:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 01:31


50 Santri Diberondong

SEDIKITNYA 50 santri bersenjata tewas diberondong pasukan Pakistan dalam operasi militer besar-besaran terhadap Masjid Merah di Islamabad, Selasa (10/7). Dalam baku tembak ini, delapan tentara juga tewas terkena tembakan para santri radikal tersebut.

"Ini merupakan upaya terakhir untuk membersihkan area masjid dari kelompok militan bersenjata," tegas Jubir Militer Pakistan Mayor Jenderal Arshad Waheed kepada AFP.

Penyerbuan militer ini mendapat perlawanan sengit ratusan santri yang dipimpin Wakil Imam Masjid, Abdul Azis Ghozi. Tak hanya menembak, mereka juga menembakkan roket dari menara-menara masjid.

"Namun, kami berhasil menekan mereka dari tiga arah. Karena melawan, kami terpaksa menembak Abdul Azis Ghozi," tegas Arshad.

Bentrokan bersenjata yang telah terjadi selama sepekan ini berawal dari keinginan ulama masjid tersebut menjalankan undang-undang syariah di Islamabad. Pemerintah menolak keinginan itu. Negosiasi pun beberapa kali gagal. Namun, ulama dan para santri bersikeras hingga terjadi bentrokan.

Beberapa hari lalu, para santri telah menculik polisi dan orang-orang yang mereka yakini terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Dalam penyerbuan ini, sebanyak 24 santri ditangkap dan 50 santri lainnya memilih menyerahkan diri kepada pasukan keamanan. Sebanyak 20 anak-anak yang berada dalam masjid berhasil diselamatkan. Pers dilarang memasuki kompleks masjid dan rumah sakit yang merawat korban luka-luka.

Wartawan BBC, Syed Shoaib Hasan melaporkan orang-orang yang berada di masjid menggunakan granat tangan, bom molotov, dan senapan mesin ringan. Namun, tidak diketahui jumlah orang yang berada di dalam masjid. *


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Berita Utama
Isu Sogokan Redam Interpelasiz

Nyaris Adu Jotos


Hairul Saleh Pojokkan Rudy


Indonesia 2 VS 1 bahrain
Bergetar!


Indonesia 2 VS 1 bahrain
"Ini Baru Awal"


50 Santri Diberondong


Warga Aranio Demo di Istana


LATEST NEWS! - Bunuh Diri dalam Sidang


Derita Bocah Cacat Ditolak Sekolah Favorit
Dia Sering Menangis dan Minder


Polri Larang Atribut GAM


Dermawan Itu Luluh Lihat Mata Donny


Tarif Produk Hutan Dihapus


Rp 300 M untuk Nada Ponsel


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123