| KOREA
SELATAN vs ARAB SAUDI Target
Juara!
DUA tim langganan Piala Dunia langsung bertemu di fase grup Piala Asia
2007. Baik Korea Selatan maupun Arab Saudi yang tergabung di Grup D sama-sama datang tanpa
skuad yang lengkap.
Korea Selatan tanpa trio Liga Premier Inggris, Park Ji-sung, Seol Ki-hyeon, dan Lee
Young-pyo. Kapten tim Kim Nam-il belakangan juga menyusul cedera.
Sementara Arab Saudi kehilangan bek Hamad Al Montashari, gelandang Mohammed Al
Shalhoub, Saheb Al Abdulla, dan striker Saleh Bashir. Kehilangan Montashari dan Shalhoub
merupakan kerugian terbesar buat pelatih Helios Anjos.
Montashari, pemain terbaik Asia 2005, sudah diplot jadi kapten tim. Namun, cedera yang
tak kunjung pulih usai partai uji coba lawan Korea Utara pekan lalu di Singapura, membuat
Helios tak punya pilihan selain mencoretnya.
Sementara Shalhoub merupakan pengatur serangan di lini kedua. Absennya pemain
berjulukan Baby Maradona ini membuat kostum nomor 10 di tim Arab jadi tak bertuan.
"Keputusan yang sangat berat karena mereka adalah pemain penting di lini
masing-masing. Namun seberapa pun pentingnya pemain, dia tak akan berguna jika tidak dalam
kondisi fit untuk sebuah turnamen," sebut Helios.
Masalah dari Anak-anak Gurun tidak hanya itu. Juara tiga kali Piala Asia
itu khawatir dengan iklim tropis Asia Tenggara yang lembab.
"Kami telah berada di wilayah ini cukup lama tetapi sebagian besar pemain belum
terbiasa dengan iklim ini," kata Helios dos Anjos.
Menurut pelatih asal Brazil itu, sebagian besar pemainnya belum pernah berlaga di iklim
yang panas dan lembab seperti di Jakarta.
"Kalau panasnya tidak masalah karena di Arab juga panas tetapi kami belum terbiasa
dengan kelembabannya. Tapi semoga para pemain cepat beradaptasi," jelasnya.
Sementara Korea Selatan bertekad menekuk Arab Saudi. Kemenangan jadi langkah awal nan
penting buat para ksatria Taeguk untuk memboyong Piala Asia yang sangat dirindukan.
Sudah 47 tahun Korea tidak pernah lagi jadi juara Piala Asia. Sukses menjadi yang
terbaik di Asia diraih saat Piala Asia pertama kali digelar di Hongkong 1956, dan ketika
menjadi tuan rumah 1960.
"Target jelas menangkan Piala Asia, bawa pulang Piala Asia ke Korea," ujar
kiper sekaligus kapten Korea, Lee Won Jae dalam konpers di hotel JW Marriot, Selasa
(10/7).
Pelatih Timnas Korea Selatan, Peter Verbeek mengamini tekad skuadnya. Walau tanpa
diperkuat beberapa pemain andalan, pelatih asal Belanda itu percaya pemainnya bakal sukses
di laga perdana sekaligus juara.
"Tidak perlu khawatir cedera, bisa diganti dengan pemain yang setara. Jadi kami
siap bertanding enam laga selama 18 hari saya rasa kami bisa jadi juara dan kembali bawa
piala Asia," yakinnya. dts/ant/bnc/JBP/why |