Rabu, 04 April 2001
BERITA UTAMA
Minyak Tanah Langka Pertamina Bentuk Satgas
Yogya, Bernas---
Meski pemerintah menunda kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk rakyat dan kenaikan harga
hanya dikenakan pada industri, di Kota Yogya terjadi kelangkaan minyak tanah. Langkanya peredaran minyak tanah ini
sangat dirasakan oleh para pengecer dan masyarakat rumah tangga.
---
Hujan Deras Robohkan Rumah
Yogya, Bernas--
Mendung yang menyelimuti kota Yogyakarta Selasa (3/4) sejak
pukul 15.00 WIB, berubah menjadi hujan deras pada pukul 16.00 WIB.
Hujan deras yang mengguyur Yogya sore hari itu terhitung lebih
deras dibanding sebelumnya. Terbukti dalam kurun satu jam saja,
jalanan kota Yogya digenangi air hingga setinggi 30 cm. Genangan
air di jalanan tersebut cukup mengganggu pengguna jalan raya.--
Iwan Terus Bekerja
APA kabar Iwan Fals? Penyanyi balada yang kini tampil kelimis dan selalu berpakaian necis, itu sedang
mengampanyekan Mari Terus Bekerja sebagai rasa kepeduliannya terhadap bangsa Indonesia. Kondisi sosial, politik,
ekonomi, dan keamanan bangsa belakangan ini begitu mengusik penyanyi yang album-album terdahulunya selalu
menyuarakan protes akan ketimpangan masalah-masalah sosial
---
Situasi Genting, PKB-PDI-P Siaga
* Anggota Legislatif Harus Tetap di Jakarta
Jakarta, Bernas--
Ketidakpastian situasi politik pascamemorandum I, tampaknya, menjadi perhatian serius para elit partai. Dua
partai besar yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI-P mengeluarkan instruksi khusus agar anggota legislatifnya
yang berada di DPR selama masa reses ini tidak meninggalkan Jakarta. Bahkan, Ketua Umum DPP PDI-P Megawati
Soekarnoputri juga mengeluarkan perintah harian untuk kembali mengaktifkan posko-posko di seluruh wilayah Tanah
Air
---
METRO YOGYAKARTA
3 Bulan Pamwil Provinsi Tak Digaji
Hari Ini Gelar Aksi Unjuk Rasa
Kota, Bernas---
Puluhan anggota Pengamanan Wilayah (Pamwil) Provinsi yang
bermarkas di pojok barat daya kantor Kepatihan merencanakan
melakukan aksi unjuk rasa di Kompleks Kepatihan, Rabu (4/4) pagi
ini. Aksi itu digelar karena selama tiga bulan, sejak Januari
hingga Maret 2001 mereka tidak mendapat gaji.--
Karyawan PT Pos Yogya Siap Mogok
Kota, Bernas---
Serikat Pekerja (SP) Cabang Kantor Pos II Yogya mendukung
sepenuhnya ancaman mogok nasional para karyawan PT Pos jika hingga
Kamis (5/4) Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) tidak ditandatangani.
Para pegawai PT Pos Cabang Yogya sendiri sebenarnya juga sudah
melakukan aksi menuntut kenaikan gaji, namun aksi yang dilakukan
sebelumnya hanya sebatas mengenakan pita biru tanda keprihatinan
mereka.---
Ada Indikasi Dua Instansi Lelang Tanah
Kota, Bernas---
Kasus-kasus pelelangan aset milik instansi yang dilimpahkan ke
daerah ternyata tidak hanya terjadi pada kendaraan, namun sudah
mengarah ke aset tanah. Indikasi adanya pelelangan tanah dan
bangunan di dua instansi di lingkungan Pemda DIY itu dilaporkan
oleh BPKP kepada Pansus Lelanggate.--
SEPUTAR YOGYAKARTA
7 Lowongan Bank Pasar Dilamar 324 Orang
Wates, Bernas---
Guna mengisi kekosongan jabatan Direktur dan staf di PD BPR Bank Pasar Kulonprogo, salah satu BUMD milik
Pemkab setempat, hingga Selasa (3/4) kemarin sudah tercatat 324 orang yang mengajukan lamaran. Padahal lowongan
yang tersedia hanya untuk 7 posisi, masing-masing 1 posisi Direktur dan 6 posisi staf.-
Pemkab Rekrut 8 Bekas Kamra
*Pegawai Masuk Kantor Pakai Karcis
Sleman, Bernas--
Setelah beberapa waktu lalu di kompleks Pemkab Sleman terjadi 4 kasus pencurian sepeda motor (Curanmor),
kini pemerintah setempat meningkatkan kewaspadaan dengan merekrut 8 orang Satpam bekas Kamra Sleman. Mereka
bertugas mengawasi keluar masuknya kendaraan di kompleks perkantoran Bupati Sleman.-
*Pengurus DPD PAN Dilantik 8 April
Massa PAN Cekal Susi Esanedi
Sleman, Bernas---
Meskipun beberapa waktu lalu massa simpatisan PAN Sleman banyak yang tidak mengakui keberadaan pengurus
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sleman hasil Musda November 2000 lalu, namun pengurus tetap akan dilantik
secara resmi pada Minggu (8/4) depan. Tetapi massa PAN dari Gamping dan Minggir berencana akan mencekal anggota
FAN DPRD Sleman, Drs H Susi Esanedi agar tidak menghadiri pelantikan itu.-
PELAYANAN KOTA
Banyak Lampu Penerangan Jalan Mati
Kota, Bernas---
Di jalan-jalan Kota Yogyakarta memang banyak berjajar lampu
penerang jalan, tapi ternyata banyak pula yang tidak berfungsi
alias mati, tidak terawat, pecah dan bahkan hilang. Padahal, pajak
penerangan jalan dibebankan pada masyarakat, yaitu sebesar 8 persen
dari jumlah rekening listrik yang harus dibayar.
