Selasa, 13 Maret 2001
BERITA UTAMA
Pelaku Tabrak Lari di Temon Tertangkap
Wates, Bernas ---
Yuna Lasradiana (25) sopir sedan pelaku kasus tabrak lari di Temon, Kulonprogo tertangkap di Jakarta, Senin (12/3) di rumahnya ketika baru saja pulang dari melayat. Warga Kebayoran Gempol Rt 002 Rw 007 Kebon Kosong, Kebayoran Jakarta Pusat, itu ditangkap petugas tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya.
---
Perdaya 3 Gadis, Dukun Cabul Dihajar Massa
Bantul, Bernas ---
Dituduh mencabuli tiga gadis, RED (39), seorang dukun yang mengontrak rumah di Dusun Tempuran, Desa Tamantirta, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (12/3), sekitar pukul 10.00 babak belur dihajar massa. Selain menghajar tersangka, massa yang berjumlah sekitar 40 orang juga sempat membakar sepeda motor Binter Mercy milik RED.
---
Gus Dur: Saya dan Wapres Sama-sama Sungkan
* Amien Galang Pertemuan Pimpinan Dewan
Jakarta, Bernas
---
Meski ribuan mahasiswa dari jaringan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turun ke jalan menuntut agar Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mundur, Gus Dur dengan tegas menyatakan tidak akan mundur, dengan alasan aksi unjuk rasa itu jumlahnya sedikit. Selain itu, Presiden menyatakan mendapat tugas untuk menjaga integrasi bangsa. Selain itu, Gus Dur juga menegaskan, tidak akan ada reshuffle kabinet, walaupun yang meminta Wakil Presiden. Kepada Wapres, Gus Dur justru minta agar lebih berperan aktif menjalankan pemerintahan sehari-hari, dalam mengambil keputusan yang diperlukan dalam bidang ekonomi dan sosial keamanan, sesuai dengan apa yang telah disepakati dalam Sidang Umum MPR yang lalu.
---
Sultan Belum Tahu Soal Silaturahmi Yogya
Yogya, Bernas ----
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan bahwa sampai saat ini dia belum tahu tentang rencana adanya silaturahmi di Yogyakarta yang bakal digelar Amien Rais Cs, pertengahan Maret 2001, usai salat Jumat. Sultan mengaku belum pernah dihubungi sama sekali oleh pihak-pihak yang akan mengadakan silaturahmi politik itu.---
Kasus Tewasnya Dan Pasanda PDIP Gunungkidul
Polisi Cari Beberapa Pejabat
Wonosari, Bernas---
Hingga Senin (12/3), Polda DIY sudah memeriksa 11 saksi dalam kasus kekerasan yang menewaskan Komandan Pasukan Andalan (Dan Pasanda) PDI-P Gunungkidul, Soekarno HP (40). Keterangan para saksi itu sudah mengarah ke beberapa orang yang akan dijadikan tersangka. Sementara itu, Polres Gunungkidul masih terus mencari beberapa pejabat yang ada saat peristiwa itu terjadi.---
BISNIS
Harga Gula Merangkak, Susu Melonjak
Yogya, Bernas ---
Harga kebutuhan sehari-hari, Sembako (sembilan bahan pokok), di Yogyakarta, Senin (12/3) kemarin, mulai merangkak naik. Gula pasir, minyak goreng, telur dan ikan asin rata-rata mengalami kenaikan Rp 200 per kg. Sementara susu, yang selama ini masih adem ayem tiba-tiba ikut menaikkan harga, bahkan cukup tajam, sekitar Rp 1.000 per Kg.
---
Intel Perkenalkan Pentium 4 di Yogya
Yogya, Bernas ---
Intel Indonesia Corporation memperkenalkan prosesor terbaru Intel Pentium 4 di Hotel Melia Purosani Yogya- karta, Senin (12/3). Pentium 4 merupakan mikroprosesor terbaru yang dipergunakan untuk komputer dekstop berkinerja tinggi.
---
BPR Danagung Group Borong Hadiah Tara
Klaten, Bernas ---
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Danagung Group memborong sebagian besar hadiah Tabungan Rakyat (Tara) periode XIII yang diundi di BPR Danagung Sakti Klaten, Senin (12/3) kemarin. Bahkan hadiah utama Rp 10 juta diraih nasabah BPR Danagung Sakti Klaten dengan nomor undian 2041034.
---
PELAYANAN KOTA
Hari ini Sultan-DPRD DIY Tentukan APBD
Berkait Pelimpahan 9 Kanwil
Kota, Bernas ---
Rencana pelimpahan sembilan kantor wilayah (kanwil) dari pusat ke daerah menjadi masalah yang serius di DIY, sehingga Selasa (13/3) ini pukul 13.00 Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X disertai Sekda DIY Ir Bambang Susanto Priyohadi MPA akan membicarakan hal itu dengan DPRD DIY. Pertemuan itu untuk menentukan APBD dalam kaitannya dengan berapa kebutuhan riil untuk menggaji karyawan limpahan sembilan kanwil mendatang. Hasil dari pertemuan itu selanjutnya akan langsung dibawa ke pemerintah pusat.
---
Kondisi SDN Blunyahrejo Memprihatinkan, Tapi Tak Diprioritaskan
MEMPRIHATINKAN. Barangkali itu kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blunyahrejo, Tegalrejo, Yogyakarta.
