Angkut Besi Curian Oknum TNI Ditahan
Klaten, Bernas
Mobil patroli Polres Klaten menangkap beberapa
orang yang diduga pelaku kejahatan. Polisi menahan
tiga orang dan sebuah mobil minibus yang mengangkut
batangan besi bekas rel saat melintas di depan SPBU
Jonggrangan, Klaten Utara, Kamis (27/3), sekitar
pukul 05.00. Salah satu yang ditangkap itu adalah
oknum anggota TNI AD.
Tiga tersangka yang ditahan adalah Tuk (27) warga
Ngemplak, Desa Weru, Kecamatan Beringin, Salatiga,
Mul (25) warga Kedungganjel, Desa Ngombak, Kecamatan
Kedung Jati, Semarang dan Bd (46) warga Mojo, Weru,
Beringin, Salatiga. Nama terakhir diketahui sebagai
oknum TNI AD berpangkat sersan.
Dari tangan mereka ditahan mobil Mitsubishi L-300
H 8524 WA yang tengah mengangkut 15 batang besi bekas
rel kereta api, masing-masing ukuran 2 meter.
Potongan rel KA yang diduga hasil kejahatan diangkut
dengan menggunakan mobil minibus warna biru muda
itu.
Penangkapan itu sebetulnya tanpa sengaja.
Sebelumnya, sejumlah polisi piket yang dipimpin
Pamapta Ipda Arie Wibowo mengadakan patroli rutin
keliling kota dan sekitarnya dengan menggunakan mobil
patroli baru. Sampai di depan terminal bus Klaten,
tiba-tiba mobil patroli itu hampir bertabrakan dengan
mobil L-300 yang baru saja keluar dari SPBU, sekitar
100 meter di timur terminal.
Rupanya Bd yang bertindak sebagai sopir salah
mengambil jalur yang seharusnya dipergunakan untuk
arus kendaraan dari arah berlawanan. Polisi kemudian
menghentikan mobil yang tampak memuat benda berat
tersebut. Ipda Arie Wibowo meminta sopir menunjukkan
surat-surat mobil dan SIM, sedangkan polisi yang lain
memeriksa tumpukan barang yang ditutupi dengan
tikar.
"Ternyata setelah dibuka di bawah tikar itu ada
15 batang rel KA yang dengan panjang masing-masing 2
meter. Karena para tersangka tidak bisa menjelaskan
asal-usul barang tersebut, maka kita membawa tiga
pengendara dan mobil pengangkut besi itu ke Polres
Klaten untuk diperiksa lebih lanjut," kata Ipda Arie
Wibowo.
Hasil patroli
Kepada petugas, ketiga lelaki itu mengaku
mengangkut besi-besi itu dari Salatiga dengan tujuan
Wonosari, Gunungkidul. Mereka sempat mampir ke SPBU
Jonggrangan untuk mengisi bahan bakar. Dasar apes,
begitu keluar dari SPBU Bd langsung ambil kanan ke
arah kota (Yogya), padahal seharus balik lagi ke arah
Solo baru memutar di "U-Turn" yang ada di timur
SPBU.
Kapolres Klaten AKBP Drs Djarot Subroto
mengatakan, penangkapan para tersangka itu merupakan
hasil dari patroli yang secara rutin dilakukan
polisi. Namun, karena lokasi pencurian rel
diperkirakan dilakukan di Salatiga, maka temuan
tersebut akan dikoordinasikan dengan Polres
Salatiga.
"Lokasi pencurian mungkin saja di Salatiga,
sesuai dengan pengakuan para tersangka. Oleh karena
itu hari ini petugas dari Polres Salatiga akan
melakukan pemeriksaan dan jika benar maka kasus
tersebut akan dilimpahkan ke sana," kata Kapolres di
kantornya, Kamis. (amu)