Selasa, 03 April 2001


BERITA UTAMA

Tarif Taksi DIY Naik 33 Persen

Yogya, Bernas--- Rencana kenaikan tarif argo taksi di DIY hingga kini belum final. Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY Johnny Pramantya mengatakan, usulan kenaikan tarif argo taksi sebesar 33 persen oleh Organda DIY kepada Gubernur DIY yang kini masih menunggu dukungan DPRD DIY, sesungguhnya masih rendah jika dibanding dengan biaya operasional taksi dan harga suku cadang kendaraan saat ini. ---

Kelayakan Stadion Tridadi akan Dicabut

Jakarta, Bernas--- Keberadaan stadion Tridadi sebagai homebase PSS terusik. Kepada wartawan di Jakarta Senin (2/4) ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Andi Darussalam Tabusala mengatakan ada beberapa stadion yang tidak layak untuk penyelenggaraan pertandingan divisi utama Liga Indonesia. Salah satu stadion yang disebut Andi adalah Tridadi.--

Taksi Tanpa Argo Kini Sudah Biasa

"KE mana Pak?" kata seorang pengemudi taksi kepada calon penumpang. ---

"Dokter Politik" Ancam Gugat Akbar

* Dituding Publikasikan Rekomendasi Kesehatan Presiden

Jakarta, Bernas--- Empat dokter yang punya perhatian besar pada kehidupan berbangsa dan bernegara -- dengan mengirim surat rekomendasi kesehatan Presiden ke DPR -- akhirnya justru bertengkar sendiri dengan DPR. Salah seorang dokter itu, Kol (pur) dr Suryanto Wignyowiyoto, berniat menggugat Ketua DPR Akbar Tandjung. Pasalnya, Akbar dinilai telah sengaja mempublikasikan surat keterangan yang dibuat bersama tiga rekannya itu kepada publik. ---

Kompromi Tergantung Kepercayan Mega-Gus Dur

Jakarta, Bernas--- Kompromi politik sangat tergantung rasa percaya Wapres kepada Presiden. Kalau Wapres tidak mau, maka tidak akan terjadi kompromi. Dan, kalau itu terjadi, para kiai NU secara moril akan meninggalkan Megawati Soekarnoputri. ---

Marinir dan Polisi Baku Tembak, 1 Tewas

Jakarta, Bernas--- Seorang anggota marinir tewas setelah terlibat baku tembak melawan anggota polisi di depan kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya 63 Senen, Jakarta Pusat, Minggu (1/4) pukul 17.30. Baku tembak itu juga mengakibatkan seorang polisi dan dua orang sipil terluka. ---


METRO YOGYAKARTA

Di Yogya Tujuh Orang Terinfeksi HIV/AIDS

Kota, Bernas---- Saat ini ada sekitar tujuh orang di Yogya yang dalam pemeriksaan di daerah melalui uji darah Eliza dan Dipstick positif terinfeksi HIV/AIDS, "Namun demikian saat ini baru dikonfirmasikan ke pusat dengan pemeriksaan Westernbolt. Jika menunjukkan negatif maka perkiraan Eliza atau Dipstick gugur karena tidak terbukti. Kasus lama ada 2 kasus Eliza dan Dipstick menyatakan positif HIV/AIDS ternyata setelah dites dengan Westernbolt negatif sehingga kasus tersebut dinyatakan gugur," kata Kasubdin Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit (P2P) dr Kencono Gunawan bersama Kasubdin Penyelenggaraan Kesehatan Masyarakat (PKM) dr Andung Prihadi MKes dari Dinas Kesehatan DIY kepada Bernas di kantornya Jalan Kyai Mojo Yogya, Senin (2/4)---

Pembahasan Nota Keuangan Tertutup bagi Wartawan

Kota, Bernas--- Berbeda dengan sidang-sidang yang lain, pembahasan nota keuangan antara eksekutif dengan DPRD DIY yang berlangsung di Ruang Lobi Lantai I, Senin (2/4) siang, dilakukan secara tertutup bagi wartawan. Beberapa wartawan yang sudah berada di dalam ruangan diminta untuk keluar. Maka tak heran sebagian wartawan memasang wajah masam, dan meninggalkan ruangan.---

