Senin, 19 Maret 2001


BERITA UTAMA

Irwan Masih yang Tertangguh

* Pennzoil-Pertamina Berbagi Gelar

Wates, Bernas---- Irwan Ardiansyah (DIY) betul-betul luar biasa. Crosser andalan tim Pennzoil Lippo Cikarang (PLC) ini masih terlalu tangguh untuk dikalahkan rival-rivalnya. Meski sempat terseok-seok di awal moto pertama, Dian --panggilan akrab Irwan Ardiansyah-- kembali membuktikan dirinya sebagai crosser nomor wahid Indonesia kelas paling bergengsi Special Engine (SE) 125 cc di ajang seri II Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2001 bertajuk VSC Motocross 2001 di sirkuit Pantai Glagah Indah, Wates, Kulonprogo, Minggu (18/3). ---

Persijap Kalah, Stadion Dibakar

Jepara, Bernas--- Amuk massa penonton kembali mewarnai pentas Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII. Dalam pertarungan lanjutan Wilayah Timur di stadion Kamal Djunaedi, Jepara, Minggu (18/3) ribuan pendukung tuan rumah mengamuk setelah tim kesayangan mereka, Persijap, dibekuk Persebaya Surabaya 0-3 (0-2).---

Dua Nama Baru Diperiksa Hari Ini

* Anggota Satgas Terlibat karena Dicomot Djuwarto

Yogya, Bernas--- Sebanyak dua orang yang merupakan nama baru akan dipanggil untuk diperiksa berkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Komandan Pasukan Andalan (Dan Pasanda) PDI Perjuangan (PDI-P) Gunungkidul, Sukarno HP (40), Sabtu (10/3) lalu di rumah R Suyitno. Dua orang itu akan diperiksa Senin (19/3) hari ini di Mapolda DIY. Kedua orang itu di luar nama-nama yang sebelumnya sudah diperiksa polisi. ---

20 Maret, Massa Gus Dur Banjiri Jakarta

Jakarta, Bernas Meski aksi unjuk rasa balasan terhadap jaringan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sudah berakhir, namun dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan terus berlanjut. Beredar informasi, pada 20 Maret nanti, massa pendukung Gus Dur akan kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta. ---

KPU Isyaratkan Pemilu 2004 Diikuti 8 Partai

Solo, Bernas---- Kandidat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mulyana Wira Kusumah menyatakan, idealnya Pemilu 2004 mendatang diikuti delapan partai saja. Selain pertimbangan efektivitas biaya, ini juga merupakan jalan tengah bagi partai-partai kecil yang tidak dapat melampaui trashold dua persen pencapaian suara pada Pemilu 1999. ---


SEPUTAR YOGYAKARTA

Tim Negosiator Tuding Ketua PAN Bantul 'Leda-lede'

Bantul, Bernas--- Tim negosiator DPD PAN Bantul menuding Ketua DPD PAN Bantul terpilih Drs Sudaryono leda-lede (tidak konsisten) dalam bersikap dan tidak memakai etika moral dalam berpolitik.--

*Atasi Konflik PAN Sleman

Perlu Presedium Penyelamat Partai

Sleman, Bernas---- Guna menyelesaikan konflik intern yang terjadi dalam tubuh DPD PAN Kabupaten Sleman dan DPC PAN Kecamatan Depok, diusulkan agar dibentuk presedium penyelamat partai. Di sisi lain, Musyawarah Cabang (Muscab) model 'kopyokan' yang dilansir DPC PAN Gamping sebagai dampak dari kekisruhan yang terjadi di jajaran PAN Sleman semakin mengemuka setelah DPRt (PAN Ranting) mendukungnya..--

Dialog Jadi Ajang Minta Bantuan

*Ada yang Langsung Beri Nomor Rekening Bank

Wonosari, Bernas--- Acara dialog antara Menteri Negara Kelautan dan Perikanan, Ir Sarwono Kusumaatmajda dan pengurus DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dengan masyarakat perikanan Provinsi DIY yang ber- langsung di Pantai Baron, Gunungkidul, Sabtu (17/3), menjadi ajang pengajuan proposal permintaan bantuan.--


