimbulkan kejadian yang menggegerkan tersebut. Karena, dia memasak makanan tersebut seperti halnya untuk dimakan sendiri.

"Barang dan kebersihannya pun seperti halnya masakan untuk makan sehari-hari," jelasnya.

Sementara itu, kondisi korban keracunan sudah membaik. Rizha (4), salah satu korban, terlihat sumringah. Pemandangan ini berbeda dengan sehari sebelumnya, saat bocah ini menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Jarum infus yang menancap di tangannya, kini sudah dilepas. Di gendongan ibunya, Masmunah, dia mulai meninggalkan RSUD Ulin.

Saat ditemui BPost di halaman IGD Ulin, bocah mungil itu menceritakan awal kejadian yang menimpanya. Dengan mimik yang terlihat lemah, dia tidak menyangka kalau bakal mengalami hal itu. Karena baginya, menyantap nasi kuning dengan telur masak habang adalah kebiasaan.

Sayangnya, begitu pulang dari yasinan dan sampai di rumah, perutnya terasa mual dan mules.

Pengakuan tersebut dibenarkan ibunya, Masmunah. Dia mengaku tidak habis pikir tentang sakit yang diderita buah hatinya, yang tiba-tiba muntah. Meski sudah diobati, muntah tersebut tidak mau berhenti.

Kini, semua pasien keracunan sudah pulang karena sudah dinyatakan sembuh.coi


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Banjarmasin Bungas
Tukang Masak Nasi Kuning Stres

Lebih Dari 6 Jam


Akbar Tetap Sibuk


PKK Buka Majelis Taklim


Politisi Golkar Itu Meninggal


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123