Kamis, 08 Maret 2001
BERITA UTAMA
Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan
Dewan: Kok Ada Obat Gigi dan Tetes Mata
Yogya, Bernas ---
Bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Jalan Sukonandi No 6 Yogya, Rabu (7/3), pukul 10.00, sejumlah barang bukti narkoba dari berkas perkara yang menyangkut penyalahgunaan narkotika dan psikotropika dimusnahkan. Selain itu, di tempat yang sama dilakukan pemusnahan sejumlah uang palsu. Hanya anehnya, di antara barang bukti narkoba itu ternyata terdapat beberapa obat yang dijual bebas di warung-warung umum.
---
Status Merapi Diturunkan Jadi Waspada
Yogya, Bernas ---
Status aktivitas Gunung Merapi (2968 mdpl -- meter di atas permukaan laut), terhitung sejak Rabu (7/3) pukul 07.00 diturunkan dari Siaga Merapi menjadi Waspada Merapi. Status baru ini setingkat di atas status Aktif Normal yang merupakan status terendah Merapi. Penurunan status tersebut, berdasar hasil pengamatan visual dan instrumental meliputi pengamatan seismik, deformasi maupun magnetik.
---
Lawan PKT Sore ini
PSS Ekstra Defensif
Bontang, Bernas ---
Laskar Sembada PSS Sleman tak mau ambil risiko bermain terbuka menghadapi tuan rumah Pupuk Kaltim (PKT) dalam lanjutan kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Stadion Mulawarman, Bontang, Kamis (8/3) sore ini. Kendati PKT, mungkin akan turun tanpa defender timnas Indonesia, Jet Donald Laala dan striker Marthin Tao, PSS akan tetap memilih tampil aman, terutama sepanjang babak pertama.
---
Jaringan Mahasiswa Ajak Rakyat Mogok Nasional
GP Ansor: Jangan Terpancing
Jakarta, Bernas ---
Kubu mahasiswa dari Jaringan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Sumatera terus beroperasi menuntut turunnya Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Mereka menyerukan, seluruh komponen bangsa melakukan mogok nasional sebagai bentuk desakan agar Gus Dur mundur dari kursi kepresidenan. Mogok nasional ini diharapkan secara serentak dilakukan sejak 12 Maret hingga waktu yang tidak ditentukan. Seruan itu dilontarkan Jaringan BEM di kampus Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Rabu (7/3), setelah urung menggelar aksi unjuk rasa menolak kepulangan Gus Dur dari lawatannya ke luar negeri.
---
Dirut PLN Diganti, Dihadang Utang Rp 90 Triliun
Jakarta, Bernas ---
Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (PLN) diganti, semula dijabat Kuntoro Mangkusubroto kini Eddie Widiono Suwondho. Pelantikan sekaligus acara serah terima dilangsungkan di kantor PLN Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/3). Pergantian Dirut PLN itu berdasar Keputusan Menkeu No 108/KMK.05/2001.
---
PKB Ungkapkan Skenario Kudeta
Gagal karena Tak Didukung TNI
Jakarta, Bernas ---
Isu kudeta yang marak akhir-akhir ini -- selama Gus Dur ke luar negeri -- ternyata bukan isapan jempol belaka, tetapi sudah sampai pada tingkat operasional. Ini versi temuan intelijen yang diperoleh kalangan PKB. Salah seorang pengurus DPP PKB, Rodjil Ghufron, menginformasikan, skenario kedeta itu antara lain, saat Gus Dur ke luar negeri, gelombang demonstrasi digerakkan, dan meminta kelompok dalam tubuh militer, agar menahan Gus Dur di luar negeri, sampai terjadinya suksesi di dalam negeri.
---
BISNIS
Sebagian Besar BUMD DIY Merugi
Yogya, Bernas---
Sejumlah 9 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki Pemda DIY ternyata sebagian besar merugi, hanya beberapa saja yang bisa meraih keuntungan. Celakanya lagi, BUMD yang merugi tersebut tetap dipertahankan, dengan sistem subsidi APBD sehingga malah membebani Pemda sendiri.
---
Kontribusi BPR Masih Kecil
Yogya, Bernas ---
Kontribusi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di DIY, terutama dalam penghimpunan dana dan penyaluran kredit, masih sangat kecil. Yakni pada kisaran di bawah 10 persen. Bahkan untuk penghimpunan dana pihak ketiga kontribusinya masih di bawah 2 persen.
