Kamis, 29 Maret 2001
BERITA UTAMA
Terjun ke Jurang, Tubuh Wiyono Remuk
Wonosari, Bernas---
Wiyono (35), ayah dua anak, warga Dusun Panggang, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (28/3)
ditemukan tewas akibat bunuh diri. Tragisnya, Wiyono memilih terjun ke jurang sedalam 100 meter untuk mengakhiri
hidupnya. Akibatnya, tubuh Wiyono hancur berantakaan di jurang yang berada di Dusun Wates, Kemiri, tidak jauh dari
rumahnya itu.
---
Suripto Gugat Gus Dur Secara Pidana dan Perdata
Jakarta, Bernas---
Bekas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Departemen Kehutanan (Dephut), Suripto, mengaku bahwa dirinya akan
melakukan gugatan pidana dan perdata terhadap Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gugatan itu berkaitan
dengan pencemaran nama baiknya, karena dia dituduh Presiden Gus Dur melakukan makar untuk menggulingkan
Presiden bersama bekas Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Muchdi PR--
Bonceng Motor, Bob Masuk sel Nusakambangan
Nusakambangan, Bernas---
Bekas tangan kanan Soeharto, Bob Hasan -- terpidana kasus
penggelapan dana reboisasi -- terhitung sejak tanggal 27 Maret
2001 menghuni LP Batu di pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap,
Jawa Tengah.
---
Gus Dur Minta Maaf TNI Mendukung
Jakarta, Bernas---
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam jawaban terhadap memorandum I DPR, Rabu (28/3)
menegaskan, dirinya tak bersalah dalam kasus Buloggate-Bruneigate. Namun, Gus Dur juga minta maaf, bila selama
ini ada sikap yang tidak terpuji.
---
METRO YOGYAKARTA
Pelanggar Lalin Tak akan Ditilang
Kota, Bernas---
Polda DIY merencanakan penerapan sanksi baru bagi pengendara
kendaraan bermotor yang kedapatan melanggar lalu lintas. Pelanggar
tersebut direncanakan tidak diberi surat tilang, namun cukup diberi
peringatan melalui pengiriman surat terhadap institusi yang terkait
dengan pihak yang bersangkutan.-
GPK juga Tempuh Pendekatan Persuasif
Kota, Bernas---
Sebelum melakukan suatu tindakan, Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK)
selalu melakukan pendekatan persuasif lebih dulu. Baru setelah
pihak yang diperingatkan secara persuasif tersebut tidak
menggubris, GPK terpaksa melakukan tindakan sendiri.-
Perlu Dialog untuk Redam Kekerasan
Kota, Bernas---
Untuk meredam fenomena radikalisme dan kekerasan yang
menggejala di Yogya diperlukan dialog antar elemen masyarakat.
Dialog tersebut dimaksudkan untuk mencari common platform yang
dapat mengakomodasi berbagai perbedaan dalam masyarakat yang
plural.----
SEPUTAR YOGYAKARTA
Ditemukan Potongan Kaki Manusia
Sleman, Bernas---
Warga Dusun Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, Rabu (28/3) siang kemarin sekitar pukul 13.30 WIB
gempar karena salah satu warga setempat menemukan potongan kaki kanan sebatas mata kaki dan serpihan tulang
tengkorak. Temuan unik Setiardi (27) ini, sempat menjadi tontonan warga setempat. Massa bahkan berdatangan dari desa
dan dusun lainnya yang mendengar penemuan organ tubuh manusia itu.-
5 Pencuri Kabel PLN Diringkus
Wonosari, Bernas---
Jajaran Polres Gunungkidul berhasil membongkar sindikat pencu-
rian kabel listrik milik PLN yang belakangan ini kembali marak di
Gunungkidul. Dalam kasus ini Polres menahan 5 orang tersangka yang
kesemuanya warga Desa Mulo, Wonosari, serta mengamankan barang
bukti berupa potongan kawat listrik dan sebuah tang--
PELAYANAN KOTA
763 Pejabat Pemda Kota akan Kehilangan Jabatan
Kota, Bernas----
Dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah (otda), sekitar 763
pejabat Pemda Kota Yogyakarta dipastikan akan kehilangan jabatan.
Karena itu, bagian kepegawaian Pemda Kota saat ini sedang berusaha
untuk menata kembali personilnya.
---
Pemutih Kulit Bisa Sebabkan Kanker Kulit
Kota, Bernas---
Produk pemutih kulit yang banyak digunakan wanita untuk
memutihkan kulitnya, jika dipakai berlebihan, bisa mengakibatkan
kanker kulit. Pemutih ini mengandung hidroquinon, kojic acid,
azelaic acid, yang bisa menghambat terbentuknya pigmen melanin
(warna), sehingga sinar ultraviolet B (sinar matahari) dengan mudah
masuk menembus lapisan epidermis dan dermis kulit yang membuat
kulit menjadi kemerahan.
---
Kepala BPMD Soal Asrama Timtim:
Kami "Manut" Saja
Kota, Bernas---
Kepala Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) DIY Puji
Ediyati mengatakan bahwa secara administratif, gedung asrama Timor
Timur (Timtim) di Jl Kaliurang Yogyakarta adalah milik Depdagri,
yang pengelolaannya diserahkan kepada BPMD. Kewenangan pengelolaan
tersebut berada langsung di bawah Depdagri di DIY.
