Sabtu, 03 Maret 2001


BERITA UTAMA

Buang Sial, PSS-Slemania Selamatan

Sleman, Bernas --- Karena sial masih sering mengikuti kiprah PSS Sleman di kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII, tim berjuluk Laskar Sembada dan para pendukungnya yang tergabung dalam Slemania, mengadakan selamatan. Selamatan yang dilakukan di Pendopo Kabupaten Sleman pada Kamis (1/3) malam itu diisi pembacaan tahlil serta Surat Yasin yang dipimpin Wakil Ketua Umum PSS H Sukidi Cakrasuwignyo. ---

Gus Dur dan Kiai NU Istigotsah di Raudhah

* Mahasiswa: Mega Jangan Terjebak

Jakarta, Bernas--- Ketika di dalam negeri lawan-lawan politiknya gencar bermanuver, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Raudhah, di Jalan Masjid Nabawi, Madinah, melakukan istigotsah bersama rombongan kiai NU. Gus Dur berdoa, agar Indonesia diberi rahmat dan dihindarkan dari kehancuran. ---

Bupati Bantul Menangis di Dinding Ka'bah

Laporan Bernas dari Tanah Suci

DI antara jemaah haji Paket B yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15, ada seorang tokoh yang tak asing lagi bagi masyarakat Yogya, khususnya Bantul. Ia berbaur dengan jemaah lainnya, menginap di wilayah Jarwal, Mekkah. Siapa dia? Tak lain adalah Bupati Bantul Drs Idham Samawi. Seperti jemaah lainnya, Idham yang didampingi istrinya, Nyonya Ida Idham Samawi, juga telah bersiap-siap menjelang keberangkatan jemaah haji dari Mekkah menuju Padang Arafah, Sabtu (3/3) atau 8 Zulhijjah 1422 H ---

Amien Dominan Omong Kiemas Tepuk Tangan

* PDI-P Terbelah, Soetardjo Sesalkan Pertemuan

Jakarta, Bernas--- Taufik Kiemas, suami Wapres Megawati Soekarnoputri, kembali "main mata" dengan kelompok Poros Tengah. Bersama Pramono Anung (Wasekjen DPP PDI-P) dan Sophan Sophiaan (ketua FPDI-P di MPR), Taufik yang selama ini dikenal sebagai 'aktor di belakang layar', Jumat kemarin melakukan salat Jumat dan pertemuan dengan kelompok Amien Rais, yang selama ini dengan keras meminta agar Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mundur ---

Kakak-beradik Membunuh, 9 Hari Terungkap

* Mayat Korban Dikubur di Kebun Tebu

Yogya, Bernas

Kakak-beradik --Partono alias Boleng (20) dan Triyono (18) -- warga Kricak Kidul, Tegalrejo, Yogyakarta, Kamis (1/3) sekitar pukul 23.30 diringkus Tim Bunuh Culik Poltabes. Keduanya ditangkap ketika sedang tidur di rumahnya. Dari penangkapan itu, kasus pembunuhan terhadap pelajar SMU 2 Brayut, Pendowoharjo, Sleman, Indrawanto (18), yang terjadi pada 21 Februari lalu, terungkap ---

Cepat Tolong Kak Indra

TEWASNYA Indrawanto (18) karena dibunuh pada Rabu (21/2), mengagetkan keluarga Joko Purwito Abdul Rahman. Mereka tak menyangka, Indra -- begitu ia biasa dipanggil -- akan mengalami nasib naas itu. ---


SEPUTAR YOGYAKARTA

Sleman akan Kerahkan 157 Petugas

*Awasi dan Periksa Hewan Kurban dari Antharx

Sleman, Bernas ---- Guna mengamankan pelaksanaan pemotongan hewan kurban dari kemungkinan adanya hewan yang terjangkit penyakit anthrax (radang limpa) pada Idul Adha 1421 H, Senin (5/3) depan, di wilayah Kabupaten Sleman akan ditu- runkan 157 orang untuk mengawasi dan memeriksa pemotongan hewan kurban. Selain itu masyarakat diminta agar berhati-hati memilih dan membagikan daging kurban, baik daging sapi, kerbau, domba maupun kambing. ---

