Rabu, 21 Februari 2001
BERITA UTAMA
Persma Berharap Kalahkan PSS
Yogya, Bernas---
Kegagalan meraih nilai di kandang Pelita Solo, Minggu (18/2), tak akan membuat para pemain Persma
Manado kehilangan rasa percaya diri saat menghadapi tuan rumah PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi sepakbola
Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Stadion Tridadi, Sleman, Rabu (21/2) sore. Sebaliknya, kegagalan
di Solo itu akan membuat Persma lebih termotivasi untuk meraih poin di Sleman
---
Turi Doa Bersama, Cangkringan "Lek-lekan"
* Aktivitas Sehari-hari Tak Terganggu Merapi
Yogya, Bernas---
Pengageng Parentah Ageng Keraton Yogyakarta GBPH Joyokusumo menyatakan, kesiapan warga Kaliurang dan
lereng selatan Gunung Merapi untuk mengungsi berkaitan dengan krisis Merapi adalah sesuatu yang wajar. Apalagi, jika
hal tersebut dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap kondisi mutakhir Kubah Lava 1997.--
Tutut: Saya Kini "Dikuyo-kuyo"
* Kaget dan Bingung jadi Tersangka
Jakarta, Bernas---
Setelah sempat mangkir pada panggilan pertama, akhirnya Siti
Hardijanti Rukmana alias Tutut memenuhi panggilan Kejaksaan Agung,
Selasa (20/2). Tutut langsung menjalani pemeriksaan dalam kasus
pipanisasi Pertamina Jawa selama sembilan jam, mulai pukul 09.00
hingga pukul 18.30. Tutut diantar suaminya, Indra Rukmana dan 10
pengawal.
---
Amien: Mega Kebablasan
* Ketemu Gus Dur Nanti Dikira Dagang Sapi
Jakarta, Bernas---
Setelah disentil Megawati, Amien Rais kemarin ganti meluruskan
pandangan Wapres. Ketua MPR itu menilai, agak dramatis pernyataan
Megawati yang mengatakan persoalan kompleks sekarang ini tergantung
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Amien Rais.
---
.
Dukungan Mega Jadi Presiden Menguat
Jakarta, Bernas---
Desakan agar Wakil Presiden (Wapres) Megawati Soekarnoputri segera mengambil sikap, terutama menyatakan
bersedia menggantikan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang kini telah turun legitimasinya, terus mengalir.
Setidaknya ini terlihat dari hasil polling yang dilakukan Centre for Study of Development and Denocracy Lembaga
Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial (CESDA LP3ES) di lima kota besar yakni DKI Jakarta, Surabaya,
Medan, Banjarmasin, dan Makassar. Desakan serupa juga diungkapkan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia
(Gaspermindo) yang mengklaim mempunyai massa ratusan ribu buruh se-Indonesia
---
Buntut Rusuh Secang, Kapolwil Dituntut Mundur
* Senjata Ditempel di Bahu, Lalu Dor!
Magelang, Bernas---
Buntut rusuh di Secang, Magelang, pada acara istighotsah yang diselenggarakan Front Gerakan Peduli
Bangsa (FGPB) Magelang dan Gerakan Rakyat Temanggung Demokrasi (GERTAK), Senin (19/2), Kapolwil Kedu
Komisaris Besar Polisi I Nyoman Antana beserta Kapolres Magelang dan Komandan Brimob setempat dituntut
mundur secara sukarela atau Kapolri segera memecatnya.
---
PELAYANAN KOTA
Media Massa Belum Meroformasi Diri
Kota, Bernas---
Media massa (pers) yang mempunyai andil besar dalam
reformasi ternyata belum mereformasi diri. Yang terjadi, pers di
era reformasi ini justru menyampaikan modifikasi berita omongan
(bicara) pejabat yang bersifat retorika. Bahkan akibat berita di
media massa seperti itu, membuat perpecahan dan perbedaan
pendapat di kalangan masyarakat.
---
Ketua Bappeda DIY:
Harus Ada Revolusi Pendidikan
Kota, Bernas----
Masyarakat Indonesia kini sedang menderita sakit secara
kultural. Penyebabnya, karena 32 tahun kita hidup dalam
"pembodohan". Sementara knowledge society (masyarakat ilmu
pengetahuan) membutuhkan manusia yang eksistensial secara moral
dan intelektual. Solusinya, tidak ada cara lain kecuali harus ada
revolusi pendidikan.
---
Jatah Beras OPK Februari Menyusut
Warga Bayar Sesuai Berat yang Diterima
Kota, Bernas----
Pelaksanaan Operasi Pasar Khusus Beras (OPK-B) di Kota
Yogyakarta untuk bulan Februari telah usai. Namun berat beras
kurang dari yang dijatahkan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Masyarakat pun hanya mau membayar sesuai dengan jumlah yang
diterima. Akibatnya, pengelolalah yang harus nomboki
---
HIBURAN
Sulap Profesi yang Menjanjikan
Yogya, Bernas---
Pekerjaan sebagai pesulap merupakan bisnis yang menjanjikan.
