Senin, 16 April 2001
BERITA UTAMA
2004, Lalu Apa?
Riswandha Imawan
MASYGUL. Mungkin inilah kata yang paling tepat untuk menggambarkan situasi batin dan suasana
psikologis masyarakat Indonesia melihat perkembangan politik akhir-akhir ini. Mereka masygul menyaksikan para
pendekar demokrasi justru tidak mampu bertindak secara demokratis. Masygul melihat mereka berteriak "militer
keluar dari politik," tapi tingkah-laku mereka lebih militeristis dari pada militer sendiri.---
PBNU Setuju Pemilu Dipercepat
* Untuk Hindari Bentrok Sosial
Cilegon, Bernas----
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menyatakan
setuju pemilu dipercepat, karena hal itu menjadi solusi terakhir
guna merukunkan para elit politik. Kerukunan elit itu akan mampu
meredam konflik horizontal meski biayanya akan mahal.---
Art Fashion Plastik Tampilan Unik
* MarketDAY Jilid 6 Berakhir
Gondokusuman, Bernas---
Sajian MarketDAY Jilid 6 hari terakhir, Minggu (15/4), diisi oleh tampilan unik bertajuk Plastique World
Syndrome. Tampilan dalam format fashion show yang disajikan Toxic Street dan Bedebah Sub Culture dalam balutan art
fashion, itu adalah semacam gugatan bagi dunia kecantikan yang bersifat plastis--
Dipakai Sembunyi Penjahat, 14 Hektar Tebu Dibakar
Gamping, Bernas----
Gara-gara dipakai penjahat bersembunyi, 14 hektar tanaman tebu siap tebang milik PD Madukismo di Bulak
Watu Lempeng, Dusun Perengdawe, Desa Balaicatur, Kecamatan Gamping, Sleman, sekitar pukul 9.45 Minggu (15/4)
kemarin dibakar. Sayangnya, meski hampir seluruh tanaman tebu tersebut telah hangus, namun penjahat yang diburu
tetap tidak berhasil ditemukan.
---
Persebaya Hantam PSS 6-0
Surabaya, Bernas---
Harapan Laskar Sembada PSS Sleman meraih nilai 1 di Surabaya tak kesampaian. PSS yang tampil tak
konsisten dengan permainan bertahannya, dipaksa menelan kekalahan mencolok 0-6 (0-1) oleh Persebaya Surabaya pada
pertandingan tunda putaran I kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Stadion Gelora
10 Nopember Surabaya, Minggu (15/4) petang.---
Latihan "Perang" Berlanjut di Banyuwangi
* Mahfud: Hukum Terancam Kebencian Politik
Surabaya, Bernas----
Pendukung Presiden Gus Dur sampai Minggu (15/4) kemarin terus melakukan latihan perang-perangan,
seperti terjadi di Banyuwangi. Anggota Pasukan Berani Mati (PBM) itu berlatih di tengah hutan pinus, sekitar 30 Km
dari Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.---
Jenderal "Mbalelo" akan Digeser
Jakarta, Bernas---
Menjelang pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap jawaban Presiden Gus Dur atas memorandum I akhir
April ini, di lingkungan TNI beredar kabar tentara kontra Presiden bakal digusur. Posisi Panglima TNI Laksamana Widodo
AS, KSAD Jenderal TNI Endriatono Sutarto, dan Pangdam Jaya Bibit Waluyo disebut-sebut bakal diganti oleh orang baru
angkatan 70-an, yang dikenal dekat dengan Gus Dur. ---
METRO YOGYAKARTA
Kelebihan Gaji Syukri Belum Digunakan
Syukri Terima Jampi Stress Award
Danurejan, Bernas----
Ketua Fraksi Persatuan DPRD DIY Syukri Fadholi sampai sejauh
ini belum menandatangani nota tertulis penyerahan kelebihan gaji
yang sudah dilakukannya sejak Selasa (10/4) yang lalu. Hingga kini
pun, staf bagian keuangan DPRD DIY Widayati mengaku belum bertemu
dengan Syukri Fadholi.---
