:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 03:41


ARGENTINA vs MEKSIKO

Menuju Final Ideal

Penampilan impresif Argentina di ajang Copa Amerika 2007 seperti mengajarkan Brasil, bagaimana sebuah tim unggulan bermain. Tampil konsisten dan atraktif sepanjang 90 menit. Tidak mengherankan jika Tim Tango bisa mencapai babak final.

Basile merespons komentar arsitek Tim Samba, Carlos Dunga, yang terkesan pragmatis dan seperti mengesampingkan Jogobonito, ciri khas sepakbola indah ala Brasil.

Menurut Dunga, yang penting adalah efektivitas, kekompakan, dan kerja tim. "Realitas ada di lapangan," cetus mantan kapten Timnas Brasil yang membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1994.

Pandangan Dunga berbeda dengan Pelatih Argentina, Alfio Basile. "Ini bukan sekadar menang. Anda gampang saja memenangi sebuah pertandingan. Tapi memenanginya dengan cara seperti kami membuat saya bangga," timpal Basile dikutip Reuters.

Basile boleh merasa bangga pada timnya saat ini. Riquelme dan kawan-kawan selalu menyuguhkan permainan yang indah. Terakhir, di babak perempatfinal, mereka melakukannya saat menundukkan Peru 4-0.

Di fase yang sama Brasil memang melumat Chile dengan skor lebih telak, 6-1. Tapi permainan Robinho dkk dinilai sebagian pengamat tidak terlalu mengesankan. Paling tidak, karakter Brasil yang asli belum keluar.

Sebaliknya, Argentina hadir dengan kekuatan penuh. Mereka antara lain punya dua playmaker jenius dalam diri Juan Roman Riquelme dan Juan Sebastian Veron, plus penyerang cerdas Lionel Messi dan Carlos Tevez.

Yang menarik, Argentina dalam beberapa tahun terakhir selalu difavoritkan dalam setiap turnamen yang diikuti. Tapi walaupun memainkan sepakbola yang indah, tapi mereka angkat kaki lebih cepat. Terakhir kali Argentina merengkuh titel Copa Amerika 1993. Kebetulan, ketika itu Basile pula pelatih Tim Tango.

Lawan Argentina di semifinal mungkin lawan yang terberat. Meksiko melangkah mulus ke semifinal dengan mengalahkan Paraguay 6-0.

Pelatih Tim Sombrero, Hugo Sanchez menegaskan akan terus melanjutkan perjuangan skuadnya. "Kami sudah kepalang basah di kejuaraan yang belum pernah kami menangi ini. Kami akan memberi bukti, kalau kami mampu," tegasnya.

Menarik disimak, apakah penampilan gemilang bintang Meksiko Nery Castillo bakal kembali muncul saat menghadapi tim kuat macam Argentina.

Ciri khas permainan asuhan Sanchez adalah penyerangan atraktif. Pada dasarnya dia menggemari pola 4-4-2. Namun formasinya bisa berubah tergantung kebutuhan tim.Tak jarang formasi dirubah saat pertandingan sendang berlangsung. JBP/TT/ant/bbc/sol


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

SPORT VAGANZA
ARGENTINA vs MEKSIKO
Menuju Final Ideal

Ditawar El Che


KOREA SELATAN vs ARAB SAUDI
Target Juara!


IRAN vs UZBEKISTAN
Melawan Eropa Timur


MALAYSIA 1 vs 5 CHINA
Masih Kalah Kelas


Analisis - Duel Dua Striker Tajam


FANSBERAT - Batal Jadi Suporter


SuarasuPorter


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123