Hal itu dirasakan pesulap muda Dui Montero yang namanya kian
menanjak dan sejajar dengan pesulap top Indonesia lainnya.
---
Yayasan Mandala Giri Selenggarakan Ruwatan
Yogya, Bernas---
Dalam rangka melestarikan kebudayaan Jawa dan menyelenggarakan
ruwatan untuk menyejukkan situasi kondisi bangsa yang sedang
memanas Yayasan Mandala Giri Mataram Kamis (22/2) akan menyelengga-
rakan wayang kulit semalam suntuk dengan lakon "Senggono Neges"
yang dibawakan dalang muda Ki Thole Joko Subledheg (17) di Joglo
Cepuri Parangkusumo
---
Naif Tampil di Konser Amal untuk Cilacap
Yogya, Bernas---
Kelompok musik Naif yang saat ini melejit lewat lagunya
berjudul Posesif, akan manggung pada konser amal bersama kelompok
musik asal Yogyakarta Sastromoeni, UGD, dan Javakey. Acara konser
amal ini akan berlangsung pada tanggal 25 Februari mendatang di
gedung olahraga Among Rogo Yogyakarta. Hal tersebut dikatakan oleh
Dewi Fortuna selaku ketua penyelenggara dari D'Fortune
Production---
METRO YOGYAKARTA
Pesta Putauw, Empat Orang Diringkus
Dua Tersangka Buron
Kota, Bernas--
Jajaran Polsek Umbulharjo meringkus empat orang yang diduga
menjadi anggota jaringan pengedar narkotika dan obat berbahaya
(narkoba). Empat tersangka pengedar narkoba itu adalah Eko
Budiyanto (27) warga Jalan Babaran No 38 Kecamatan Umbulharjo,
Yogyakarta; Maria Setyowati (20) warga Jalan Sidikan No 16
Umbulharjo; Muhammad Anshari (24) warga Janturan, Umbulharjo dan
Ardianto Kurniawan (28) warga Grojokan Timur, Wirokerten,
Banguntapan, Bantul
---
Cuti Siswi Hamil Tak Mendidik
Kota, Bernas--
Kakanwil Depdiknas DIY Drs Soenardjo menegaskan pemberian
cuti hamil bagi siswi sekolah menegah tidak jauh berbeda dengan
melegalkan perbuatan semacam zina. Karenanya ia tidak sependapat
dengan gagasan cuti hamil bagi siswi sekolah menengah. Kehamilan
tersebut jelas mengganggu proses belajar-mengajar siswi tersebut
maupun siswa lainnya
---
Papillon Sudah Kantongi Rekomendasi dari Warga
Hari Ini Ajukan Perpanjangan Izin
Kota, Bernas---
Manajer Operasional Diskotek Graha Parimitha atau Papillon
Harry Tan telah mengantongi surat rekomendasi dari warga setempat
untuk memproses perpanjangan izin keramaian dari Poltabes Yogya.
Kini, ia tinggal melengkapi tanda tangan Lurah Ngupasan Purwanto
dan Camat Gondomanan Sutarno
---
SEPUTAR YOGYAKARTA
Idham akan Pulang Lebih Awal
Yogya, Bernas---
Bupati Bantul Drs M Idham Samawi yang tergabung dalam
kelompok terbang (Kloter) 15, direncanakan kembali ke tanah air
7 hari lebih awal dibanding jamaah lainnya dari tanah suci.
Kepulangan lebih awal ini karena kesibukannya sebagai Bupa-
ti/Kepala Daerah Kabupaten Bantul. Sedang kondisi jamaah calon
haji asal DIY, hingga Selasa (20/2) kemarin berada dalam keadaan
sehat, namun salah seorang diantaranya, Bambang S (64) asal
Bantul sempat mendapat perawatan di Balai Pengobatan Haji Indone-
sia (BPHI).
Oknum Polisi Terlibat Judi Ditahan
*Kapolres: Karena Indisipliner, Bukan Beking Judi
Wates, Bernas---
Kasus pembubaran arena judi di Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo yang dilakukan kelompok pemuda
berpakaian ala 'ninja' (Bernas, 20/2) mencoreng korp Polri, khususnya jajaran Polres Kulonprogo. Sebab salah seorang
anggotanya, S berpangkat Bhayangkara Polisi diduga terlibat
--
Anggota Dewan Resah, Gaji Digencet PP 110
Sleman, Bernas---
Banyak anggota DPRD Sleman mengeluhkan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 110 yang mengatur ang-
garan dan gaji anggota dewan. Kehadiran PP 110 itu dinilai sangat bertentangan dengan UU Nomor 22 yang jelas-jelas
memberi kewenangan penuh kepada dewan untuk mengatur keuangannya sendiri, sekaligus menggencet gaji dewan.
