Pesta Putauw, Empat Orang Diringkus

Dua Tersangka Buron

Kota, Bernas
Jajaran Polsek Umbulharjo meringkus empat orang yang diduga menjadi anggota jaringan pengedar narkotika dan obat berbahaya (narkoba). Empat tersangka pengedar narkoba itu adalah Eko Budiyanto (27) warga Jalan Babaran No 38 Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta; Maria Setyowati (20) warga Jalan Sidikan No 16 Umbulharjo; Muhammad Anshari (24) warga Janturan, Umbulharjo dan Ardianto Kurniawan (28) warga Grojokan Timur, Wirokerten, Banguntapan, Bantul.

Mereka diringkus di rumah Eko Budiyanto, Selasa (20/2) pukul 11.15 saat pesta putauw. Dari hasil penggerebekan itu polisi menyita 15 paket putauw yang belum dipakai, tiga alat suntik, empat bungkus putauw yang sudah terpakai, sekeping CD yang digunakan untuk menggerus kristal putauw serta tujuh butir kapsul.

Menurut Kapolsek Umbulharjo Ajun Komisaris Polisi Sukardi yang ditemui wartawan di Mapoltabes Yogya, jajarannya sebenarnya mengetahui pesta putauw itu dilakukan oleh enam orang. Tapi, pada saat digerebek, dua orang tersangka sedang keluar. Namun jajarannya belum bisa melanjutkan pengejaran karena harus mengikuti acara menyambut kedatangan Kapolda DIY di Mapoltabes Yogya. Kini anggotanya masih menyelidiki peran mereka dalam jaringan narkoba di wilayah Kota Yogya.

"Sebenarnya tersangkanya ada enam sedangkan kita baru menangkap empat orang. Yang dua orang masih kita kejar. Kebetulan saat digerebek mereka sedang keluar. Saya juga tak sempat melanjutkan pengejaran karena harus mengikuti acara di sini (Mapoltabes Yogya-red). Masalah identitas mereka juga sedang kita selidiki lebih lanjut," katanya.

Kapoltabes Yogya Komisaris Besar Polisi Drs Ibnu Sudjak Mahfudz SH mengatakan, untuk menindaklanjuti pengejaran kedua tersangka yang buron, ia akan menurunkan Tim Narkoba dari jajaran reserse dan intel Poltabes. Selanjutnya, tim tersebut akan mem-back up proses pengejaran serta pengungkapan jaringan pengedar narkoba di wilayah Kota Yogya.

"Kasus narkoba ini kan sudah menjadi bahaya laten untuk kalangan pelajar dan generasi muda. Maka kita juga terus mengintai setiap waktu. Hasilnya, hampir setiap minggu ada saja yang tertangkap. Operasi ini kita jalankan terus. Kita sudah niat perang terhadap narkoba," tandasnya. (tt)