Jum'at, 16 Maret 2001


BERITA UTAMA

Jelang Jamu Petro PSS Bersiap Serius

Sleman, Bernas--- Laskar Sembada PSS Sleman akan melakukan persiapan lebih serius menjelang turun menjamu Petrokimia Putra Gresik, dalam lanjutan kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Stadion Tridadi, Sleman, Kamis (22/3). Paling tidak, ada 3 faktor yang harus dibenahi dalam masa persiapan selama seminggu. ---

Mega Larang Kiemas Lakukan "Deal" Politik

* Agenda Rutin Hari Jumat Batal

Jakarta, Bernas--- Kemesraan Taufik Kiemas dan kelompok Poros Tengah plus Golkar dalam acara silaturahmi politik setiap Jumat, agaknya hanya tinggal kenangan saja. Pertemuan para tokoh di Masjid Sunda Kelapa yang diagendakan hari ini, Jumat (16/3), dibatalkan, setelah sebelumnya pembatalan juga dilakukan di Yogya ---

Enam Anggota PDI-P DIY Terancam Dipecat

* Dua Aggota Dewan Diisukan "Diculik"

Jakarta, Bernas--- DPP PDI Perjuangan secara tegas menyatakan, pihaknya akan memecat empat anggota DPRD DIY dan dua anggota DPRD Gunungkidul dari PDI-P, jika secara hukum terbukti terlibat dalam pembunuhan Dan Pasanda PDI-P Gunungkidul, Sukarno HP (40), Sabtu (10/3) lalu. Namun, sebelum mengambil keputusan final, DPP PDI-P akan mempelajari terlebih dulu laporan lengkap dari daerah. ---

PAN Pecat Al-Hilal dan Yahya Muhaimin

* Nur Mahmudi Diisukan Diminta Mundur

Jakarta, Bernas--- Akhirnya, Partai Amanat Nasional (PAN) memecat dua kadernya yang duduk di kabinet yakni Mendiknas Yahya Muhaimin dan Menakertrans Al-Hilal Hamdi. Pasalnya, keduanya menolak untuk mundur dari kabinet Presiden Abdurrahman Wahid, sebagaimana diserukan partai. ---


SEPUTAR YOGYAKARTA

Belum Ada Kiat Atasi Kemacetan

*Saat Malam 1 Suro di Parangtritis

Bantul, Bernas--- Kemacetan arus lalu lintas di pantai Parangtritis tiap peraya- an malam 1 Suro, hingga saat ini belum terpecahkan oleh Pemda Kabupaten Bantul. Bahkan untuk menyambut malam 1 Suro tahun ini yang jatuh pada hari Minggu (25/3) mendatang, Dinas Pariwisata Daerah (Diparda) Bantul masih akan menerapkan metode buka-tutup arus lalu lintas seperti tahun-tahun sebelumnya ---

Investor Tersandung 'PA Ground'

Wates, Bernas---- Para calon investor yang ingin masuk ke Kulonprogo dan menanamkan modalnya di lahan pantai, tersandung tanah PA atau Paku Alam Ground. Sebab untuk menggunakan tanah itu belum ada aturannya secara jelas ---

10 Pejudi Sabung Ayam Ditangkap

*Dalam Sehari Terjadi 3 Kecelakaan Lalu Lintas

Sleman, Bernas--- Tim Opsnal Polsek Seyegan, Rabu (14/3) petang sekitar pukul 15.00 WIB menggerebeg arena sabung ayam di Dusun Dukuh Watukarung, Margoagung, Seyegan, Sleman. Selain itu, petugas juga menangkap 10 orang tersangka yang melakukan praktek perjudian dalam sabung ayam itu serta menyita sejumlah barang bukti. ---


METRO YOGYAKARTA

Kasus Pelecehan Seksual Meningkat

Kota, Bernas---- Meski masih dibawah kasus kekerasan terhadap perempuan lainnya, kasus pelecehan seksual di DIY mengalami peningkatan. Hasil penelitian tahun 2000 menunjukkan kenaikan dua kali lipat dari tahun 1999. Sedangkan rumusan hukum yang ada, belum ada satu pun yang bisa menjeratnya karena terbentur pada masalah pembuktian yang memerlukan saksi. Oleh karena itu diperlukan upaya pembaruan hukum yang mampu merumuskan masalah tersebut termasuk masalah HAM lainnya. ---