---
Kenaikan Harga BBM Ditentukan Hari Ini
Yogya, Bernas ---
Hari ini, Kamis (8/3), pemerintah melalui sidang Kabinet akan menentukan besarnya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang rencananya mulai diberlakukan 1 April 2001.
---
HIBURAN
Sukses di Negeri Jiran
BISA dikatakan salah satu harapan Anton Kurniawan, manajer Sheila on 7, adalah mendongkrak penjualan kaset Sheila on 7 di Malaysia. Tekad sudah bulat, maka rombongan Sheila on 7 pun melakukan tur ke negara tetangga pada awal Februari lalu. Mereka menjalani serangkaian tur dan wawancara di media massa Malaysia. Hasilnya? "Lumayan juga, penjualan kaset Kisah Klasik untuk Masa Depan sampai Maret ini sudah melampaui angka 26.000," kata Anton saat dihubungi Bernas di sela tur Sheila on 7 di Bogor, Rabu (6/3) malam.
---
Sri Hartati Telah Pergi
PENYAIR Yogyakarta Sri Hartati (46) tutup usia. Seniwati yang juga dikenal sebagai pelukis itu menghembuskan nafas terakhir, Rabu (7/3) pukul 14.05 di RS Bethesda.
---
SEPUTAR YOGYAKARTA
Kapolda DIY Ingin Dialog dengan GPK
*Minta Polisi Jangan Bekingi Judi
Yogya, Bernas ---
Kapolda DIY, Brigjen Polisi Drs Saleh Saaf mengemukakan keinginannya berdialog dengan para tokoh Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) yang sejak beberapa waktu lalu gencar memerangi kemaksiatan dengan tindakan kekerasan. Selain itu, dia juga menyatakan perlunya jajaran polisi mendekati para pimpinan GPK yang banyak bermunculan di wilayah DIY.
---
*Soal Kasus Pilkades Karangsari
Komisi A akan Buat Rekomendasi
Wates, Bernas ---
Berkaitan dengan sikap tegas Bupati Kulonprogo, Drs H Suratidjo yang tidak mau melantik Kades terpilih Karangsari, R Sukaryono, Komisi A DPRD setempat berencana akan membuat rekomendasi dan dikirimkan kepada Bupati. Penolakan Bupati atas saran Fraksi PDI-P agar melantik R Sukaryono, menjadi bahan perbincangan di kalangan anggota dewan.
---
*Jelang Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kulonprogo
Masyarakat Ingin Calon Bupati Sarjana
Sleman, Bernas ---
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Kulonprogo pada akhir Juni 2001 mendatang, banyak kelompok masyarakat Kulonprogo yang mengusulkan agar bakal calon (balon) Bupati/Wakil Bupati mempunyai ijazah minimal S1 (sarjana). Namun mengingat aturan yang ada dalam tata tertib (Tatib) yang berlaku, syarat minimal pendidikan itu adalah lulusan SMU/sederajat.
---
METRO YOGYAKARTA
Walikota Tolak Iklan di Soal UUB
Kota, Bernas ---
Walikota Yogya HR Widagdo menyatakan tak setuju dengan pemasangan iklan di lembar ujian Ulangan Umum Bersama (UUB). Pernyataan tersebut dikemukakan Walikota melalui Kabag Humas Pemda Kota Boedhi Prasetyo BcHk kepada sejumlah Wartawan, Rabu (7/3) di ruang kerjanya. Boedhi menadaskan tak ada alasan apa pun yang didengarnya dari Walikota mengenai alasan ketidaksetujuan itu.---
Pencurian di Rumah Rektor IAIN
Pelaku Diduga Profesional
Kota, Bernas---
Pencuri yang menyatroni rumah Rektor IAIN Sunan Kalijaga Drs Atho' Mudzhar, Senin (5/3) lalu tampaknya profesional. Sebab aksi mereka tidak diketahui dan tak meninggalkan bekas. Barang-barang juga tak ada yang rusak kecuali beberapa pintu yang tak bisa ditutup lagi karena dirusak.
---
Penataan Iklan Luar Ruang Dilematis
TERNYATA tidak hanya lalu-lintas semrawut yang mengganggu keindahan kota. Baliho, papan-papan iklan dan reklame bila tidak tertata dengan baik juga menimbulkan kesan semrawut. Tanpa kecuali papan-papan reklame yang merebak di Kota Yogya.
