:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 00:41:44


Swasta Siap Menampung

  • SMAN 10 Buka PSB Tahap Kedua
  • Lemparkan Calon Siswa PSB Online

BANJARMASIN, BPOST - Dari 5.918 peserta Penerimaan Siswa Baru (PSB) Online SMA/SMK, 1.894 di antaranya harus terlempar. Mereka yang terlempar masih diberi kesempatan untuk memperebutkan PSB tahap kedua di SMAN 10 dan SMKN 5 Banjarmasin yang kurang daya tampungnya.

Daftar MAN dan Sekolah SwastaDi SMAN 10 Banjarmasin, masih tersedia 40 kursi kosong. Sedang di SMKN 5 Banjarmasin, khusus untuk jurusan Teknik Konstruksi Kayu menyisakan 34 kursi.

Namun demikian, mereka juga bisa mendaftarkan diri ke sekolah swasta. Sekolah-sekolah itu siap menampung mereka. Bahkan, sejumlah SMA swasta bersedia menerima calon siswa yang belum lulus UN (Ujian Nasional), namun sudah ikut Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) atau Paket B. Sekolah itu antara lain, SMA PGRI 4, SMA PGRI 2, SMA PGRI 3, SMA PGRI 7, SMA Muhammadiyah 1 dan 2, SMA Kartika VI-3, SMA Bus Anwar dan SMA Bur Anwar.

Untuk PSB tahap kedua dibuka mulai Selasa (10/7) hingga 15 Juli mendatang. Sedang untuk sekolah swasta, pendaftaran dibuka hingga sebelum pelaksanaan tahun ajaran baru.

Berdasar informasi yang dihimpun BPost, pendaftaran sekolah swasta memang berbeda dengan PSB Online. Salah satu perbedaan itu adalah adanya pungutan biaya pendaftaran.

"Yang jelas, untuk besaran uang pendaftaran masing-masing sekolah itu relatif, tidak ada yang sama. Termasuk, untuk biaya daftar ulang," jelas Kepala SMA PGRI 4 Banjarmasin, Syahripansyah.

Mengenai biaya daftar ulang di sekolah swasta, menurut dia tidak terlalu memberatkan orangtua. "Karena semua biaya diputuskan berdasarkan keperluan sekolah. Untuk sekolah kami hanya Rp 575 ribu. Semua itu untuk uang pangkal, iuran Pramuka, Koperasi, OSIS, Perpustakaan dan UKS untuk satu tahun, SPP Juli, dan atribut sekolah," bebernya.

Sementara itu, Kepala Sub Dinas Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Banjarmasin, Metroyadi menjelaskan, bagi calon siswa baru yang gagal masuk sekolah negeri melalui PSB Online, masih ada peluang untuk masuk sekolah swasta di Banjarmasin.

"Mengenai biaya sekolah di swasta, saya kira tidak terlalu memberatkan orangtua siswa. Karena operasioanal sekolah swasta juga ditopang dengan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)," katanya. Kemudian, lanjut dia, untuk proses pembelajaran di sekolah swasta juga tidak jauh berbeda dengan sekolah negeri. "Karena guru pengajar di sekolah swasta rata-rata dari sekolah negeri, sehingga untuk kualitas pendidikan yang diajarkan hampir sama," jelasnya.

Untuk itu, imbuhnya, bagi calon siswa baru yang gagal masuk sekolah negeri, bukan berarti harus putus sekolah. "Apabila masih ada kesempatan untuk melanjutkan sekolah, alangkah baiknya tetap dilakukan. Ini semua demi masa depan," pintanya. mdn


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Bulan Depan 100 Km Jalan Mulus

Terkendala Pembebasan Lahan


Minimal Tak Bertambah


Sampurno Ditahan 20 Hari Lagi


Satu Kali Sedot Langsung Disergap


Pemekaran RT Berujung Penutupan Jalan


Lari 150 Meter Bersimbah Darah


Swasta Siap Menampung


Ditanami Tapi Tak Tumbuh


Yudhi Incar Salon Plus


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123