Pendaftar Cuma Belasan
- Sekolah Pinggiran Kurang Diminati
PELAIHARI, BPOST - Masa pendaftaran resmi
penerimaan siswa baru (PSB) memang telah ditutup akhir pekan tadi. Namun sejumlah sekolah
di daerah ini masih membuka pintu bagi siswa yang ingin mendaftar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul sedikitnya pendaftar yang masuk. Sementara, ruang
kelas yang tersedia masih banyak yang kosong lantaran kekurangan murid.
Di SMK Muhammadiyah Pelaihari, misalnya, pendaftar yang masuk hanya belasan siswa.
"Sekolah kami memang selalu kekurangan murid. Pendaftar tahun ajaran ini hanya
sekitar 15 orang," kata Wakepsek SMK Muhammadiyah Misnayani, Selasa (10/7).
Namun pihak SMK Muhammadiyah tak terkejut dengan fakta tersebut, karena hal serupa
hampir terjadi pada PSB setiap tahunnya. Murid baru sekolah swasta kejuruan ini biasanya
sebagian besar adalah pendaftar yang tak lulus PSB di SMKN 1 Pelaihari.
SMK Muhammadiyah secara fisik berada satu lingkungan dengan SMKN 1 Pelaihari. Gedung
belajarnya pun meminjam gedung milik SMKN 1 Pelaihari. Sebagian tenaga pengajarnya pun
juga berasal dari SMKN 1 Pelaihari.
Pascalulusnya siswa kelas III, jumlah murid SMK Muhammadiyah yang ada saat ini hanya 43
orang. Sebetulnya semula berjumlah 47 siswa, namun empat orang pindah sekolah.
Misnayani mengatakan sebenarnya peminat cukup banyak. Namun setelah mengetahui proses
belajar-mengajar dimulai siang hingga sore hari, umumnya urung mendaftar.
Sepinya pendaftar juga dialami sekolah-sekolah pinggiran. Salah satu contohnya adalah
SMPN 1 Tambang Ulang. Jumlah pendaftar hanya 48 orang, padahal kapasitasnya 140 siswa
baru.
"Ruang kelas kami yang terpakai empat ruang, yang kosong ada empat ruang juga.
Jadi memang kami masih kekurangan siswa. Untuk itu, kalau masih ada yang ingin mendaftar,
kami masih membuka diri," tukas Kepsek SMPN1 Tambang Ulang Suriani. roy |