--
KRIDA
Slemania Astoe Tea
Terpikat Gadis Tetangga
Sleman, Bernas---
Slemania Astoe Tea. Sekilas terasa susah untuk mengeja nama
kelompok pendukung Laskar Sembada yang satu ini. Namun kata yang
empunya, nama ini dibaca: Astuti. Lho, kok kayak nama cewek?
--
Sumbangan Lagu Buat Slemania
Maulana, Jl Parangtritis 40, Yogyakarta
Agar Slemania lebih semarak mendukung PSS Laskar Sembada dalam
berlaga, serta membuat para penonton tidak jenuh saya menyumbang
dua lagu bagi Slemania:
--
BISNIS
Mahasiswa dari Irak dapat Kijang BNI
Yogya, Bernas---
Mahasiswa S3 Teknik Elektro UGM dari Irak, Saad Shakir Mahmood
MSi (31) yang menjadi nasabah Bank BNI Cabang UGM memenangkan
hadiah utama Tabungan Berhadiah Pesona Taplus BNI periode 2000
berupa sebuah mobil Toyota Kijang SSX.
----
Soal Subsidi RS/RSS Bingungkan Pengembang
Yogya, Bernas---
Kebijakan pemerintah menyangkut rencana dicabut atau tidaknya subsidi untuk Rumah Sederhana/Rumah
Sangat Sederhan (RS/RSS) sangat membingungkan pengembang, khususnya pengembang RS/RSS. Di satu sisi Menteri
Pemukiman dan Prasarana Wilayah Erna Mitoelar menginginkan subsidi diteruskan, sementara Menteri Keuangan
(Menkeu) Prijadi Praprosuharjo mengatakan subsidi dicabut untuk meringankan beban pemerintah.
-----
Hadapi Otda Cilacap Kehilangan Rp 1 Miliar
Cilacap, Bernas---
Memasuki Otonomi Daerah (Otda) 2001 ini pendapatan asli daerah (PAD) Cilacap dari pajak air permukaan
tanah (APT) bakal berkurang 30 persen, karena diminta provinsi. Karena kehilangan Rp 1 miliar lebih, Pemda Cilacap
ingin penarikan ABT tetap dilakuakan. Selain itu Pemkab Cilacap menyatakan pengambilalihan sebesar 30 persen oleh
provinsi seharusnya tidak perlu terjadi
--
JAWA TENGAH
Paparan Visi Misi Calon Ka Dinas P & K Dikecam LSM
Kendal, Bernas---
Paparan visi dan misi calon Kepala Dinas P dan K Kendal yang digelar oleh Forum Aksi Guru (FAG), dikecam
tiga LSM; LPMP (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pendidik), LePADI (Lembaga Penelitian, Advokasi dan Solusi) serta
Pergunu (Persatuan Guru NU).
----
Motor Dibegal Saat Berangkat Kerja
Klaten, Bernas---
Malang benar nasib Ny Nirohmi (30) warga Dukuh Tuban Wetan, Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Klaten.
Motornya dirampas/dibegal penjahat waktu akan berangkat kerja oleh empat orang tak dikenal di Jl DPU Desa Sekarsuli,
Klaten Utara, Selasa (20/2) pukul 05.25
----
Anak Durhaka Cangkul Kepala Orangtua
Kendal, Bernas---
Sutar (55), warga RT 5 RW II, Desa Bulak Kecamatan Rowosari, Selasa 920/2), terluka parah akibat kepalanya
dihantam dengan cangkul oleh anak sulungnya, Spt (35). Motif penganiayaan, masih diperiksa aparat polisi
----
MAGELANG PLUS
Fahriyanto Rela Gelanggang Remaja Diminta Akmil
Magelang, Bernas---
Walikota Magelang H Fahriyanto mengaku tidak keberatan tanah
milik Akmil, seperti Gelanggang Remaja Manunggal yang selama ini
dikelola pemkot, diminta kembali oleh pemiliknya. Menurutnya,
merupakan hal yang wajar kalau Akmil meminta lagi tanah miliknya.
----
Mengaku Pengedar SS, Dibiarkan Bebas
Magelang, Bernas---
Penanganan kasus sabu-sabu di wilayah Polresta Magelang masih
terkesan setengah hati. Itu terbukti dalam persidangan kasus SS
dengan terdakwa Wahyudi Prasetyo (32) warga Magersari Magelang.
Pegawai pemda itu dituntut hukuman 2 tahun penjara, karena menjadi
perantara SS. Sedangkan pengedarnya, Agus Santoso alias Koh Lien,
hanya berstatus saksi dan dibiarkan bebas sampai sekarang
----
Dilarang Beroperasi, Awak Angkutan Liar Protes
Kota Mungkid, Bernas---
Sekitar 30 awak angkutan umum liar (pelat hitam) jurusan
Muntilan - Borobudur dan Muntilan - Klangon, melakukan aksi
demonstrasi ke kantor DLLAJ Kabupaten Magelang, Senin (19/2)
kemarin. Mereka menyoal kesepakatan yang dibuat DLLAJ bersama
Organda beberapa waktu lalu yang mengakibatkan pendapatan mereka
merosot drastis
----