Ketua Panitia Pagelaran Wayang Kulit Yayasan Mandala Giri Muslikun Sandry atau yang akrab dipanggil Ki Tembong ini kepada wartawan, Senin (19/2) mengungkapkan selain wayang kulit, pihaknya juga mencanangkan gerakan 1 kg beras artinya seluruh anggota Yayas- an Mandala Giri Mataram yang terdapat di seluruh Nusantara diharapkan memberikan minimal 1 kg beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Gerakan ini dijadwalkan selama satu bulan dari 22 Februari 2001 hingga tanggal 25 Maret 2001 bertepatan dengan tahun baru saka 1923. "Pada tanggal tersebut sebagai penutup gerakan 1 kg beras juga akan diselenggarakan wayangan kulit semalam suntuk di tempat yang sama dengan lakon 'Petruk Nagih Janji' yang dibawakan dalang Ki Imam Dipowinoto (19)," ungkapnya.
Alasan dipilihnya dalang muda adalah sebagai pembaharuan. Sejak dulu pementasan lakon pewayangan dengan dalang tua selalu masih saja terjadi bencana, malah terkesan tambah parah. "Kami mencoba mencari inovasi baru dengan sedikit satire bagaimana jika dengan dalang muda sebagai pralambang gerakan pemuda saat ini diharapkan bisa terjadi singkronisasi dan membawa nusantara ke arah yang lebih damai dan sejahtera," ungkapnya panjang lebar.
Muslikun yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Metafisik dan Supranatural Yayasan Mandala Giri ini menuturkan yayasan yang bergerak di bidang pelaku pencinta budaya jawa ini memiliki keanggotaan yang tersebar di seluruh Nusantara dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Bali dan keanggotaan sekitar 10 ribu orang. (m2)