26 Canaker ke Taiwan Tertipu

Kota, Bernas--- Sebanyak 26 calon tenaga kerja (canaker) yang dijanjikan akan diberangkatkan ke Taiwan, Senin (2/4) sekitar pukul 10.15 mengadukan Direktur PT Dwi Tunggal Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan Suryowijayan, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogya, Achmad Ismed (43) ke Poltabes Yogya. Mereka mengadu setelah batal diberangkatkan sesuai janji. Penipuan yang dilakukan tersangka ini mengakibatkan 26 canaker dirugikan kurang lebih Rp 64 juta, karena setiap orang dipungut biaya administrasi bervariasi antara Rp 2 juta hingga Rp 9 juta.---


SEPUTAR YOGYAKARTA

Susanto Dirawat di RSUP Sardjito

*Bantuan Pembaca Bernas Diserahkan

BOCAH berusia 4 tahun, Susanto yang menderita tumor ganas di bagian hidungnya, akhirnya dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan sudah berada di Bangsal III D bagian THT sejak Selasa (27/3) lalu. Keputusan dari RSUD Wates dan Pemkab Kulonprogo yang akan menanggung biaya operasi serta pengobatannya, melegakan kedua orang tua Susanto, Tupon dan Dasiyem.-

Pemilik Kios vs Bupati Damai

Wates, Bernas--- Hendri Susiati, warga Siluwok, Tawangsari, Pengasih, Kulonprogo yang mempekarakan Bupati Kulonprogo, Drs H Suratidjo ke Pengadilan Negeri (PN) Wates gara-gara gagal memperoleh kios di pasar Wates, akhirnya berkesudahan damai. Dalam surat perdamaian yang telah ditanda tangani kuasa hukum masing-masing Senin (2/4) kemarin, Susiati mendapat kios pengganti di Blok berbeda..-

Warga Tegal Buret Mengadu ke Komnas HAM

Wates, Bernas--- Kegigihan warga Tegal Buret untuk mendapatkan kembali tanahnya yang kini dukuasai TNI semakin menguat. Sekitar 15 orang ahli waris Tegal Buret yang tergabung dalam Paguyuban Pembela Hak Rakyat Tegal Buret (PPHRT), Senin (2/4) siang kemarin mendatangi Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta.-


PELAYANAN KOTA

Kurnas Perguruan Tinggi Harus Dihapus

Kota, Bernas--- Kurikulum nasional (kurnas) untuk perguruan tinggi yang berlaku saat ini masih sangat kaku, sehingga dunia ilmu pengetahuan yang berkembang di Indonesia jauh ketinggalan dibanding negara lain. Untuk itu, kurnas perguruan tinggi perlu segera dihapus. Perguruan tinggi di Indonesia banyak yang macet karena terlalu dijejali peraturan-peraturan dari pemerintah. ---

Balon Walikota Mulai Lakukan Lobi Politik

Kota, Bernas--- Kendati pemilihan walikota Yogyakarta masih akan berlangsung beberapa bulan lagi, sejumlah bakal calon (balon) walikota sudah mulai melakukan lobi-lobi politik. Mereka bergerilya dengan mendatangi beberapa anggota Dewan Kota Yogya dan pimpinan fraksi untuk minta dukungan---

Puncak "Suran Mbah Demang"

ABG Antri Dapatkan Obat Awet Muda

UPACARA puncak tradisi ritual Mbah Demang yang diselenggarakan pada Minggu sore hingga Senin dini hari (1-2/4) di komplek sumur tiban di Guyangan, Banyuraden, Gamping Sleman, Yogyakarta berlangsung meriah. Ratusan warga rela berjubel di tengah jalan untuk memperebutkan sesaji-sesaji yang disebarkan---


BISNIS

BPR BDE Luncurkan Produk Baru

Yogya, Bernas--- Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-3, yang jatuh pada Senin (2/4), PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) meluncurkan dua produk baru. Pertama, arisan tabungan dengan nama SAE Prima 50 dengan besarnya arisan yang disetor Rp 50 ribu setiap bulan dengan jangka waktu 3 tahun. Kedua adalah pe- ngenaan bunga sebesar 20 persen atas deposito yang disetor antara tanggal 2 April hingga 12 April 2001. ---

