Sebelas Gunung Api Berbahaya
- 4.000 Warga Maluku Utara Dievakuasi
BANDUNG, BPOST - Sepuluh gunung api di
Indonesia dalam status waspada dan satu gunung berstatus siaga, bersamaan dengan
meletusnya Gunung Gamkonora, awal pekan tadi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, 10 gunung api yang
naik status dari aktif normal menjadi Waspada adalah Gunung Talang, Krakatau, Merapi,
Semeru, Bromo, Batutara, Lokon, Karangetan, Dukono dan Ibu.
Sedangkan yang berstatus satu tingkat di atasnya atau Siaga adalah Gunung Soputan di
Sulawesi Utara.
"Dengan kondisi gunung-gunung tersebut yang menunjukkan aktivitas, sebaiknya
pendakian ke puncak tidak dilakukan masyarakat. Namun, masyarakat juga tidak perlu panik,
tapi selalu siap dan taat dengan instruksi pemerintah daerah," papar Kepala Bidang
Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Hendrasto, Selasa (10/7).
Sementara kondisi Gunung Gamkonora dalam pengamatan PVMBG, kemarin, memperlihatkan
masih adanya sinar api dan lontaran material pijar dengan ketinggian 10 meter hingga 15
meter dari puncak gunung.
Pengungsi letusan Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara
(Malut) terus bertambah menjadi 8.439 orang yang berasal dari Kecamatan Ibu dan Kecamatan
Ibu Selatan, ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (Depkes) Rustam
S Pakaya.
Rinciannya, menurut Rustam, dari Kecamatan Ibu ada 5.107 orang. Terdiri dari 3.284
pengungsi dari Desa Baru, 679 pengungsi Desa Adu, masing-masing 395 pengungsi Desa Nanas
dan Desa Ngawet, serta 354 pengungsi Desa Jere.
Sedangkan untuk Kecamatan Ibu Selatan ada 3.332 pengungsi, terdiri dari 893 pengungsi
Desa Gamsungi, 1.437 pengungsi Desa Bataka, serta 1.002 pengungsi Desa Talaga.
Sementara, Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan darurat berupa 20 ribu
masker dan obat-obatan untuk 1.000 pasien bagi para pengungsi. Bantuan diambil dari gudang
regional PMI di Jakarta dan rencananya akan dikirimkan ke Maluku Utara sore hari ini.
Sebanyak empat ribu warga Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara telah dievakuasi ke
empat desa yang aman dari letusan Gunung Gamkonora. Keempat desa dimaksud adalah Desa
Tosoa, Desa Goal, Desa Togolawa Layoli, dan Desa Tongute Ternate.
"Empat desa ini dianggap aman dari letusan gunung," kata Kalbi Rasyid, Kepala
Bagian Informasi dan Komunikasi Kabupaten Halmahera Barat.
Mereka ditampung di tenda-tenda, pasar, sekolah dan gedung pertemuan kecamatan. Untuk
logisitik, pemerintah provinsi mengirimkan bahan makakan dan obat-obatan yang dikirim dari
Ternate. tic/mio/dtc |