METRO YOGYAKARTA

Draft RUU Otda YTB Bukan Tandingan

Hari Ini Dipresentasikan

Kota, Bernas---- Selama beberapa waktu di era otonomi daerah ini, Yayasan Tunas Bangsa (YTB) telah melakukan serangkaian proses penyusunan draft Rancangan Undang-undang (RUU) tentang otonomi daerah. Draft tersebut akan dipresentasikan di Radisson Yogya Plaza, Senin (19/3) hari ini untuk mencari masukan-masukan dari berbagai pihak demi penyempurnaan draft itu sebelum akhirnya diproses menjadi undang- undang. ---

Gapensi: Yang KKN Perorangan Bukan Lembaga

Kota, Bernas---- Ketua Umum Badan Pimpinan Daerah (BPD) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) DIY mengatakan, pengerjaan suatu proyek oleh pengusaha tanpa melalui proses tender atau lelang merupakan suatu bentuk pelanggaran. Dan bila benar ada pengusaha anggota Gapensi Kota Yogya yang mendapatkan proyek tanpa melalui prosedur yang benar alias menggunakan cara KKN, pantas untuk ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. ---

Sejarah Supersemar Perlu Segera Diubah

Kota, Bernas---- Belum banyak kajian yang membahas Jenderal Soeharto lewat tiga jenderalnya dengan mudah menerima kekuasaan dari Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966. Sejarah yang ditulis Prof Dr Nugroho Notosusanto yang menjadi buku wajib siswa dan mahasiswa seluruh Indonesia tidak mengungkapkan fakta secara menyeluruh, justru lebih mengupayakan perekayasaan. Akibatnya, Jenderal Soeharto tampak wajar menaiki jenjang kariernya dari prajurit sampai presiden tanpa mendapat kecaman masyarakat atas adanya unsur kudeta. ---


BISNIS

Meski Sedikit, Tetap Ada yang Laku

Yogya, Bernas---- Meski tidak banyak, namun setiap penyelenggaraan Pasar Tiban Bernas (PTB) di Halaman Kantor Harian Bernas Jalan Jenderal Sudirman 52 Yogya selalu ada mobil yang terjual. Minimal satu mobil terjual di arena PTB, selebihnya dilanjutkan di rumah pemilik kendaraan. Bahkan dalam catatan Bernas, pernah terjual 4 mobil sekaligus di arena PTB selain transaksi di rumah pemilik mobil. ---

Sewindu Hotel Phoenix Yogyakarta

Besar dengan Warisan Budaya

DELAPAN tahun memang usia yang terbilang belia. Dalam hitungan waktu pun, kurun waktu delapan tahun bolehlah disebut rentang waktu yang terbilang singkat. Namun, jika selama kurun waktu itu terpatri tekad untuk terus mempertahankan sebuah prinsip tentulah itu sebuah prestasi tersendiri. ---

Permintaan Minyak Meningkat Tajam

* Rakyat Gunungkidul Belum Tahu Kenaikan BBM Ditunda

Wonosari, Bernas---- Sebagian rakyat Gunungkidul kemungkinan belum mengetahui informasi tentang ditundanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kepentingan rakyat. Pasalnya, permintaan minyak tanah di daerah ini terus mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Dari pemantauan Bernas dari sejumlah daerah pinggiran, menyebutkan, meningkatnya kembali kebutuhan minyak tanah di Gunungkidul memang karena masyarakatnya belum mengetahui bahwa ada pembatalan kenaikan BBM pada bulan April mendatang. ---


PELAYANAN KOTA

Jawaban Walikota Perjelas Indikasi KKN

Kota, Bernas---- Mengenai jawaban Walikota Yogyakarta HR Widagdo menanggapi Pandangan Umum Fraksi tentang LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) Tahun Anggaran 2000, Dewan Kota menilainya mengada-ada dan justru memperjelas indikasi adanya praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Widagdo menyampaikan pernyataannya itu di ruang sidang dewan, Sabtu (17/3). ---

Karyawan 9 Kanwil "Nyicil Ayem"

Pegawai di Kabupaten/Kota Tunggu 23 Maret

Kota, Bernas---- Para karyawan dari sembilan kantor wilayah (kanwil) di lingkungan Pemda DIY, yang semula khawatir dengan soal penggajian mereka menjelang pelimpahan ke daerah, kini bisa nyicil ayem alais bernapas lega. Sebab, sudah ada kepastian bahwa gaji mereka untuk sementara ditanggung pemerintah pusat. ---


