Senin, 26 Maret 2001
BERITA UTAMA
Berteduh, Tewas Tersambar Petir
* Benda Mirip Bom Melucur ke langit
Kendal, Bernas---
Hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir yang tiada henti-hentinya, Sabtu (24/3) sore, menelan
korban. Lima petani dari Dukuh Pesanggrahan RT 4 RW III, Desa Kedungsari, Kecamatan Gemuh, yang sedang berteduh
di gubuk tengah sawah, tersambar petir. Musaeri (40) tewas seketika dengan luka mengenaskan, Sumaryo tidak sadarkan
diri, sedangkan tiga lainnya, Sujud (38), Zaenuri (38), dan Darmun (50) selamat tanpa cedera
---
Ginandjar Ancam PTUN-kan Kejakgung
Jakarta, Bernas---
Buntut dari `perseteruan` Marsekal Madya TNI (Purn) Prof Dr Ir Ginandjar Kartasasmita dengan pihak
Kejaksaan Agung (Kejakgung), terus berlanjut. Bekas Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) itu mengancam
akan mem-PTUN-kan Kejakgung. Alasannya, karena Ginandjar telanjur dikenai status tersangka oleh pihak Kejakgung
dalam kasus Technical Assistance Contract (TAC) antara Pertamina dan PT Ustraindo Petro Gas.---
Soehardiman: Prahara Politik Tahun ini
Semarang, Bernas---
Bekas tokoh Golkar, Letjen (Purn) Soehardiman SE yang dulu dikenal sebagai "Dukun Politik,"
memperkirakan Gus Dur bakal lengser dari kursi presiden pada 2001
---
15 Pengacara Dampingi Tersangka dan Saksi
dalam Kasus Tewasnya Sukarno HP
Yogya, Bernas---
Tim Advokasi Pembela Keadilan (TAPKA) dipastikan akan mendampingi proses pemanggilan dan
pemeriksaan tersangka dan saksi yang terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Komandan
Pasukan Andalan (Dan Pasanda) PDI Perjuangan (PDI-P) Gunungkidul, Sukarno HP (40), pada Selasa (27/3) besok
di Mapolda DIY. TAPKA juga telah mengikuti proses pemanggilan dan pemeriksaan saksi di Mapolda DIY sejak Jumat
(16/3) lalu.
---
METRO YOGYAKARTA
Salah Obyek, Eksekusi Ditunda
Kota, Bernas---
Untuk kedua kalinya eksekusi tanah seluas 281 m2 milik Budi
Yulianto di Jalan Urip Sumoharjo 115 Yogy, Sabtu (24/3) urung
dilaksanakan. Itu terjadi karena mendadak ada surat dari Ketua
Pengadilan Tinggi Yogya Edy Suraji SH yang memerintahkan agar PN
Yogya menunda eksekusi sebab diduga eksekusi salah obyek. Surat
tertanggal 23 Maret 2001 tersebut ditunjukkan oleh kuasa hukum
termohon eksekusi yang terdiri atas Daniel Tatag SH, Poltak PP
Simanjuntak SH dan Gunawan SH dalam musyawarah di Kantor Kelurahan
Klitren, Gondokusuman, Yogya-
Mahasiswi Tewas di Kamar Kos
Dua Orang Tewas Bunuh Diri
Kota, Bernas----
Mahasiswi Program D-3 Fisipol UGM Yogya, Siti Mubarokah (21) asal Karanggendong, Pertanahan, Kebumen,
Jawa Tengah, Minggu (25/3) sekitar pukul 09.00 ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Blimbingsari, Sinduadi,
Mlati, Sleman. Korban diduga tewas karena penyakit yang dideritanya.---
Dewan-Walikota Dituding Kolusi
Bernilai 5,5 Namun LPJ Diterima
Kota, Bernas----
Meski hasil Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Walikota jauh dari yang diharapkan, Sidang Pleno Dewan Kota
Sabtu (24/3) memutuskan untuk menerimanya. Keputusan itu sama sekali di luar dugaan karena sejumlah Ketua Fraksi
sebelumnya telah menyatakan akan menolak LPJ Walikota. Akibatnya, ada sejumlah pihak yang menduga anggota Dewan
telah berkolusi dengan Walikota. Sebab, meski rata-rata Fraksi memberikan nilai 5,5 , ternyata tak ada satu fraksi pun
yang menyatakan menolak LPJ tersebut.-
SEPUTAR YOGYAKARTA
*38 Hari di Tanah Suci
Idham Terkenang-kenang Lelaki Ganteng
MENJALIN bisnis dengan sesama adalah sudah lazim dilakukan.
