:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 00:41:36


Lari 150 Meter Bersimbah Darah

Meski tubuh Rahmat Hidayat (29) bersimbah darah yang mengucur dari beberapa mata luka tusukan senjata tajam, bapak dua anak yang tinggal di Jalan Tanjung Harapan RT 35 Kelurahan Teluk Tiram ini, tetap berusaha menyelamatkan diri. Sayangnya, setelah lari sejauh 150 meter dia roboh hingga menghembuskan napas terakhir.

Sementara itu, lima tersangka Farid alias Fardu, Fauzi, Budianto alias Kacong, Taufik alias Ufik dan Hendri yang baru saja menggelar pesta miras, dengan pisau menghunus terus berusaha mengejar korban.

Namun, begitu melihat korban terjatuh di Gang ODI, kelima tersangka malah bubar. Masing-masing melarikan diri sambil membuang pisau yang baru saja digunakan untuk menusuk tubuh korban ke sungai di kawasan itu.

Sedangkan gitar yang baru saja digebukkan di kepala korban, tetap dibawa kabur salah satu tersangka. Maklum saja, gitar tersebut selain baru juga mahal harganya.

Itulah gambaran dari rekonstruksi pengeroyokan hingga korban meninggal dunia, Minggu (24/6) lalu. Sebanyak 17 adegan diperagakan lima tersangka. Bahkan masing-masing tersangka, masih ingat berbagai gerakan saat berusaha mengeroyok korban.

Tidak hanya itu, berbagai posisi yang dilakukan korban juga masih diingatnya. Termasuk tersangka saat memukul kepala korban menggunakan gitar, hingga akhirnya korban berusaha lari sejauh 150 meter hingga roboh dan menghembuskan napas terakhir.

Rekonstruksi yang digelar di lokasi kejadian, Selasa (10/7) dinihari itu menyita perhatian warga. Meski berlangsung dinihari, ratusan warga tetap berjubel untuk menyaksikan langsung adegan pembunuhan yang sempat menggegerkan masyarakat tersebut.

Tak ayal, kegiatan tersebut mendapat pengamanan ketat dari puluhan petugas kepolisian Polsekta Banjarmasin Barat serta puluhan anggota Balai Kemitraan Perpolisian Masyarakat (BKPM) Teluk Tiram, untuk mengantisipasi aksi balas dendam dari keluarga korban. Namun, hingga rekonstruksi berakhir sekitar pukul 01.00 Wita, prosesi itu berjalan lancar. coi

 


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Bulan Depan 100 Km Jalan Mulus

Terkendala Pembebasan Lahan


Minimal Tak Bertambah


Sampurno Ditahan 20 Hari Lagi


Satu Kali Sedot Langsung Disergap


Pemekaran RT Berujung Penutupan Jalan


Lari 150 Meter Bersimbah Darah


Swasta Siap Menampung


Ditanami Tapi Tak Tumbuh


Yudhi Incar Salon Plus


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123