Liburan Tiba, Wisatawan Bertebaran

WISATAWAN lokal berdatangan ke Yogya sejak libur sekolah, Sabtu (10/3) lalu. Hingga Kamis (15/3), wisatawan memadati obyek- obyek wisata di Yogya, seperti Keraton, Malioboro dan Benteng Vredeburg. ---

Kasus Udin Tak Dipetieskan

Kota, Bernas--- Kapolda DIY Brigjen Polisi Drs Saleh Saaf kembali menegaskan sikapnya untuk mengusut tuntas kasus terbunuhnya wartawan Bernas Fuad Muhammad Syafruddin (Udin). Kapolda berjanji tidak akan mempetieskan kasus yang belum juga terungkap hingga hampir lima tahun itu. ---


BISNIS

Bisnis Keluarga Tetap Harus Profesional

Yogya, Bernas--- Dalam persaingan bisnis yang makin ketat, terutama memasuki era perdagangan bebas, profesionalisme merupa- kan kata kunci untuk memenangkan persaingan. Tak terkecuali bagi perusahaan-perusahaan yang dikelola keluarga. Dan, Bank Bali merupakan salah satu contoh perusahaan keluarga yang dikelola secara profesional sehingga mampu bersaing, bahkan memenangkan persaingan dengan perusahaan sejenis. ---

BPR Arum Mandiri Merger

Yogya, Bernas--- Untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memudahkan pengelolaan serta demi efisiensi, PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arum Mandiri Sleman, BPR Arum Mandiri Kenanga Bantul dan BPR Arum Mandiri Melati Gunungkidul merger menjadi PT BPR Arum Mandiri. Kantor-kantor BPR Arum Mandiri di Bantul dan Gunungkidul nanti- nya menjadi Kantor Cabang PT BPR Arum Mandiri. ---

Dari Mega Bazaar Komputer 2001

Pengunjung Melimpah, Angka Penjualan Lesu

Yogya, Bernas--- Mega Bazaar Komputer 2001, di Auditorium Graha Sabha Pramana UGM, 14-18 Maret 2001, dipadati pengunjung, sebagian besar dari kalangan mahasiswa dan pelajar. ---


PELAYANAN KOTA

Kakanwil Depdiknas DIY Soal Biaya Ebtanas:

Insya Allah Tak Dibebankan pada Siswa

Kota, Bernas--- Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan Nasional (Kakanwil Depdiknas) DIY Drs Sunardjo mengatakan, biaya untuk evaluasi belajar tahap akhir nasional (ebtanas) akan ditanggung pemerintah. Artinya, para siswa tidak perlu membayar untuk mengikuti ebtanas. ---

Pasar Malam Sekaten Mulai Dipersiapkan

Kota, Bernas Karena kegiatan pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) tinggal beberapa minggu lagi, jajaran Pemda Kota Yogyakarta beberapa hari ini mulai sibuk melakukan persiapan, agar tradisi tahunan tersebut dapat berjalan sukses. ---

Filateli, Antara Hobi dan Bisnis

Ada Perangko Seharga Rp 30 Juta

SEKITAR pertengahan hingga awal pekan ini, di Bentara Budaya Yogyakarta digelar pameran filateli Yogyakarta dan Jawa Tengah bertajuk "Yophilex 2001". Selain pameran bagi orang-orang yang berhobi mengoleksi perangko ini, digelar pula beberapa acara lain yang bersifat lomba dan bertujuan mendukung misi mengenalkan filateli pada anak, yaitu Lomba Esai Budaya, Bulletin Filateli, Cerita Perangko dan Lomba Mewarnai. Keempat kegiatan tersebut, menurut Tanti selaku Ketua Panitia Yophilex 2001, merupakan dasar untuk menekuni filateli. ---


KRIDA

Pengurus PSIM Segera Dilantik

Yogya, Bernas--- Teka-teki mengenai pelantikan pengurus baru PSIM masa bakti 4 tahun ke depan akhirnya terjawab, menyusul surat permohonan yang diterima Pengda PSSI DIY dari tim formatur hasil musyawarah anggota organisasi perserikatan sepakbola Yogyakarta tersebut, Rabu (14/3) malam kemarin. ---

