:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 11 July 2007 03:55


Pentingnya Pelembab bagi Manula

ANDA memiliki jenis kulit, kering ? Bisa jadi itu karena pengaruh usia atau karena proses penuaan.

Akibat penggunaan sabun yang berlebihan, pemakaian pembersih berkadar alkohol tinggi, kekurangan hormon estrogen, udara kering seperti ruang ber-AC, makanan yang dikonsumsi tidak seimbang juga dapat mempengaruhi kulit.

Tips Mencegah Kulit Kering

o

Mandi menggunakan sabun yang mengandung pelembab

o

Pakailah lotion atau minyak pelembab yang mengandung tabir surya

o

Jangan berjemur atau terpapar matahari terlalu lama

o

Makan buah-buahan dan sayuran secara teratur

o

Istirahat yang cukup dan stop merokok.

o

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan C

o

Minum air putih minimal 8 gelas setiap hari.

Dalam beberapa tahun terakhir populasi lanjut usia (lansia) terus meningkat, berbagai perubahan sosial, kesehatan, nutrisi beserta permasalahannya pun menyertainya.

Di beberapa pusat perawatan lansia memperlihatkan, bahwa penyakit kulit lebih sering didapatkan pada lansia dibandingkan populasi umum.

Menurut dr Vina Dwiana Savitri SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin RS Ansari Saleh Banjarmasin, pada lansia perubahan kulit didasarkan atas dua fenomena, yaitu menua sejati seiring dengan bertambahnya usia dan penuaan dini akibat paparan sinar matahari.

Berbagai fungsi kulit menurun akibat usia, antara lain penggantian sel-sel kulit, fungsi pertahanan kulit, gangguan rasa, penyembuhan luka, respon imun, pengatur suhu pada kulit, produksi keringat dan minyak serta produksi vitamin D.

Ada beberapa tanda kulit menua, antara lain kekeringan, kulit mengelupas, penipisan kulit, hilangnya kekenyalan/ elastisitas kulit dan pembentukan beberapa benjolan kecil berwarna coklat pada wajah serta leher.

Lansia bisa mengalami berbagai gangguan kulit, seperti eksim (dermatitis exematosa), infeksi kulit akibat bakteri maupun jamur, gangguan kulit akibat kekurangan vitamin karena diet yang tidak seimbang maupun akibat penyakit di dalam tubuh yang mendasari seperti kencing manis, gangguan pembuluh darah dan sebagainya.

Gangguan pada kulit yang paling sering dirasakan dan mengganggu lansia adalah rasa gatal. Gatal ini tidak berhubungan dengan penyakit kulit maupun penyakit sistemik atau di dalam tubuh.

Gatal yang terjadi akibat menurunnya produksi keringat dan minyak, sehingga kulit tampak kering, kasar dan bersisik. Kondisi ini akan memburuk dengan adanya peningkatan frekuensi mandi dan penggunaan detergent/ sabun yang kuat. Rasa gatal ini menyebabkan gangguan tidur dan dapat mempengaruhi kualitas hidup.

Menurut Vinna, kelembaban dan temperatur yang rendah berperan dalam menyebabkan rasa gatal. Garukan karena gatal dapat menyebabkan luka-luka kecil di kulit yang akan merusak pertahanan kulit, sehingga dapat menyebabkan infeksi. Sebagaimana diketahui, kulit berperan sebagai penghalang/ penyaring terhadap benda asing atau pengaruh lingkungan asing terhadap bagian dalam tubuh manusia.

Secara mendalam, fungsi pertahanan utama kulit adalah untuk mencegah kehilangan air, mengingat pengaturan keseimbangan air sangat penting untuk kehidupan manusia berlangsung baik.

Pertahanan kulit yang paling luar adalah lapisan kulit yang terluar (lapisan tanduk). Lapisan kulit ini secara terus menerus berhubungan dengan dunia luar tubuh. Tanpa lapisan ini, kulit menjadi kering.

Selain lapisan tersebut, ada pula zat-zat kimia yang membentuk suatu lapisan tipis di permukaan kulit. Bila dilihat secara detail merupakan lapisan lemak yang berperan terhadap kontrol dan pembatasan transpor air melalui kulit.

Untuk mencegah dan membantu mengatasi masalah kulit kering terutama pada lansia, perlu adanya zat yang disebut dengan pelembab. Melembabkan kulit tidak hanya terbatas dengan membasahi kulit agar lembab, namun juga harus dapat membuat kulit yang kasar bersisik menjadi lebih lembut dan kenyal.

Penggunaan pelembab telah banyak diteliti dan ternyata multifungsi, tidak hanya melembabkan saja tetapi dapat melakukan perbaikan dan memperbaiki fungsi pertahanan kulit yang rusak. Beberapa bahan pelembab sudah digunakan sejak zaman dahulu, seperti lanolin atau petrolatum terbukti memperbaiki kelembaban kulit dan fungsi pertahanan kulit.

Bahan tersebut diambil dari lemak binatang. Selain melembabkan, ada juga beberapa pelembab yang berfungsi memperbaiki pertahanan kulit juga sebagai anti gatal.

Perawatan kulit pada lansia selain mengatasi penyakit yang mendasari, fungsi pertahanan kulit juga perlu dijaga kelembabannya. drt


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Hiburan, Gaya
Hidup & Keluarga
Pentingnya Pelembab bagi Manula

KLINIK CANTIK


Tampil Beda di Album Baru


BINTANG CILIK - Gara-gara Agnes Monica


Tika & Tiwi (T2) - Jadi Duta Anti Pembajakan


Menuju Kampus Extravaganza 2007
Bawa Puluhan Kostum


David - Victoria Beckham
Bikin Reality Show


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123