Kamis, 12 April 2001


BERITA UTAMA

Mbok Iruk Ikut Ambruk

SIAPA yang tidak teriris hatinya, melihat rumah yang susah payah dibangun, sedikit demi sedikit digerus luapan air? Mbok Rukinah, warga Jurang Bodon, Jagalan, Banguntapan, Bantul, Rabu (11/4) tidak bisa menutupi kegalauan hatinya. Ketika air sungai mulai memangsa rumahnya, air matanya pun meleleh membentuk sungai kecil di kedua pipinya. Sedangkan matanya menatap dalam ke badan rumahnya yang terancam keselamatannya.---

Rumah Kos Dikepung, Mahasiswi Pingsan

Depok, Bernas--- Rumah kos yang dikelola kakak-beradik, Noval alias Acos (21) dan Endro, di Jalan Anggajaya, Dusun Gejayan RT 3/RW 29 Desa Condong Catur, Depok, Sleman, Selasa (10/4) mulai pukul 22.30 digerudug ratusan warga setempat. Warga juga mengepung di luar pagar rumah kos itu hingga Rabu (11/4) pagi. Kemarahan warga itu terjadi, karena dua pemuda setempat dihajar di tempat kos itu.--

Memo II Turun Massa Jatim Bergerak

* Matori: Mega Tak Suka Adu Otot

Surabaya, Bernas--- Ketua PWNU Jatim Ali Maschan Moesa meminta, agar kekerasan yang dilakukan elit politik secepatnya dihentikan. Karena respon dari masyarakat bawah semakin besar. Dia juga mengingatkan, jika memo II diberikan kepada Gus Dur, maka gerakan massa Gus Dur di bawah akan semakin kuat. ---

Beberapa Anggota Dewan Sesalkan Sikap Syukri

Danurejan, Bernas--- Langkah anggota DPRD DIY Syukri Fadholi mengembalikan kelebihan gajinya ke bagian keuangan DPRD DIY masih menimbulkan pro dan kontra di dalam tubuh dewan sendiri maupun di luar dewan. Ketua DPW PPP DIY dr Fauzi ketika dihubungi Bernas Rabu (11/4) mengaku bangga dan mendukung penuh langkah yang telah dilakukan kadernya itu. Namun, beberapa anggota dewan yang lain menyesalkan sikap Syukri.---


METRO YOGYAKARTA

Kantor Lelang Turut Rekayasa

Danurejan, Bernas---- Langkah Pansus Lelanggate DPRD DIY terus berlanjut. Jika sehari sebelumnya ke Kanwil Departemen Koperasi (Depkop), Rabu (11/4) Pansus ke Kanwil Deperindag. Hasil sementara pencermatan di dua instansi itu terbukti Kantor Lelang Yogya berperan penting dalam rekayasa pelelangan dan otomatis telah menipu pemerintah pusat.---

Korban Hacker Surati Polda

Depok, Bernas--- Para korban yang merasa dirugikan ulah para hacker Yogya mengadu secara resmi ke Kepala Direktorat Reserse (Kadit Serse) Polda DIY Komisaris Besar Polisi Drs Toto Sunyoto melalui surat. Ny Barbara Parker yang beralamat di Thame, Oxon - Ox9 - 3XX United Kingdom, misalnya, melalui suaminya, Colin G Parker mengaku telah dirugikan seorang hacker berinisial AV di Yogya. Surat pengaduan yang dikirim langsung ke meja Kadit Serse Polda DIY itu dilayangkan tertanggal 15 Maret 2001 lalu.---

Dibentuk Tim Pemantau Minyak

Danurejan, Bernas---- Kelangkaan minyak tanah di wilayah DIY belakangan ini, mendorong Komisi B untuk membentuk tim pemantau gabungan antara Komisi B dengan Biro Perekonomian, Pertamina dan Hiswana Migas untuk memantau distribusinya. Itu diusulkan oleh anggota Komisi B DPRD DIY Nur Achmad Affandi dalam audiensi di ruang komisi Rabu (11/4). "Kepentingan Dewan dalam hal ini agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan tidak hanya dipermainkan oleh kalangan bisnis saja," ujarnya.---


SEPUTAR YOGYAKARTA

PU Fraksi Hambar, Ketua DPRD Sleman Dikecam

Sleman, Bernas---- Hambarnya materi pandangan umum (PU) fraksi-fraksi di DPRD Sleman terhadap nota pengantar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Sleman yang berlangsung Senin (9/4), membuat Ketua DPRD setempat, Jarot Subiyanto dikecam masyarakat melalui telepon.--

162 Gedung SD Rusak Parah

Wonosari, Bernas--- Ternyata bangunan gedung SD Candirejo I di Kecamatan Semin, Gunungkidul bukan satu-satunya gedung SD yang rusak parah dan memprihatinkan. Masih terdapat 162 gedung SD lainnya yang kon- disinya memprihatinkan dan sebagian bahkan sudah tidak layak digu- nakan untuk kegiatan belajar mengajar---