---
Jelang pilihan Bupati Kulonprogo dan Walikota
"Ora Memenuhi, Coret Aja"
Kota, Bernas---
Berkait pemilihan bupati Kulonprogo dan walikota Yogyakarta
yang akan berlangsung beberapa bulan lagi, Gubernur DIY Sri Sultan
Hamengku Buwono X mengatakan, siapa pun yang akan menjabat mestinya
harus bisa menerjemahkan dan mengatasi problematika dan kekurangan
dari lima tahun yang lalu.
---
Tata Cara Baru dalam Muscab Ikadin DIY
Kota, Bernas--
Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin)
DIY 20-21 April mendatang akan dilakukan dengan tata cara baru.
Kalau pada Muscab yang pertama hingga keempat yang lalu hanya
memilih ketua umum saja, dalam Muscab ke-5 nanti akan dilakukan
pemilihan tiga ketua, yaitu Ketua Umum, Ketua Dewan Penasihat, dan
Ketua Dewan Kehormatan Advokat.--
BISNIS
Keluhan UKM Direspon Bank Mandiri
Yogya, Bernas---
Keluhan sejumlah pengusaha kecil dan menengah yang disampaikan melalui Forum Komunikasi Usaha Kecil
Menengah (FK UKM) mengenai sulitnya mendapat kredit dari bank, termasuk dari Bank Mandiri, mendapat
tanggapan dari Bank Mandiri dan PT (Persero) Angkasa Pura I.
Bank Pihak Bank Mandiri mengundang FK UKM untuk mengad
---
KRIDA
PSS Jajal Gama Sore Ini
Sleman, Bernas---
Setelah menjalani latihan berat selama sepekan, para pemain
Laskar Sembada PSS Sleman akan ditampilkan dalam 2 pertandingan uji
coba 2 hari berturut-turut melawan tim lokal di home ground-nya,
Stadion Tridadi, Sleman. Pada uji coba pertama yang digelar Rabu
(4/4) sore ini, PSS dijajal PS Gadjah Mada (Gama) Yogyakarta. Uji
coba kedua melawan tim Persig Gunungkidul akan dilangsungkan, Kamis
(5/4).
---
HIBURAN
Topan Pamer Lukisan di Jembatan Kewek
Yogya, Bernas---
Seorang pelukis bernama Topan, menggelar karya lukisnya di
jembatan Kewek Yogya. Pameran lukisan itu menyita perharian
masyarakat. Para pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintas
jembatan itu, juga ikut melihat aksi Topan, seorang mahasisiwa
Akademi Seni Rupa dan Grafis (AKSERI) yang menggelar pameran
tunggal karya lukisnya bertajuk Asli Ilegal.
---
Karya Lomba Foto di Bentara Budaya
Yogya, Bernas---
Hasil karya lomba foto Yogya Kita yang digelar sejak bulan
Februari lalu oleh Lembaga Pers Mahasiswa (HIMMAH) Universitas
Islam Indonesia (UII), akan dipamerkan di Bentara Budaya Kamis
(5/4). Sekitar 74 karya foto akan dipamerkan.
---
MAGELANG PLUS
Karyawan Posindo Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
Semarang, Bernas---
Sebagai rasa solidaritas terhadap seluruh karyawan PT Pos Indonesia yang ditolak permohonan kenaikan gajinya,
karyawan Posindo wilayah VI Jateng-DIY yang berkantor di Jalan Sisingamangaraja Semarang juga melakukan aksi demo
damai sebagai wujud keprihatinan.
---
Mantri Polisi Jual Beras JPS
Cilacap, Bernas---
Penyimpangan beras Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dengan
melibatkan pejabat, kembali terjadi di Kabupaten Cilacap. Kali ini,
kasus penyimpangan beras JPS sebanyak 5,78 ton yang terjadi di
wilayah Kecamatan Patimuan, melibatkan Mantri Polisi Pamong Praja
(MPP) setempat Didik Herdiman BSc
---
Warga Kaliputih Khawatir Aksi Balas Dendam
Kebumen, Bernas--
Aksi pengadilan jalanan yang menewaskan Sukarno (42) warga
Kaliwiro, Wonosobo oleh ratusan orang warga Kaliputih, Kecamatan
Alian, Kebumen, memicu ketegangan. Sejumlah kawan korban yang rata-
rata berasal dari Desa Kaligowong, Kecamatan Alian tidak bisa
menerima aksi tersebut dan dikhawatirkan akan menuntut balas
---