:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 01:30


ina-brn.jpg (33623 bytes)
Bergetar!

DI tengah gemuruh Stadion Gelora Bung Karno, Ivan Venko Kolev, berjingkrak kegirangan usai pertandingan. Ia layak bergembira karena tim Indonesia berhasil menundukkan Bahrain 2-1 pada pertandingan pembukaan Grup D Piala Asia, Selasa (10/7). Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas mencetak gol kemenangan Tim Merah Putih tersebut.

DITEMPEL - Bambang Pamungkas ditempel tiga pemain Bahrain pada laga Piala Asia 2007 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/7). Indonesia menang 2-1. AFP PHOTO/JEWEL SAMADKemenangan ini membuat Indonesia memperlebar kesempatan untuk memenuhi targetnya lolos dari babak grup. Dengan tiga poin di kantong membuat Elly Aiboy cs memimpin klasemen sementara Grup D. Namun dua lawan tangguh masih menunggu di pertandingan selanjutnya yakni Korea Selatan dan Arab Saudi.

Indonesia memimpin lebih dulu lewat gol Budi Sudarsono di menit ke-14. Gol ini diawali umpan cantik dari Firman Utina yang mengangkat bola dari tengah pertahanan lawan. Kiper Abdulrahman Abdulkarim yang maju, gagal menyergap bola. Dengan tenang Budi mengarahkan bola ke gawang yang kosong.

Namun menit ke-27, semifinalis Piala Asia 2004 itu berhasil menyamakan kedududkan. Berawal dari kemelut di depan gawang, Sayed Mahmood Jalal yang berada di depan gawang dengan cepat menyambar bola yang lepas dari tangkapan Jendri Pitoy.

Kedudukan 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama, meski kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menambah gol. Di babak kedua, pertarungan kian seru.

Bambang Pamungkas akhirnya memastikan tiga poin bagi tim Indonesia pada menit ke-64. Tendangan keras yang sporadis dari Firman Utina membentur tiang kanan gawang Bahrain. Bola mental tepat mengarah ke Bambang Pamungkas, hingga ia pun langsung menyambarnya. Bola menggetarkan jala di sisi kiri atas gawang lawan.

Tertinggal 1-2 membuat pemain Bahrain tertekan. Mereka secara bertubi-tubi mengurung pertahanan Indonesia. Bahkan di masa injury time, Bahrain bak tak memberi nafas bagi Indonesia. Namun dengan pertahanan berlapis, gawang Pitoy tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.

Tak Ringan
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut dengan gembira kemenangan Indonesia itu. Hasil ini diharapkan menjadi modal besar untuk menghadapi partai selanjutnya.

"Semangat juang anak-anak Indonesia ternyata mampu mengatasi kemampuan teknis pemain Bahrain," kata Kalla usai menyaksikan langsung pertandingan Indonesia-Bahrain melalui layar TV di rumah dinasnya.

Kalla menuturkan, dirinya berencana menonton laga perdana Ponaryo Astaman cs di Piala Asia 2007 itu langsung di Gelora Bung Karno. Namun, karena kesibukannya dalam memimpin rapat dengan para menterinya, dia akhirnya memutuskan menonton dari rumahnya saja.

Meski menang, bukan berarti langkah Tim Indonesia berikutnya kian ringan. Sebab di grup yang sama bertengger dua raksasa Asia, Korea Selatan dan Arab Saudi-- yang tahun lalu ikut berlaga di Piala Dunia 2006. Indonesia akan menghadapi Korea pada 18 Juli dan Arab Saudi 14 Juli mendatang.

Republik Korea sendiri, telah bertekad membekuk Saudi Arabia pada laga perdana. Kemenangan itu akan jadi langkah awal nan penting untuk memboyong Piala Asia yang sangat mereka rindukan.

Sudah 47 tahun Korea tidak pernah lagi jadi juara Piala Asia. Sukses menjadi juara diraih saat Piala Asia pertama kali digelar di Hongkong 1956, dan ketika menjadi tuan rumah 1960. Kegagalan dianggap sudah terlalu lama dirasakan, hingga mereka tak mau mengulanginya.

"Target jelas menangkan Piala Asia, bawa pulang Piala Asia ke Korea," ujar kiper sekaligus kapten Korea, Lee Won Jae dalam konpers di hotel JW Marriot, kemarin.

Hal itupun diamini pelatihnya, Peter Verbeek. Walau tanpa diperkuat beberapa pemain andalan, pelatih asal Belanda itu percaya pemainnya bakal sukses juara.

Mengomentari target bisa lolos babak penyisihan grup, Ivan Kolev tak banyak mengumbar janji. Ia menyatakan akan berusaha sekuat tenaga, meski hal itu tidak ringan.dts/ant/arl


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Berita Utama
Isu Sogokan Redam Interpelasiz

Nyaris Adu Jotos


Hairul Saleh Pojokkan Rudy


Indonesia 2 VS 1 bahrain
Bergetar!


Indonesia 2 VS 1 bahrain
"Ini Baru Awal"


50 Santri Diberondong


Warga Aranio Demo di Istana


LATEST NEWS! - Bunuh Diri dalam Sidang


Derita Bocah Cacat Ditolak Sekolah Favorit
Dia Sering Menangis dan Minder


Polri Larang Atribut GAM


Dermawan Itu Luluh Lihat Mata Donny


Tarif Produk Hutan Dihapus


Rp 300 M untuk Nada Ponsel


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123