Jalan Patuk-Wonosari Rusak Parah
Wonosari, Bernas
Jalan utama yang menghubungkan Yogyakarta dengan Kabupaten
Gunungkidul terutama sejak Patuk hingga Wonosari, kini sudah dalam tahap
yang sangat membahayakan. Karena jalan yang dulunya beraspal hotmik mulus
tersebut, kini banyak lubang dan sudah rusak dan anehnya tidak pernah ada
upaya untuk diperbaiki. Akibatnya para pemakai jalan itu sendiri yang
banyak menjadi korban.
Keprihatinan tersebut disampaikan Kapolres Gunungkidul Ajun Komisaris
Besar Drs H Teguh Imantoro ketika ditemui Bernas di ruang kerjanya, Sabtu
(29/3). Kapolres menyayangkan kondisi jalan tersebut, sebab selain sebagai
jalan satu-satunya yang menghubungkan Yogyakarta dengan Kabupaten Gunungki-
dul, juga dengan beberapa wilayah lain di Jawa Tengah seperti Wonogiri,
Sukoharjo bahkan menjadi jalan alternatif menuju Solo ataupun Surabaya.
"Meskipun kasus kecelakaan lalu lintas dipengaruhi oleh manusia,
tetapi faktor kondisi jalan juga sangat berpengaruh. Kalau jalan antara
Patuk sampai Wonosari itu memang sudah perlu perhatian untuk segera
diperbaiki. Kasihan para pemakai jalan yang harus menjadi korban," te-
gasnya.
Jalan sepanjang sekitar 25 km ini banyak yang rusak, terutama pada
tikungan tajam yang aspalnya mengelupas, selain itu kerusakan paling parah
terjadi di jalan antara Gading hingga Siyono.
Jalan yang awalnya mulus tetapi kini berubah menjadi amburadul dan
bergelombang akibat tanah yang bergerak, sedangkan aspalnya juga tidak
pernah diperbaiki. "Kami lihat hanya ditambal saja, itu saja hasilnya jelek
sekali. Kalau kita naik mobil atau sepeda motor harus hati-hati sekali,
sebab kendaraan akan oleng sendiri apalagi dengan kecepatan tinggi," kata-
nya.
Untuk inilah, pihaknya mengharapkan perhatian pihak yang terkait
untuk memperhatikan masalah ini, sebelum korban semakin banyak. Jalan yang
menghubungkan Yogyakarta dengan Gunungkidul pada awalnya menjadi satu-
satunya jalan yang paling baik di DIY.
"Tetapi sekarang justru sebaliknya. Lihat saja jalan yang lain,
kondisinya tidak separah di Gunungkidul," tambahnya.
Beberapa warga juga mengakui bahwa jalan ini sudah beberapa tahun
tidak diperbaiki. "Padahal sebelum reformasi dulu, setiap tahun
diperbaiki," kata salah satu warga Wonosari. (ryo)