:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 04:04


Sebelas Gunung Api Berbahaya

  • 4.000 Warga Maluku Utara Dievakuasi

BANDUNG, BPOST - Sepuluh gunung api di Indonesia dalam status waspada dan satu gunung berstatus siaga, bersamaan dengan meletusnya Gunung Gamkonora, awal pekan tadi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, 10 gunung api yang naik status dari aktif normal menjadi Waspada adalah Gunung Talang, Krakatau, Merapi, Semeru, Bromo, Batutara, Lokon, Karangetan, Dukono dan Ibu.

Sedangkan yang berstatus satu tingkat di atasnya atau Siaga adalah Gunung Soputan di Sulawesi Utara.

"Dengan kondisi gunung-gunung tersebut yang menunjukkan aktivitas, sebaiknya pendakian ke puncak tidak dilakukan masyarakat. Namun, masyarakat juga tidak perlu panik, tapi selalu siap dan taat dengan instruksi pemerintah daerah," papar Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Hendrasto, Selasa (10/7).

Sementara kondisi Gunung Gamkonora dalam pengamatan PVMBG, kemarin, memperlihatkan masih adanya sinar api dan lontaran material pijar dengan ketinggian 10 meter hingga 15 meter dari puncak gunung.

Pengungsi letusan Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara (Malut) terus bertambah menjadi 8.439 orang yang berasal dari Kecamatan Ibu dan Kecamatan Ibu Selatan, ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (Depkes) Rustam S Pakaya.

Rinciannya, menurut Rustam, dari Kecamatan Ibu ada 5.107 orang. Terdiri dari 3.284 pengungsi dari Desa Baru, 679 pengungsi Desa Adu, masing-masing 395 pengungsi Desa Nanas dan Desa Ngawet, serta 354 pengungsi Desa Jere.

Sedangkan untuk Kecamatan Ibu Selatan ada 3.332 pengungsi, terdiri dari 893 pengungsi Desa Gamsungi, 1.437 pengungsi Desa Bataka, serta 1.002 pengungsi Desa Talaga.

Sementara, Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan darurat berupa 20 ribu masker dan obat-obatan untuk 1.000 pasien bagi para pengungsi. Bantuan diambil dari gudang regional PMI di Jakarta dan rencananya akan dikirimkan ke Maluku Utara sore hari ini.

Sebanyak empat ribu warga Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara telah dievakuasi ke empat desa yang aman dari letusan Gunung Gamkonora. Keempat desa dimaksud adalah Desa Tosoa, Desa Goal, Desa Togolawa Layoli, dan Desa Tongute Ternate.

"Empat desa ini dianggap aman dari letusan gunung," kata Kalbi Rasyid, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Kabupaten Halmahera Barat.

Mereka ditampung di tenda-tenda, pasar, sekolah dan gedung pertemuan kecamatan. Untuk logisitik, pemerintah provinsi mengirimkan bahan makakan dan obat-obatan yang dikirim dari Ternate. tic/mio/dtc


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Nusantara
Sebelas Gunung Api Berbahaya

Kebocoran Uang Negara Rp 10,6 T


KILASNUSA - Dilarang Merokok di Kota Gudeg


KILASNUSA - 40 Peneliti Studi ke Perbatasan


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123