MarketDAY Jilid 6 Sediakan 20 Stand

Yogya, Bernas--- Animo masyarakat, terutama pengusaha, untuk mengikuti acara MarketDAY Jilid 6 di halaman parkir Kantor Bernas Jalan Jenderal Sudirman 52 Yogyakarta, 13-15 April 2001, ternyata cukup tinggi. Hampir 50 persen dari 20 stand yang ada sudah dipesan. ---


KRIDA

PIM Lolos Dari Kekalahan

Sleman, Bernas--- Meski lebih banyak menyerang sepanjang pertandingan, tim papan atas, Persada Indonesia Muda (PIM), tidak mampu meraih kemenangan atas PS Mlati dalam kompetisi sepakbola antarperkumpulan anggota Divisi Utama PSS Sleman 2000-2001 Grup Timur di Lapangan Raden Ron- ggo, Kalasan, Senin (2/4). PIM bahkan sempat tercecer 0-1 sebelum akhirnya memaksa Mlati berbagi nilai lewat pertarungan imbang 1- 1. ---


HIBURAN

Iwan Fals Tampil di Mandala Krida

Yogya, Bernas--- Para penggemar Iwan Fals tidak perlu berharap cenas. Pasalnya, pihak penyelenggara Tiga Pro memastikan penyanyi tembang-tembang balada ini tampil di Mandala Krida, Kamis (5/4) malam pada konser yang bertajuk Mari Terus Bekerja. ---

Prihatinkan Nasib Seniman Yayasan YPI Pentas Khusus

Klaten, Bernas--- Seniman serba bisa Suyati atau yang lebih dikenal dengan sebutan Yati Pesek merasa prihatin dengan nasib rekan-rekannya sesama seniman tradisi. Masih banyak rekan-rekan seangkatan Yati Pesek yang tidak punya tempat tinggal tetap, tapi tetap berkomitmen nguri-uri kesenian tradisional Jawa, khususnya wayang orang. Karena itu, melalui Yayasan Yati Pesek Impresario (YPI)-nya, ia akan pentas khusus di Purawisata. ---


NASIONAL

Saatnya Dipenuhi, Hak-hak Ekososbud Rakyat

Yogya, Bernas--- Pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menghadapi tantangan untuk melaksanakan hak-hak ekonomi, sosial dan budaya (Ekososbud) sebagai generasi kedua dalam pelaksanaan HAM (Hak Asasi Manusia). Karena, peran perlawanan rakyat atau lembaga advokasi hukum terhadap rezim pemerintahan sudah dilewati. Sementara untuk pelaksanaan hak-hak ekonomi, sosial dan budaya masih perlu diperjuangkan. ---

Untuk Pesawat Tempur, Tergantung Swasta

Madiun, Bernas--- KSAU Marsekal TNI Hanafie Asnan mengakui, situasi ekonomi nasional sekarang ini belum memungkinkan bagi TNI-AU untuk menambah jumlah personel dan alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang sekarang ini masih sangat jauh dari ideal. Bahkan untuk melawan embargo peralatan pesawat tempur, pihaknya terpaksa mengandalkan kelincahan pemasok swasta. ---


MAGELANG PLUS

Fraksi PDI P-PKP-PKB Setuju Non-Aktifkan Tri Joko

Magelang, Bernas-- Upaya melengserkan Ketua DPRD Kota Magelang, Tri Djoko MN terus dilancarkan kelompok yang menamakan diri Massa Arus Bawah PDI-P. Menyikapi tuntutan tersebut, DPC PDI-P Kota Magelang mengeluarkan instruksi tertulis, agar sanksi terhadap Tri Djoko diputuskan setelah ada kepastian hukum yang tetap. ---

Banyak Kasek Enggan Mengajar

Temanggung, Bernas-- Banyak Kepala Sekolah (Kasek) di SLTP, SMU maupun SMK Negeri di Kabupaten Temanggung, tak mengindahkan peraturan yang mewajibkan mereka melaksanakan kegiatan mengajar per minggu 8 jam atau sebagai Bimbingan Penyuluh (BP) kepada minimal 150 siswa. ---