Namun bisnis dengan Allah SWT, saat ini barangkali baru dilakukan
Bupati Bantul Drs H Mohammad Idham Samawi. -
Nelayan Belum Siap Pakai Kapal Besar
Wonosari, Bernas---
Masyarakat nelayan di Kabupaten Gunungkidul nampaknya masih
ingin berlama-lama mengunakan kapal motor tradisionalnya.
Maklumlah, para nelayan di Gunungkidul baru muncul di awal tahun
1980-an. Sebelumnya, mereka adalah petani sehingga perlu waktu
yang cukup lama untuk menyesuaikan diri. Selain itu biaya melaut
yang cukup tinggi juga menjadi penghalang untuk memanfaatkan kapal
tersebut.--
Kades Beran Kidul Kemalingan
Sleman, Bernas----
Rumah Kepala Desa Beran Kidul, Tridadi, Sleman, Kabul Muji B
(45), Sabtu (24/3) dini hari sekitar pukul 03.00 dibobol kawanan
penjahat. Aksi yang dilakukan kawanan penjahat yang diperkirakan
lebih dari dua orang ini, terjadi ketika Kades Kabul dan
keluarganya sedang tertidur pulas.--
PELAYANAN KOTA
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawangsa:
Akan Ada Kontrasepsi Khusus untuk Pria
Kota, Bernas---
Rendahnya peran serta kaum pria dalam program Keluarga
Berencana (KB) adalah wajar, karena sampai saat ini belum banyak
ditemukan obat-obatan atau alat kontrasepsi untuk pria. Untuk
menambahnya, butuh waktu serta memerlukan proses yang panjang, dan
sekarang sedang dirintis.
---
Ludes, Tiket KA Eksekutif Yogya-Jakarta
Kota, Bernas---
Untuk dua hari libur nasional, Hari Raya Nyepi dan Tahun
Baru Hijriyah 1422 yang jatuh pada hari Minggu dan Senin (25-
26/3), tiket kereta api (KA) kelas eksekutif untuk jurusan
Yogyakarta-Jakarta habis dipesan sampai Senin (26/3) ini.
Demikian dikemukakan Kepala Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta
Ary Pradjanto saat dihubungi Bernas di ruang kerjanya, Sabtu
(24/3).
---
Sekaten Tetap Tanpa Dangdut
Kota, Bernas---
Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) tahun ini masih seperti
tahun-tahun sebelumnya. Pemda Kota Yogyakarta masih melarang
digelarnya pentas musik dangdut di arena tersebut. Hiburan yang
akan disajikan adalah musik campur sari dan sejumlah kesenian
tradisional yang ada di DIY.
---
BISNIS
PT Ikrar Loyd akan Buka Cabang di Yogya
Yogya, Bernas---
PT Ikrar Loyd, perusahaan asuransi dari kelompok Bakrie Group,
akan membuka cabang di Yogyakarta Mei mendatang, sekaligus cabang
ke-14 di Jawa Sumatera dan Sulawesi.
---
PTB Lebih Efektif dan Jelas
PENGALAMAN peserta Pasar Tiban Bernas (PTB) cukup menarik
untuk disimak. Langsung bertemunya penjual dan pembeli, bukan suatu
yang basa-basi, tapi kondisi seperti itu mampu menjadi pengalaman
berarti bagi masyarakat yang ingin menjual mobilnya.
---
KRIDA
Bonus Pemain "Lokal" Melebihi Gaji Sebulan
DUA kemenangan yang dipetik Laskar Sembada PSS Sleman masing-
masing 2-0 atas Putra Samarinda (Pusam) dan 1-0 atas Petrokimia
Putra dalam waktu 10 hari, agaknya tak hanya membangkitkan kembali
semangat warga Slemania -- wadah suporter PSS -- tapi juga semakin
meningkatkan motivasi para pemain PSS untuk memenangi pertandingan
berikutnya.
---
Dolphin Yogya Berjaya di Aqua Master VI
Wonosobo, Bernas---
Olah raga renang DIY mulai bangkit. Hal itu setidaknya sudah
dibuktikan perkumpulan renang (PR) Dolphin (Yogya) yang selama ini
berada di bawah bayang-bayang Yuso. Bermateri perenang muda usia 6
hingga 10 tahun, Dolphin sukses meraih 16 emas, 6 perak dan 8
perunggu sekaligus tampil sebagai runner up Kejuaraan Renang
Antarperkumpulan (KRAP) "Aqua Cup VI 2001" yang berakhir Minggu
(25/3) di kolam renang Mangli, Wonosobo, Jawa Tengah.
---