Tatib Pemilihan Bupati Akal-akalan

Wates, Bernas---- Tata tertib (Tatib) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo yang dalam pekan ini sedang gencar-gencarnya disosialisasikan, dinilai sebagai Tatib akal-akalan. Terutama pada pasal yang mengatur tentang money politics atau politik uang, dianggap ambigu dan justru mengamankan posisi anggota dewan untuk tetap bermain politik uang dalam pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kulonprogo.-


PELAYANAN KOTA

Akupunktur Tak Rusak Syaraf

Gondokusuman, Bernas---- Penyembuhan lewat akupunktur (tusuk jarum) sudah ada sejak 5.000 tahun lalu. Dalam perkembangannya, penyembuhan dengan cara ini secara ilmiah sudah terbukti manfaatnya. Bahkan sejak tahun 1999, penyembuhan akupunktur bukan lagi menjadi alternatif penyembuhan penyakit, tetapi sudah berfungsi sebagai komplementer (pelengkap) penyembuhan penyakit. ---

Peringatan Wafat Isa Almasih

Ditandai Visualisasi Penyaliban

Gondokusuman, Bernas--- Peringatan Wafat Isa Almasih, Jumat (13/4), akan ditandai dengan visualisasi dalam bentuk drama singkat mengenai proses penyaliban Yesus. Peragaan proses penyaliban dimulai sejak Yesus dijatuhi hukuman mati hingga wafat di kayu salib dan dimakamkan. Visualisasi penyaliban itu akan dilakukan di beberapa gereja Katolik dalam ibadat Jalan Salib besok mulai pukul 07.00. ---


BISNIS

Harga Susu Bakal Naik Lagi

Gondokusuman, Bernas--- Harga susu bubuk maupun cair minggu depan bakal naik lagi, kendati pekan lalu beberapa produsen sudah menaikkan harga.

Menurut Manajer Toko Superindo, Budi Santoso, kenaikan harga susu itu menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk industri per 1 April 2001 lalu ---


KRIDA

Pergerakan Pemain Perlu Dibenahi

Sleman, Bernas--- Permainan defensif yang disiapkan Laskar Sembada PSS Sleman untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada partai tunda putaran I kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Surabaya, Minggu (15/4), masih perlu dipoles lagi. Meski secara umum sudah lumayan, tapi masih ada kekurangan yang perlu segera dibenahi.---


HIBURAN

Puskat Garap Film Kritik Sosial

Depok, Bernas--- Puskat Audio Visual pimpinan Fred Wibowo kini sedang menggarap telesinema yang direncanakan ditayangkan di Indosiar mulai akhir April ini. Dari 52 episode yang disiapkan, 3 judul telah selesai digarap. ---


MAGELANG PLUS

Ratusan Satgas PDI-P Datangi Kejari

* Kecewa Dua Penganiaya Satgas Divonis 1 Bulan

Kota Mungkid, Bernas--- Dua terdakwa pelaku penganiayaan Satgas PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, masing-masing Adi Juni dan Amin Su-trisno divonis 1 bulan penjara oleh majelis hakim PN Kabupaten Magelang yang diketuai Sutoyo SH. Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih ringan 15 hari dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Winawa, SH. ---

Pentas Didi Kempot Diwarnai Lemparan Batu

Kendal, Bernas--- Makin hari, situasi dan kondisi di Kendal semakin kurang kondusif bagi penampilan para artis beken. Setelah Evi Tamala ditimpuk lumpur pada wajahnya saat pentas di Stadion Madya Kendal, awal April silam, giliran Didi Kempot dan kawan-kawannya nyaris kena lemparan batu. ---


NASIONAL

Sholikul Tewas Membakar Diri

Kudus, Bernas--- Banyak jalan pintas mengakhiri kehidupan di dunia ini. Namun cara yang ditempuh pemuda lajang bernama Sholikul Hadi (28) sungguh sangat mengerikan. Pada tengah malam buta, Senin (9/4) dini hari sekitar pukul 02.00 ia tiba-tiba menyiram tubuhnya dengan seember minyak tanah dan menyulutnya. Tindakan nekad Sholikul berakibat fatal. Selang 10 jam kemudian Sholikul tewas di RSU Swadana Kudus. Sekitar 95 persen tubuh Sholikul melepuh akibat amuk- an api. ---

Amien Dinilai Emosional dan Provokatif

Semarang, Bernas--- PNI Bung Karno 27 minta agar Ketua MPR, Amien Rais mundur karena kesalahan-kesalahan yang ia lakukan. Ucapan dan tindakan Ketua Umum PAN tersebut tidak sesuai lagi. Ia dinilai emosional, provokatif dan tidak berpikir. ---