---
KRIDA
Arya Siap Gebrak
Yogya, Bernas ----
Si 'Bayi Ajaib', Arya Dwi Marhaendra (Arya Racing Team) siap menggebrak hajatan road race spektakuler Keluarga Besar Venture Sport Club (VSC) Yogyakarta yang dikemas dalam event bertajuk VSC Road Racing (VSCRR) 2001 seri I di sirkuit Mandala Krida Yogya- karta, Sabtu-Minggu (10-11/3) besok.
---
Keinginan Itu Bakal Terwujud
KEINGINAN Fajar Listiyantara tampil bersama-sama kakaknya, Yo- hanes Yuniyantara, membela Laskar Sembada PSS Sleman dalam kompe- tisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII, tampaknya bakal terwujud. Kemungkinan itu bisa terjadi saat PSS turun mengha- dapi tim tuan rumah Pupuk Kaltim (PKT) di Stadion Mulawarman, Bontang (Kaltim), Kamis (8/3) sore ini.
.---
STS ke Final Piala Siwo
*Sore Ini, PSIM Jajal PSIS
Yogya, Bernas ---
Favorit juara, Satria Tom's Silver (STS) Yogyakarta, meraih 1 sisa tiket ke final turnamen sepakbola antarperkumpulan se-DIY Piala Siwo PWI Yogyakarta 2001. Pada pertandingan semifinal di Sta- dion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (7/3), STS tanpa kesulitan berarti menghancurkan Perdasig Maju Lancar (PML) dari Gunungkidul dengan skor 7-1 (4-0).
---
JAWA TENGAH
Dibalik Kematian Terpidana Mati
Tugiman Salat Tahajud Sebelum Bunuh Diri
Semarang, Bernas---
Kematian terpidana mati kasus Danukusuman Tugiman karena bunuh diri menenggak racun HCL di LP Kedungpane, Semarang (Minggu, 5/3) masih menyisakan serangkaian kisah haru. Apalagi napi bertubuh kurus itu dikenal rajin dan taat beribadah.
---
Warga Bangunsari Hancurkan PT SGF
Kendal, Bernas ---
Ratusan warga Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Rabu (7/3) pagi, mengamuk, menghancurkan hampir seluruh kaca kaca jendela, pintu, penyekat di lantai I sampai III, milik PT SGF (Seafer General Foods) di perbatasan Desa Kartika Jaya, Bangunsari dan Pidodo Wetan Kecamatan Patebon.
---
Mitos Menabukan Sembelih Sapi Luntur
ADA kabar baru dari Kudus dalam perayaan Idul Adha (10 Dzulhijjah 1421 H) yang jatuh Senin (5/3). Sebagian warga Kudus sudah mulai berani mendatangkan tukang jagal sapi. Meski di lain tempat kurban hewan sapi sudah jamak dilakukan, tetapi selama ini masih banyak warga Kudus yang tetap pegang teguh mitos menabukan menyembelih sapi.---
MAGELANG PLUS
Indonesia Kelebihan Beras Impor 8 Juta Ton
Kutoarjo, Bernas ---
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Ir Siswono Yudohusodo mengatakan, para petani berencana akan melakukan aksi unjuk rasa, jika pemerintah tidak menaikkan bea masuk beras impor. Selama ini, petani menilai penyebab anjloknya harga beras di dalam negeri karena melimpahnya beras yang diimpor melebihi kebutuhan.
---
Mantan Ketua PPD Bakal Diperiksa Lagi
Kota Mungkid, Bernas ----
Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang berencana memeriksa kembali bekas Ketua PPD II Kabupaten Magelang H Muhyidin BA, tersangka kasus korupsi dana PPD II tahun 1999 sebesar Rp 386,2 juta. Pemeriksaan terhadap anggota FKB DPRD I Jawa Tengah itu dilanjutkan minggu depan setelah 3 bulan lamanya penyidik menangguhkan pemeriksaan tersangka
---
Kades Boleh Gandeng Pihak Ketiga
Kota Mungkid, Bernas
Kepala desa di Kabupaten Magelang diperbolehkan membuat perjanjian atau kerjasama dengan pihak ketiga yang saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan PAD. Namun perjanjian itu harus disetujui oleh BPD setempat. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari timbulnya konflik dalam kerjasama itu.
---