---
BISNIS
Hari Pertama, 200 Nomor Flexi Phone Terjual
Yogya, Bernas---
Minat masyarakat untuk memiliki jaringan telepon sangat
tinggi. Setidaknya bisa dilihat dari lakunya jaringan telepon tanpa
kabel yang dirintis oleh Metrosel. Bahkan, produk terbaru yang
diberi nama Flexi Phone ini laku keras
---
UKM Kesulitan Dapatkan Kredit
Yogya, Bernas---
Sejumlah pengusaha kecil di Yogya mengeluhkan sulitnya mendapat kredit. Meski sudah lama mengajukan
permohonan -- disertai syarat-syarat yang diperlukan dengan jaminan aset, namun pihak bank tetap menolak dengan
berbagai alasan.
---
Penjualan Mocin Mulai Lesu
Yogya, Bernas
Penjualan sepeda motor Cina biasa disebut Mocin (motor Cina)
mulai tampak lesu. Hal ini bukan hanya dirasakan satu-dua merek
saja, tapi hampir seluruh merek mocin. Penyebabnya di antaranya
makin banyaknya merek mocin.
---
KRIDA
Pemain PSS Semakin Disiplin
Sleman, Bernas---
Tingkat kesadaran para pemain Laskar Sembada PSS Sleman
menjaga kondisi fisiknya sudah semakin baik. Kendati diliburkan da-
ri kewajiban berlatih bersama, 23 hingga 27 Maret lalu, tapi kon-
disi fisik mereka tetap baik. Hal itu terbukti pada saat para
pemain PSS kembali menjalani pelatihan bersama di Stadion Tridadi,
Sleman, Rabu (28/3) sore.
---
Tampil Bareng Malah Was-was
"SYUKURLAH akhirnya saya bisa main bareng Mas Johan," demikian
ungkap gelandang serang Laskar Sembada PSS yang grafik
penampilannya terus menanjak, Fajar Litisyantara, usai PSS
mengalahkan Petrokimia Putra, Kamis (22/3) di Stadion Tridadi.
---
Slemania Atmo
Demi PSS Bolos Ujian
YANG namanya hobi memang susah dikekang. Buktinya para
mahasiswa Atama Jaya Yogyakarta (UAJY) yang tergabung dalam wadah
Slemania Atmo (kelompok Slemania), rela bolos ujian demi mendukung
tim kesayangannya, PSS, beraksi. Ketika PSS menjamu Petrokimia
Gresik, Kamis (22/3), di Stadion Tridadi, dengan hasil akhir 1-0
untuk PSS, para anggota Slemania Atmo ini seharusnya menempuh ujian
pertengahAn semester. Namun mereka lebih memilih bolos agar bisa
memberi suport bagi Ikhsan dkk
---
MAGELANG PLUS
Pemindahan Kerangka Korban Tragedi 1965 Ditolak Warga
Temanggung, Bernas---
Forum Ukhuwah Islamiyah Kaloran (FUIK), Temanggung, melalui
beberapa orang wakilnya mendatangi gedung DPRD II setempat, Rabu
(28/3) kemarin. Forum ini mendesak kepada Ketua DPRD agar dewan
menolak secara tegas terhadap rencana penguburan terhadap 21
kerangka jenazah yang diduga korban pembunuhan tragedi 1965/1966 di
wilayah Kaloran, Temangggung
---
Repot, Puskesmas Tak Punya Kamar Mayat
Kebumen, Bernas---
Jenazah Yasin Fadil, warga Desa Tambelan, Kecamatan Kruncil,
Probolingo, Jatim, korban pembunuhan bermotif cemburu, Rabu (28/3)
pukul 02.00 dinihari kemarin dibawa pulang keluarganya. Sejak
meninggal Senin (26/3) siang, selama 40 jam jenazah korban terpaksa
disimpan di sebuah ruangan dekat ruang rawat inap Puskesmas
Prembun, karena ketiadaan ruang khusus untuk jenazah.
---
Jelang LPJ, Bupati dan Dewan "Main Mata"
* DPRD Dibelikan Mobil Rp 842 Juta
Kudus, Bernas---
Sehari menjelang laporan pertanggungjawab akhir (LPJA) tahun anggaran 2000, Bupati Kudus HM Amin
Munadjat dan kalangan DPRD diketahui "main mata" dengan melakukan pertemuan tertutup, Selasa (27/3) malam di
lantai IV gedung Setwilda.
---
Karyawan Puskesmas Gruduk Pemda
* Tolak Kepala DKK yang Baru
Klaten, Bernas---
Setelah sebelumnya puluhan dokter yang juga Kepala Puskesmas
se-Kabupaten Klaten menyampaikan aspirasi ke DPRD Klaten, kini giliran
ratusan karyawan Puskesmas mendatangi kantor Pemda Kabupaten Klaten, Rabu
(28/3), sekitar pukul 10.00. Mereka datang untuk menemui Bupati Klaten
Haryanto, tapi yang ditemui sedang bepergian ke Boyolali.
---