:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 04:06


Gadaikan Televisi untuk Sekolahkan Anak

SIREGER terpaksa harus menahan diri tak menonton televisi bulan ini. Satu-satunya televisi kesayangannya harus diserahkan ke Pegadaian Cabang Martapura, Senin pagi (9/7).

Masalahnya, dia sangat membutuhkan uang tunai untuk biaya sekolah anaknya di salah satu SMP di Martapura. Sebetulnya, dia punya uang awal bulan ini. Karena ada keperluan lain, uang pensiun bulanannya itu dipakai untuk kebutuhan sehari hari.

Anaknya sudah didaftarkan ke salah satu SMP, dan biaya pendaftarannya gratis. Tapi, untuk berjaga-jaga anaknya akan ditagih biaya lain-lain, seperti biaya bangku dan biaya perlengkapan sekolah dia merasa perlu menyiapkan uang tunai sejak awal.

"Terpaksa saya gadaikan televisi. Maklum kebutuhan makin banyak, tapi penghasilan tidak ada nambah," kata pensiunan PNS ini. Menurutnya, di saat krisis seperti ini, keberadaan pegadaian sangat membantunya. Sebetulnya, dia malu datang ke pegadaian. Dia juga tidak pernah menggadaikan barangnya sebelum ini.

Karena terpaksa, dia harus melakukannya. Karena baru pertama kali menggadaikan barang, dia tampak kikuk saat memasuki kantor Pegadaian Cabang Martapura kemarin. Bahkan, saat datang pertama kali, dia belum membawa televisinya. Katanya, dia merasa malu. Baru setelah mendapat informasi dari petugas pegadaian dia pulang mengambil televisinya.

Pelanggan pegadaian lainnya, Ny Ade mengatakan, terpaksa menggadaikan gelang dan kalungnya untuk biaya pendaftaran dua anaknya. Satu anaknya masuk SD dan satunya lagi masuk SMP. Meski biaya pendaftaran sekolah itu gratis, biaya lainnya dipastikan ada.

"Saya sudah biasa ke sini (pegadaian). Biasanya saat mau puasa. Sekarang, saya perlu uang untuk sekolah anak saya," kata pedagang di Martapura ini.

Manager Cabang Pegadaian Martapura, Ahdiani Noor SE mengatakan, ada peningkatan sekitar 20 persen omzet di kantornya. Peningkatan itu terjadi sejak awal bulan Juli ini. Peningkatan itu biasa terjadi awal musim sekolah dan mendekati bulan puasa serta lebaran.

"Hingga hari ini, omzet kami telah mencapai lebih dari setengah miliar. Kalau dibanding tahun lalu ada penurunan karena Pegadaian Cabang Banjarbaru telah dibuka," kata Ahdiani.

Juni lalu, Pegadaian Cabang Martapura meraih omzet sampai Rp 2,2 miliar. Transaksi terbanyak adalah perhiasan emas berupa kalung, gelang, cincin dan anting. Selain perhiasan, pegadaiannya juga menerima peralatan elektronik, kendaraan roda dua dan roda empat. sigit


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
Pendaftar Cuma Belasan

SPBU Serongga Terkendala Listrik


Sebaiknya Perdamian Disaksikan Dua Habib


Ratusan Motor Karatan


Pesimis Habiskan Rp 1,4 Miliar


Guru Ilmu Kebal Dibantai Murid


Baliho Calon Mulai Marak


Hacker Serang Website PSB


Tim Elang Jelajah Singgahi Syamsudin Noor
Wah Terbangnya Rendah Sekali


Pilih Menebang Mangrove daripada Sekolah


Gadaikan Televisi untuk Sekolahkan Anak


Warga Harapkan Aruh Ganal Diterangi Listrik


HUT Ke-19 PDAM Intan Banjar
Wakil Gubernur Minum Air Kran


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123