KRIDA

Tak Mau Repot, Pakai Eksan

KESIMPANGSIURAN tentang ejaan nama striker Laskar Sembada PSS Sleman, Muchamad Eksan, masih terus terjadi. Hingga kini, paling tidak, masih ada 3 versi ejaan nama "mesin" gol PSS asal Wates (Kulonprogo) itu, yang kerap muncul di berbagai media cetak. Ada yang menulis Muhammad Eksan, ada juga yang menulis Muhammad Iksan dan Muhammad Ikhsan. ---

IM Ungguli TNH 1-0

Yogya, Bernas--- Kartu merah yang diterima Louis menit ke-30 dan disusul Miki 6 menit kemudian, membuat Tunas Nusa Harapan (TNH) tidak mampu berbuat banyak menghadapi Indonesia Muda (IM) dan kalah 0-1, dalam lanjutan pertandingan promosi/degradasi Divisi Utama/Divisi I PSIM, di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Minggu (18/3) sore. .---

Putri Ganevo Tantang Yuso

Yogya, Bernas--- Tim putri Ganevo Yogyakarta akhirnya harus bertemu Yuso Sleman, dalam final Kejuaraan Bolavoli Junior antarklub se-DIY yang dijadwalkan digelar Senin (19/3) sore ini, mulai pukul 15.00 WIB, di GOR Pangukan Sleman.---


HIBURAN

Novel Supernova Tautkan Fiksi-Realita

Yogya, Bernas--- Ada banyak hal baru dalam gaya penulisan novel Dewi Lestari atau yang biasa dipanggil Dee dari kelompok penyanyi Rida Sita Dewi (RSD). Ada cerita bertingkat dalam novel Supernova karya Dee itu. Dalam penjabarannya, antara fiksi dan realita menimbulkan suatu gagasan yang bercampurbaur antara kedua sisi tersebut. Fiksi dan realita bertaut dalam novel tersebut. ---

Pelukis Klaten Rustamadji Meninggal

Meski Sakit, Sempat Gelar Pameran

Klaten, Bernas--- Dunia seni Klaten kehilangan seorang pelaku seniornya. Pelukis realis kenamaan, Rustamdji meninggal dunia RS Islam Klaten, Sabtu (17/3) sekitar pukul 14.00. Rustamadji 4 hari sebelumnya masuk rumah sakit karena kadar gulanya tinggi dan juga penyakit ginjal yang dideritanya sejak lama kambuh. Upacara pemakaman Rustamadji di taman pemakaman umum (TPU) Sungkur, Klatten, M---


JAWA TENGAH

Harga Kedelai Tidak Stabil, Ukuran Tempe Menyesuaikan

SALAH seorang pengusaha tempe yang beralamatkan di Desa Jatingaran Kecamatan Bayan, Purworejo, Ny Sariyah, punya kiat khusus dalam menekuni usahanya. Selain mempertahankan agar tempenya bisa bertahan lama dengan menggunakan ragi dari toko, ia tetap menstabilkan harga jual tempe walaupun harga bahan baku kedelai berubah. ---

Bupati: Pengaspalan Sumbing Murni APBD

Temanggung, Bernas--- Bupati Temanggung Drs Sardjono SH CN menegaskan rencana pengaspalan jalan ke puncak Gunung Sumbing yang akan dimulai bulan depan, dananya murni dari Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Tahun 2001 dan 2002, bukan dari investor Amerika ---

Duet PDI-P - PPP Menangkan Pilkada

Demak, Bernas--- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Demak, Sabtu (17/3) kemarin berlangsung dramatis. Duet Dra Hj Endang Setyaningdiah dan H Noer Hamid Wijaya terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Demak masa bakti 2001-2006. ---

Tidak Benar Hari Jadi Pengaruhi LPJ

Cilacap, Bernas--- Bupati Cilacap Herry Tabri Karta SH menyatakan tidak benar jika peringatan hari jadi Cilacap ke 145 tanggal 21 Maret besok bisa mempengaruhi laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepada DPRD. Tim LPJ dari Pemkab Cilacap mengaku optimis pertanggungjawaban bupati itu bisa diterima oleh DPRD. Eelemen masyarakat prihatin karena bupati dinilai menghamburkan dana APBD ---