---
Prihatin atas Kondisi Bangsa
KPPD Khataman Alquran di DPRD DIY
Kota, Bernas ---
Prihatin atas kondisi bangsa Indonesia yang sudah mengarah ke disintegrasi, puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Pembela Demokrasi (KPPD) menggelar khataman Alquran di teras DPRD DIY Jl Malioboro Yogya, Senin (12/3). Khataman yang dilakukan secara lesehan itu menurut koordinator KPPD, Syahrul, sebagai realisasi konsolidasi kerakyatan untuk mengingatkan elit-elit politik agar kembali ke kebenaran mengemban amanat rakyat.
---
METRO YOGYAKARTA
Kapolda-GPK Satukan Persepsi
Tak Ada Kompromi untuk Kemaksiatan
Kota, Bernas ---
Kapolda DIY Brigjen Pol Drs Saleh Saaf meminta kepada Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) agar menahan diri dan tidak bergerak sendiri melakukan tindakan-tindakan anarkis dalam memberantas kemaksiatan. Saleh juga mengharapkan kepada GPK untuk mempercayakan tindakan penertiban kepada pihak kepolisian.
---
Banyak Lampu Jalanan Dicuri
Kota, Bernas ---
Pemda Kota telah berupaya mengganti sejumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam. Tetapi, setelah diganti biasanya ada tangan jahil yang kemudian mencuri lampu yang baru saja diganti tersebut.
---
Kasus PHK di PT Gunung Agung
Bekas Karyawan Merasa Dipersulit
Kota, Bernas ---
Eks karyawan PT Gunung Agung Yogya yang menjadi korban PHK merasa dipersulit oleh kuasa hukum PT Gunung Agung. Akibatnya, musyawarah kekeluargaan dengan Adi Surya selaku pemilik toko buku tersebut selalu mentok.
---
KRIDA
PSS akan Disambut Meriah
Sleman, Bernas ---
Keberhasilan Laskar Sembada PSS menekuk tuan rumah Putra Samarinda (Pusam) 2-0 di Bontang, Senin (12/3) disambut gembira oleh seluruh pengurus Slemania. Bahkan wadah suporter PSS ini berencana akan melakukan penyambutan meriah terhadap tim kesayangannya yang menurut rencana akan tiba di Yogyakarta Selasa (13/3) tengah malam.
.---
Wakil Manajer Persib Kena Hukum
Jakarta, Bernas --
Ketua Komisi Disipli (Komdis) PSSI Andi Darussalam Tabusalla menjatuhkan sanksi hukuman kepada wakil manajer Persib (Bandung) A Hidayat tidak boleh mendampingi tim Persib sebanyak dua kali pertandingan dalam lanjutan kompetisi divisi utama LI VII.
.---
Persig Imbangi PSIM
Yogya, Bernas ---
Persig Gunungkidul yang akan tampil dalam Kompetisi Divisi II PSSI Grup 2 wilayah Jawa, di Stadion Kridanggo, Salatiga mulai 14- 20 Maret mendatang, menunjukkan perkembangan lumayan.
---
JAWA TENGAH
Pembakar Munthul Dincaman Hukuman 5 - 15 Tahun
Klaten, Bernas ---
Bertambah lagi tersangka penganiaya Soegiyono warga Dusun Sawit, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Klaten, yang ditahan di Mapolres Klaten, Senin (12/3). Dengan masuknya tersangka baru S (27) menjadikan jumlah seluruh tersangka penganiaya dan pembakar Soegiyono menjadi 14 orang.
---
GMNI berhadapan Bamburuncing Golkar
Solo, Bernas ---
Satgas preman Golkar kembali tampil dengan bambu runcing dan pentungan balok kayu di Kantor DPD Partai Golkar Solo di Jl Hasanudin ketika menghadapi aksi demonstrasi oleh pengurus DPC GMINI Solo, Senin (12/3).
---
MAGELANG PLUS
Giliran Buruh Johartex Datangi Dewan
Kota Mungkid, Bernas ---
Aksi mogok kerja yang dilakukan ribuan buruh PT Johartex, Kabupaten Magelang, terus berlanjut. Hingga kemarin, aksi sebagai rasa solidaritas terhadap 4 rekannya yang diskorsing oleh perusahaan berbuntut bahkan para buruh ngelurug kantor DPRD Kabupaten Magelang.
---
Kawanan Pemuda Rampas Motor, Pengendara Dibacok
Purworejo, Bernas ----
Seusai minum-minum dan karaoke di sebuah kafe di dekat kawasan wisata pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Minggu (10/3) malam, 16 orang remaja merampas motor dan membacok Widodo (17) pengendara Yamaha RX King AB 4716 WA, warga Desa Nampurejo, Kecamatan Purwodadi Purworejo. Sepuluh orang remaja kini diamankan Polres Purworejo, sedangkan enam orang masih dalam pencarian petugas.
---
Camat Bermasalah Langsung Dicopot
Cilacap, Bernas ---
Bupati Cilacap Hery Tabri Karta hari Senin (13/3) melantik 23 Camat baru setelah pemberlakuan SOT yang baru. Dari jumlah itu, tercatat tiga camat lama diganti karena bermasalah, yakni Camat Sampang, Camat Patimuan dan Camat Cimanggu yang terbukti menjual beras bantuan bencana alam.---