Petenis Tunggal Terjungkal
SOLO ,BPOST - Penampilan gemilang pada hari pertama Kejuaraan Tenis Junior
Tingkat Nasional Solo Open 2007, tak mampu diulang petenis cilik Kalimantan Selatan.
Turun di lapangan tenis Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/7), enam petenis tunggal
tak satu pun yang mampu melanjutkan kiprahnya. Mereka hanya hingga babak kedua setelah
dikalahkan lawan-lawannya.
Diawali dengan kekalahan Adly di nomor Kelompok Umur (KU) 12 tahun putra. Petenis asal
Banjarmasin ini takluk di tangan petenis Semarang, Antoni, 6-8.
Menyusul di nomor yang sama, giliran Iqra yang harus mengakui keunggulan Dimas asal
Banten dengan skor telak 0-8. Berikutnya Faisal di nomor KU 14 tahun yang juga hanya
sampai babak kedua.
Kegagalan tim putra menjalar di bagian putri. Di nomor KU 12 tahun, Lina harus mengakui
keunggulan lawannya Bilqis asal Jakarta, 4-8.
Sedang Zihan dan Irma bertekuk lutut di tangan petenis tuan rumah. Zahra kalah dengan
skor 3-8 sedang Irma takluk, 4-8.
Ofisial tim Kalsel, Endang Rusmin mengatakan kegagalan ini akibat kualitas teknik lawan
jauh lebih tinggi.
"Selain itu, strategi yang diterapkan pelatih mereka juga sangat bagus. Anak-anak
dipaksa bekerja keras mengejar bola ke sana kemari. Hasilnya mereka langsung kelelahan di
set berikutnya. Belum lagi banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat membuat lawan dengan
mudah mengumpulkan poin demi poin," sebut ibu dari Rema Rusmin ini.
Dengan rontoknya semua petenis di nomor tunggal putra dan putri, harapan Banua menggaet
medali tersisa di nomor ganda yang pertandingannnya akan dimulai pagi ini.
"Kita harap prestasi yang ditoreh pasangan Faisal dan Deda merebut posisi empat
besar di ganda KU 14 tahun pada Kejurnas Semarang, terulang disini," harapnya.
Selain Faisal dan Deda, juga ada pasangan Budi dan Adly serta Irgi yang berduet dengan
petenis asal Semarang.
"Di nomor ganda petenis bebas menentukan pasangannya masing-masing, meski itu
bukan dari satu daerah," jelasnya.arl |