Ibu Muda Tewas Diseret Arus Sungai

Wonosari, Bernas --- Ny Ngatinah (35) ibu dari dua orang anak yang bertempat tinggal di RT 02 RW 01 Dusun Gentungan Desa Kedungpoh Kecamatan Nglipar, Jumat (2/3) kemarin ditemukan sudah menjadi mayat akibat hanyut di sungai Kedunglo Desa Kedungkeris. Saat ditemukan, keadaan tubuh korban penuh dengan luka, namun diduga kibat terantuk benda keras selama terbawa arus air deras. ---


METRO YOGYAKARTA

Bayi Ny Susilawati Akhirnya Dikembalikan

Kota, Bernas --- Bayi milik Ny Susilawati (27) warga Babadan Gedongkuning, Yogya akhirnya dikembalikan oleh Ny Ngatinah (38) warga Jalan Mintorogo Gang Ngewotan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Ny Ngatinah yang menjadi tersangka penyandera menyerahkan bayi tersebut kepada ibu kandungnya, Ny Susilawati disaksikan kuasa hukum korban dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Yogya, Kamis (1/3) di Mapolda DIY. ---

Kasus Pencurian Gaji Bigraf

Tersangka Pelaku Belum Diketahui

Kota, Bernas --- Kasus pencurian uang gaji karyawan percetakan PT Bayu Indra Grafika (Bigraf) masih dalam penyelidikan Tim Opsnal Poltabes Yogya. Polisi juga masih minta keterangan Ertanto (36) warga Prapanca 9 Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogya dan saksi Sufiati (30) warga Sumber Kulon, Kalitirto, Berbah, Sleman. ---

Karyawan Telkom Tolak Indosat

Kota, Bernas --- Dari manajer hingga satpam PT Telkom Distrik Yogya, Jumat (2/3) melakukan demo intern dengan mengenakan pita hitam di lengan kiri. Namun, aksi demo tersebut tidak mengganggu aktivitas sehari- hari. Pada jam kerja, mereka tetap melayani masyarakat seperti biasa.---


BISNIS

Jelang Hari Raya Idul Adha

Harga Kambing Rata-rata Naik 100 Ribu

Yogya, Bernas ----- Menjelang Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada Senin 5 Maret 2001, harga heran kurban terutama kambing dan sapi di Yogya, merangkak naik. Seminggu terakhir ini banyak terdapat pedagang hewan kurban dadakan. Mereka menjual kambing dengan harga lebih tinggi rata-rata sebesar Rp 100 ribu, dibanding harga pada hari biasa dan Idul Adha Tahun lalu. ---

Pertamina Menjamin Stok Minyak Tanah Melimpah

Yogya, Bernas --- Berkaitan dengan berita tentang kelangkaan minyak tanah di DIY akhir-akhir ini, Pertamina Depot Rewulu, Bantul, menjamin masyarakat DIY khususnya pengguna minyak tanah agar tidak usah resah dan khawatir sebab persediaan/stok minyak tanah di sana melimpah. "Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan resah. Persediaan minyak tanah masih melimpah. Kalau pun sempat terjadi kekurangan persediaan di beberapa pangkalan atau agen minyak, itu karena permintaan bertambah sehingga jatah di agen/pangkalan habis sebelum waktu/jadwal pengiriman. Pengiriman/pendistribusian minyak tanah tetap sesuai jadwal," kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Pertamina Cabang DIY, Hanardono, kepada wartawan di Restoran Pasific, Jalan Magelang, Yogya Jumat (2/3). ---


KRIDA

Ketua DPRD Sleman, Jarot Subiyantoro

Nonton Bareng Slemania Lebih Menyenangkan

Sleman, Bernas ---- Wakil rakyat seharusnya merakyat. Begitu kata penyanyi kondang Iwan Fals dalam lagunya berjudul Wakil Rakyat, dan memang demikianlah seharusnya. Itu sebabnya sebagai wakil rakyat, Ketua DPRD II Sleman, Jarot Subiyantoro, memilih untuk menyatu dengan Slemania di tribun terbuka ketika menyaksikan PSS melawan Persipura, Minggu (25/2), di Stadion Tridadi. ---