Besok, Crosser Nasional 'Serbu' Glagah

Yogya, Bernas---- Sirkuit Pantai Glagah Indah, Wates, Kulonprogo, kembali menjadi saksi 'bisu' pertarungan dan persaingan para crosser nasional untuk berebut gelar juara sejati. Mulai Sabtu (17/3) besok, puluhan crosser dari tim elit maupun privateer dipastikan siap menggoyang dan mengasapi sirkuit kebanggaan masyarakat Kulonprogo dalam ajang latihan resmi seri II Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2001 bertajuk VSC Motocross 2001 memperebutkan total hadiah Rp 20 juta. Balapan resmi atau sesungguhnya digelar Minggu (18/3) lusa. .---

Aliudin Tak Jadi Gabung PSS

Sleman, Bernas--- Rencana Laskar Sembada PSS meminjam striker Aliudin dari Persebaya Surabaya, dipastikan gagal. Sebab mantan striker PS Indocement Cirebon (Jabar) yang sempat memperkuat Persikabo Kabupa- ten Bogor itu, lebih memilih kembali ke klub asalnya, PS Indoce- ment, yang kini tengah bersiap tampil dalam kompetisi sepakbola Divisi I Liga Indonesia (LI) 2000-2001.---


MAGELANG PLUS

750 Buruh Djohartex Dapat Peringatan I

Kota Mungkid, Bernas--- Meski didemo selama lima hari oleh ratusan pekerjanya, manajemen PT Djohartex tak juga keder. Pada hari Rabu (14/3) perusahaan secara resmi menjatuhkan surat peringatan I kepada tidak kurang dari 750 buruh yang terlibat unjuk rasa ---

Baru Uji Coba Jembatan Timbang Sudah Memungut

Temanggung, Bernas Jembatan timbang yang berada di jalur Magelang - Semarang di wilayah Kecamatan Pringsurat, Temanggung, dipertanyakan Komisi B DPRD II setempat. Meski dalam taraf pendataan, namun kendaraan barang yang melintasi jembatan timbang tersebut sudah dikenai pungutan (mel) ---

Pemkab Purworejo Pikirkan Bus Khusus Pelajar

Purworejo, Bernas-- Jika terwujud, sebentar lagi Purworejo akan mempunyai angkutan spesial untuk anak sekolah. Selama ini pelajar sering bergelantungan di pintu angkot atau duduk diatas kap angkutan tanpa memperhatikan bahaya. Rabu (14/3) siang kemarin DPRD Purworejo telah mensahkan Perda RAPBD 2001 di antaranya dana pendidikan yang salah satunya akan digunakan untuk penyediaan angkutan bus sekolah.---


JAWA TENGAH

Rupiah Melorot Sembako Merangkak Naik

Semarang, Bernas--- Berbagai komoditas dari sembilan bahan pokok (sembako) mulai merangkak naik, akibat rupiah melorot nilainya hingga mencapai lebih dari Rp 10.000 per dolarnya dan rencana kenaikan BBM pada bulan mendatang. Akibatnya masyarakat banyak yang mengeluh, terutama masyarakat kecil yang hanya mengandalkan gaji tetap dan tidak punya sampingan. ---

Tiga Oknum TNI-AD Diamankan

* Diduga Bawa Kayu Curian

Semarang, Bernas--- Kepolisian Resort (Polres) Brebes menangkap tiga oknum anggota TNI-AD dari Cirebon, karena tertangkap membawa kayu jati olahan tanpa surat resmi pada Selasa (13/3) dinihari dengan mobil sewaan dan mobil dinas. ---

Pengusaha Kayu Minta Jaminan Keamanan

* Buntut Kerusuhan Sampit

Semarang, Bernas--- Kalangan pengusaha kayu minta jaminan keamanan, selama melakukan pasokan maupun pengiriman komoditas tersebut dari Kalimantan ke Jawa maupun daerah lain. Menyusul terjadinya kerusuhan di Sampit, Kalimantan Tengah yang terus berlarut, bahkan memakan korban ratusan jiwa. ---