Rabu, 21 Maret 2001


BERITA UTAMA

Divonis 8,5 Tahun Iin Sesenggukan

Sleman, Bernas--- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sleman yang diketuai Soelidarmi, SH, Selasa (20/3) menjatuhkan hukuman penjara 8 tahun 6 bulan potong tahanan dan denda Rp 150 juta subsider kurungan 6 bulan terhadap terdakwa kasus narkoba, Inama Handayani alias Iin (24) asal Kediri. Vonis hakim yang dikenal kontroversial ini 2 tahun 6 bulan lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Ninik Mariyanti, SH ---

Kematian Magi Diliputi Misteri

Yogya, Bernas--- Sampai Selasa (20/3) belum diperoleh kepastian penyebab kematian Rr Bernadeta Magi Maistri (27) (bukan Megi Maistri, seperti ditulis kemarin-red) warga Bintaran Kulon No 1 Yogya yang ditemukan meninggal di kamar sebuah hotel di kawasan Jalan Malioboro, Senin (19/3) pagi. Sepeda motor milik korban juga belum ditemukan. Polisi masih terus mengusut kasus itu. Jenazah Magi Maistri dimakamkan di TPU Sasana Laya, Dipowinatan, Yogya, Selasa (20/3) pukul 14.00.---

Sapuan Divonis Dua Tahun

Jakarta, Bernas--- Bekas Wakil Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Dr Ir Sapuan, akhirnya divonis dua tahun penjara potong masa tahanan, dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (20/3). ---

Kasus Tewasnya Dan Pasanda PDIP Gunungkidul

Empat Orang Lagi Diperiksa

Yogya, Bernas---- Tim reserse Polda DIY masih memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah orang berkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Komandan Pasukan Andalan (Dan Pasanda) PDI Perjuangan Gunungkidul, Sukarno HP (40). Setelah meminta keterangan beberapa orang, Selasa (20/3), empat orang lagi dipanggil ke Mapolda DIY untuk dimintai keterangan. ---

RUU Keistimewaan DIY versi Tim Pemda

Sultan Jadi Gubernur dengan 3 Syarat

Yogya, Bernas--- Draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan DIY versi YTB telah dikeluarkan dan disosialisasikan. Sementara Draft RUU Keistimewaan DIY versi Pemda DIY belum dipublikasikan. Tentu muncul pertanyaan, seperti apa dan bagaimana RUU Keistimewaan DIY versi Tim Perumus dari Pemda DIY ---


SEPUTAR YOGYAKARTA

Lagi, Tabrak Lari di Kulonprogo

*Di Seyegan Lelaki Tak Dikenal Tewas Tertabrak

Wates, Bernas--- Tabrak lari terjadi lagi di Kulonprogo, Senin (19/3) pagi di Desa Sogan tepatnya di depan SLTP Sogan yang menyebabkan pejalan kaki Ahmad Suhudi (65) warga Ngentak Plumbon Temon tewas tertabrak truk sarat muatan kelapa. Sopir truk D 8069 YF, Dede (36) warga Ratawangi, Banjarsari, Ciamis kemudian melarikan truk ke arah Yogya setelah menurunkan kernetnya, Roji (26) juga warga Ciamis.-

Kawanan Pencuri Ternak Diringkus

*Saat Jual Sapi Curian di Bantul

Wates, Bernas--- Kawanan penjahat spesialis pencuri ternak berhasil digulung jajaran Polres Kulonprogo, Senin (19/3) malam di daerah Bantul setelah gagal menjual hasil kejahatannya. Kelompok pencuri hewan ternak ini terdiri 4 orang, dua orang diantaranya sebagai otak pencurian dan dikenal sebagai residivis kambuhan, Ibrahim (35) dan Norman (29) alias Gareng, warga Hargomulyo Kokap.--


METRO YOGYAKARTA

Dituduh Menipu Surya Abadi Minta Maaf

Kota, Bernas---- Menanggapi pengaduan konsumennya yang merasa dibohongi, manajemen Surya Abadi menyatakan meminta maaf kepada seluruh komsumen dan pelanggan yang mendapat pelayanan kurang baik, sehingga merasa dirugikan. Selain adanya kesalahan pengetikan, perusahaan tersebut juga memperkirakan pelayanan dari karyawannya yang masih baru sangat kurang. ---

Pemda Kota Keberatan Limpahkan Kawasan SC

Kota, Bernas---- Walikota Yogya HR Widagdo menegaskan Pemda Kota sampai kini masih berupaya melakukan penataan di kawasan Shopping Centre (SC). Kalaupun sampai sekarang belum selesai, itu tidak bisa dimaknai sebagai kegagalan Pemda Kota dalam mengamankan dan mengelola kawasan itu. Karenanya, belum waktunya untuk melimpahkan persoalan itu ke propinsi. ---

Papillon-Walikota Bohongi Publik

Kota, Bernas--- Keterlibatan aparat keamanan di Papillon terus digugat oleh Dewan Kota. Bahkan dalam pertemuan khusus antara Komisi Gabungan dengan Kapoltabes dan tokoh masyarakat Ratmakan di Balaikota, Selasa (20/3) Dewan Kota menduga Harry Tan dan Walikota telah sama-sama melakukan kebohongan publik dalam kasus keterlibatan aparat di Papillon tersebut. ---