Persebaya Dihukum, PSS Untung

Sleman, Bernas -------- Keputusan Komisi disiplin (Komdis) PSSI menghukum Persebaya Surabaya harus tampil tanpa penonton tepat pada saat menjamu Laskar Sembada PSS Sleman dalam kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur, akhir Maret mendatang, menguntungkan PSS. Hal itu, paling tidak, akan meringankan beban psikologis para pemain PSS tampil dalam pertandingan tersebut.---

Persaingan Mulai Memanas

Wates, Bernas------- Persaingan para off roader yang berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Speed Off Road 2001 seri I bertajuk Gudang Garam-VSC Speed Off Road (GGVSOR) 2001 di sirkuit Pantai Glagah Indah, Wates, Kulonprogo, mulai memanas pada 2 SS (special stage) yang diperlombakan Sabtu (3/3) hari ini dan akan mencapai puncaknya pada hari kedua Minggu (4/3) besok yang menyisakan 2 special stage. Beberapa off roader nasional yang tergabung dalam tim tangguh, seperti Bentoel International Big Team (BIBT), Pennzoil Lippo Cikarang (PLC), Anker Sport Jawa Barat maupun tim andalan tuan rumah, Merapi Off Road Yogyakarta (MORY) akan tampil habis-habisan untuk meraih catatan waktu terbaik sekaligus merebut gelar terhormat pada kejurnas yang memperebutkan total hadiah Rp 15 juta plus 35 trofi kejuaraan ---


JAWA TENGAH

Bupati Revisi SK Baperjakat

Klaten, Bernas --- Menurut rencana Bupati Klaten Haryanto akan menyerahkan hasil revisi Surat Keputusan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (SK Baperjakat) kepada pimpinan DPRD Klaten, hari ini (3/3). ---

Harga dan Pasokan Minyak Tanah Stabil

Kendal, Bernas --- Harga dan pasokan minyak tanah di wilayah Kabupaten Kendal dalam kondisi stabil dan belum ditemukan adanya kelangkaan maupun keluhan. Suplai minyak di daerah ini 960.000 liter/bulan yang dilayani oleh satu Sub dealer, PT Kerja yang menyalurkan ke 161 toko pengecer. Harga rata-rata di tingkat konsumen Rp 500/liter. ---


MAGELANG PLUS

Kawah Merapi dan Gertak Dikecewakan DPR RI Kota

Mungkid, Bernas --- Perwakilan massa yang tergabung dalam Komunitas Arus bawah Merah Putih (Kawah Merapi) Magelang dan Gerakan Rakyat Temanggung untuk Demokrasi (Gertak) yang Kamis lalu (1/3) nglurug ke DPR RI mengaku kecewa lantaran hanya bertemu dengan Tosari Wijaya, salah seorang ketua dewan. Itu pun dibatasi waktunya sekitar 15 menit sehingga tidak terjadi dialog antar delegasi dengan wakil rakyat. Muchammad Yusuf Chudlori, Koordinator umum Kawah Merapi kepada Bernas, Jumat sore (2/3) melontarkan kekecewaan itu. "Ternyata wakil rakyat di sana tidak mewakili rakyat namun hanya mewakili partai dan kepentingan kelompoknya masing-masing," kata Gus Yusuf, begitu dia biasa dipanggil. ---

"Prepegan" Menjelang Idul Adha di Magelang

Seekor Kambing Ditawarkan Hingga Rp 1,3 Juta

PUNCAK keramaian transaksi (prepegan) hewan korban di pasar Hewan Mertoyudan, Magelang terjadi Jumat (2/3) kemarin bertepatan dengan hari Pahing--pasaran terakhir, sebelum hari Idul Adha tiba. Tak heran bila hewan korban pun harganya melangit. Tapi tak kalah uniknya, bahwa hari itu pun seakan merupakan puncak adu keberuntungan antara pembeli dan pedagang.---