Obat Serba Rp 1.000 Tanpa Resep
PALANGKA, BPOST - Beredarnya obat seharga Rp 1.000 di Palangka Raya disambut
antusias warga. Namun sebagian warga masih ragu membelinya karena mengira harus
mengantongi resep dokter.
Diah, warga Jalan Murjani Kompleks Bengkel mengaku belum mengetahui cara membeli obat
itu. Dia mengira obat yang disubsidi pemerintah itu hanya bisa didapatkan di puskesmas
atau rumah sakit.
"Jadi bisa dibeli di apotik ya? Kalau tanpa resep dokter berarti sangat
membantu," katanya, Selasa (10/7).
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Djono Koesanto, menegaskan, warga
bisa langsung membeli obat itu tanpa harus meminta resep dari dokter. Dia menyarankan
warga memilih obat tersebut karena kualitasnya sama dengan obat bermerek.
Direktur Apotik Sari Mulia di Jalan A Yani, H Achmad Gazali mengaku sudah mendapat
pasokan obat serba Rp 1.000 dari distributor.
"Obat itu bisa langsung dibeli, berbeda dengan obat generik yang umumnya harus
dengan resep dokter. Sudah banyak warga yang membeli dari kami," katanya.
Gazali mengatakan pihaknya menjual obat serba seribu sebagai bentuk dukungan terhadap
program pemerintah. Karena keuntungan dari menjual obat itu tidak terlalu besar.
"Kami cuma mendukung program pemerintah. Karena kalau berpikir dari segi bisnis
atau keuntungan, ini sangat kecil. Kami menjualnya sesuai ketetapan pemerintah yaitu Rp
1.000," tukasnya.
Obat Rp1000 itu tersedia untuk berbagai jenis penyakit ringan. Di antaranya obat
penurun panas untuk dewasa dan anak-anak, flu, batuk cair, batuk berdahak, maag, batuk dan
flu, sakit kepala, tambah darah, dan asma. Obat tersebut dijual per keping dan ada juga
per sachet. mgb |