BISNIS

Kadinda DIY Buka Pusat Pelatihan

Yogya, Bernas---- Memasuki era pasar bebas tahun 2002, perusahaan Indonesia, termasuk di DIY, baik kecil, menengah dan besar, akan menghadapi persaingan usaha yang sangat ketat. Bagi pengusaha yang memiliki stamina kuat baik modal, mutu produk maupun kualitas SDM (sumber daya manusia), ia akan bertahan dan memenangkan persaingan. Sebaliknya, perusahaan yang kurang memiliki SDM yang memadai akan kalah bersaing dan bisa gulung tikar ---

UKM Bentuk Forum Komunikasi

Yogya, Bernas--- Sejumlah pengusaha Yogya, Selasa (20/3), meresmikan pembentukan Forum Komunikasi Usaha Kecil dan Menengah (FK UKM) di Hotel Sriwedari Yogyakarta. Forum yang juga didukung Pusat Pengkajian Manajemen (PPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis dan Perbankan (STIEB Bank) Yogya ini akan lebih memfokuskan perhatian pada upaya perlindungan, pembinaan, pemberdayaan dan advokasi bagi pengusaha kecil dan menengah yang ada di Indonesia. ---


PELAYANAN KOTA

PII Sebaiknya untuk Pertukaran Budaya Islam

Bukan Ajang Bisnis

Kota, Bernas--- Rencana Pembangunan Perkampungan Islam Internasional (PII) di wilayah Kecamatan Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta sebaiknya diarahkan sebagai pusat pengembangan dan pertukaran budaya Islam, dan bukannya menjadi ajang bisnis. Untuk itu diperlukan masukan berupa diskusi yang melibatkan para pakar dari berbagai institusi pendidikan maupun profesional, dan menghimpun sikap kritis dan kreatif masyarakat luas yang beretika moral tinggi. ---

Masukkan Pendidikan HAM dalam Kurikulum

Kota, Bernas--- Membangun demokrasi dan penegakan hak asasi manusia (HAM) harus dilakukan melalui proses pendidikan mendasar kepada masyarakat, dengan memasukkan pelajaran HAM dalam kurikulum sekolah. Dengan mengenal HAM lebih awal, akan terjadi proses internalisasi yang cukup, karena HAM merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan. ---

Penyerahan P3D 8 Instansi Pusat ke Daerah

Kabupaten/Kota Urung Menandatangani

Kota, Bernas--- Sebagai realisasi dari Undang-undang No 22/1999 tentang otonomi daerah, telah diserahkan peralatan, personalia, pembiayaan dan dokumentasi (P3D) delapan instansi pusat ke daerah. Upacara penyerahan secara simbolis dilakukan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa (20/3) ---


KRIDA

Malu Selalu Menjiplakan

Slemania Siapkan Lagu-lagu Baru

Sleman, Bernas--- Kalau diperhatikan aksi para Slemania di Stadion Tridadi selama ini ketika mendukung tim kesayangannya, Laskar Sembada PSS, terutama yel-yel dan lagu-lagunya, maka boleh dikatakan ada kemiripan dengan lagu-lagu dan yel-yel pendukung Arema (Aremania) dan Pelita Solo (Pasoepati). Dalam waktu dekat ini, aksi-aksi yang diduplikasi tersebut akan dihilangkan. Slemania akan menciptakan yel-yel dan nyanyian yang merupakan hasil kreasi sendiri yang selanjutnya akan menjadi ciri khasnya. ---

Dari Pertemuan Rutin Selasa Kliwon Slemania

Tribun Timur agar Dikhususkan bagi Slemania

Sleman, Bernas--- Sekitar 200-an anggota laskar Slemania, dari wilayah Sleman Timur, Tengah, dan Sleman Barat, Senin malam (19/3) berkumpul di balai desa Maguwoharjo Depok Sleman untuk membicarakan agenda Slemania selanjutnya, terutama membahas persiapan dukungan bagi PSS menghadapi Petrokimia Gresik, Kamis (22/3) mendatang di Stadion Tridadi Sleman.--


JAWA TENGAH

Ini Kesalahan Lembaga Penata Personel

* Dewan Tanggapi Protes Warga Secang

Kota Mungkid, Bernas--- Protes warga kelurahan Secang kabupaten Magelang karena penggantian kepala kelurahan Sulaksono oleh Ngasmin Sutrisno mendapat banyak kecaman dari anggota dewan setempat. Dewan menuding protes warga itu sebagai akibat dari keteledoran lembaga yang menata personel. ---

Kelurahan Disegel, Ngantor di Posko Bimas

Kota Mungkid, Bernas--- Karena kantor Kelurahan disegel, aparat Kelurahan Secang membuka kantor kelurahan sementara. Untuk melayani masyarakat perangkat kelurahan menggunakan Posko Bimas program Gamapalagung 2001 (gerakan mandiri padi, kedelai dan jagung 2001) yang berada tak jauh dari kantor kelurahan resmi. ---

Dua PNS Berselingkuh Dipecat

Purworejo, Bernas--- Sekretaris Daerah (Sekda) Purworejo, Drs H Moelyono SH Selasa (20/3) menyerahkan tiga surat keputusan (SK) pemberhentian pegawai dan dua SK penundaan kenaikan pangkat di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemda setempat. Dua PNS yang diberhentikan tersebut terlibat kasus perselingkuhan. ---

Gara-gara Air Selokan Meluap

Lalu Lintas Parakan Temanggung Macet

Temanggung, Bernas--- Gara-gara air selokan mbludag, jalur Parakan-Temanggung tepatnya di pertigaan antara Bulu-Kedu-Parakan mengalami kemacetan lalulintas sekitar 1,5 jam lebih. Tak pelak, antrean kendaraan cukup panjang terjadi. ---