Dua Penjambret HP Dibekuk Korbannya

Gondokusuman, Bernas
Dua anggota kawanan jambret spesialis handphone (HP) berhasil diringkus oleh korban, Asnadah (23) dan Yuda (24), di Jalan Melati Baciro Yogyakarta, Minggu (30/3) pukul 20.35 WIB. Bahkan, kedua jambret, Sfy (20) dan AHS (23) -- keduanya warga Mergangsan, sempat dihajar massa hingga babak belur.
Informasi yang diperoleh Bernas menyebutkan aksi main hakim sendiri ini berhasil dihentikan oleh satu Unit Perintis Sabhara Polsektabes Gondokusuman, yang saat itu sedang melaksanakan patroli wilayah. Saat itu juga kedua penja- mbret, yang melakukan aksi berboncengan motor, dibawa ke RSUP Dr Sardjito Yogya untuk mendapatkan perawatan.
Setelah berobat jalan, kedua pelaku langsung dijebloskan ke sel tahanan sementara di Mapolsektabes Gondokusuman Yogya. Selain itu polisi juga mengamankan motor yang diduga berplat palsu dan HP milik Asnadah (23) -- warga Sitimulyo, Piyungan, Bantul.
Asnadah didampingi Yuda kepada penyidik di Mapolsektabes Gondokusuman, mengatakan, malam itu ia berboncengan motor dari rumah dengan tujuan ke Jalan Oerip Soemoharjo (Jalan Solo) untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Ketika baru sampai di simpang empat antara Jalan Timoho dengan Jalan Melati Baciro, mereka disalip dua pemuda tak dikenal juga berboncengan motor. Dan, tidak lama kemudian, mereka merampas HNP Asnadah.
Melihat aksi nekat kedua pemuda berboncengan motor tersebut korban langsung melakukan pengejaran. Bahkan, warga yang mengetahui peristiwa itu juga ikut mengejar kedua penjambret yang kabur ke arah barat.
Melihat ada mobil patroli, penjambret kelihatan ketakutan sehingga menabrak trotoar, dan kedua penjambret itu terjatuh.
Kapolsektabes Gondokusuman Iptu I Wayan Gede Ardana didampingi Kanit Korps Reserse Ipda Suhadi kepada Bernas, Minggu malam, mengatakan, dengan tertangkapnya kedua pelaku jambret nekat itu, pihaknya berharap dapat mengungkap aksi serupa yang terjadi selama ini di Kota Yogya. Karena, ada indikasi kuat bahwa kedua pelaku bukan hanya sekali melakukan aksi serupa.
"Untuk itu, kedua pelaku langsung dimintai keterangan anggota kami, untuk mengungkap kasus lainnya. Apalagi, ada dugaan kuat plat nomor sepeda motor pelaku, palsu. Dengan adanya indikasi itu, kami yakin kalau keduanya sudah sering melakukan aksi serupa di Kota Yogya," katanya.
Yang jelas, tambah Kapolsektabes Gondokusuman, tertangkapnya kedua pelaku ini berkat keberanian korban kejahatan mereka. "Tanpa ada keberanian, kami tidak yakin penjambret handphone itu dapat ditangkap. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada mereka," ujarnya.
Lebih lanjut Iptu I wayan Gede Ardana menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan awal kepada kedua pelaku, dugaan kuat bahwa keduanya bukan hanya sekali melakukan aksi kejahatan serupa di Kota Yogya. Untuk itu, pihaknya akan menunggu kondisi kesehatan kedua jambret nekat itu pulih untuk disidik secara intensif, hingga aksi kejahatan mereka dapat diungkap semua.
"Selain itu, kami sudah memerintahkan Ipda Suhadi untuk mendata dan menyelidiki kegiatan kedua tersangka. Hingga hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka ini, nantinya jelas,"ungkapnya. (hri)