FAN Jamin Posisi Pimpinan Dewan
Umbulharjo, Bernas---
Sejumlah Pimpinan Dewan Kota seperti Wakil Ketua II Nanda
Irwan SH dan Wakil Ketua III M Wahid SAg yang terancam tergeser
sementara waktu boleh bernafas lega. Sebab, Ketua FAN Herman
'Dody' Isdarmadi secara tegas telah menyatakan posisi para
pimpinan Dewan itu aman. "Setidaknya sampai dilangsungkannya
Sidang Paripuna hari Senin (hari ini-red) posisi mereka aman,"
ujarnya kepada wartawan, Sabtu (14/4).---
Tinggi Pelanggaran Mobil Angkutan Barang
Umbulharjo, Bernas----
Tingkat pelanggaran yang dilakukan mobil angkutan barang cukup
tinggi. Terbukti setiap bulan rata-rata tercatat 200 pelanggar di
dua jembatan timbang. Jenis pelanggaran yang dilakukan sebagian
besar karena kelebihan berat muatan.---
SEPUTAR YOGYAKARTA
Aktivitas Ngawen hanya Setengah Hari
Ngawen, Bernas---
Tidak adanya jalur ekonomi yang langsung menghubungkan
Kecamatan Ngawen, Gunungkidul dengan Kabupaten Klaten, mengakibat-
kan Kota Ngawen menjadi kota mati tiap menjelang sore dan malam
hari. Praktis aktivitas di kota ini hanya berlangsung setengah
hari.--
Aktivitas Ngawen hanya Setengah Hari
Ngawen, Bernas---
Tidak adanya jalur ekonomi yang langsung menghubungkan
Kecamatan Ngawen, Gunungkidul dengan Kabupaten Klaten, mengakibat-
kan Kota Ngawen menjadi kota mati tiap menjelang sore dan malam
hari. Praktis aktivitas di kota ini hanya berlangsung setengah
hari.---
Tidak Satu pun LSM Terdaftar di PN Wates
Wates, Bernas---
Tudingan bahwa Tata Tertib (Tatib) pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kulonprogo memberangus hak-hak sipil,
ternyata cukup beralasan. Sebab hingga Sabtu (14/4) tidak ada satu pun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang resmi
terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Wates, sehingga hampir bisa dipastikan tidak ada satu pun lembaga yang berhak
mengadukan bila terjadi praktek politik uang atau money politics dalam pemilihan yang akan berlangsung bulan Juni
mendatang.----
PELAYANAN KOTA
Coba-coba Narkoba Karena Gratis
Pakualaman, Bernas---
Modus operandi yang digunakan pengguna narkoba dalam
memperkenalkan pada orang awam, yang belum pernah memakai, adalah
dengan memberinya secara cuma-cuma alias gratis. Dengan begitu,
biasanya kemauan seseorang untuk coba-coba akan muncul.
---
Entis, Ketua Terpilih PW Fatayat NU DIY
Tanggung Jawab Lumayan Berat
Depok, Bernas---
Konferensi Wilayah (Konferwil) VIII Fatayat NU DIY di Asrama
Haji Jalan Lingkar Utara Yogyakarta, yang berlangsung Sabtu dan
Minggu (14-15/4), akhirnya menetapkan Choiratun Chisan SAg atau
Entis sebagai Ketua PW Fatayat NU DIY. Entis menggantikan Dra
Habibah Mushthofa yang habis masa kepengurusannya dan sejak awal
tidak bersedia dicalonkan kembali.
---
Penertiban Bus Kota Terancam Mentok
Umbulharjo, Bernas----
Penertiban angkutan kota yang telah direncanakan Dinas Lalu-
lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) DIY terancam mentok. Bahkan tim
penilai bus kota yang telah dibentuk terancam akan sia-sia.
Pasalnya, alokasi dana atau anggaran yang dibutuhkan untuk hal
tersebut masih "digantung" DPRD DIY. Sedang keputusan final
mengenai anggaran tersebut akan ditentukan sekitar 5 Mei 2001.
---
BISNIS
Ingin Jadi Entertainer Sejati
BAGI Mona Puspita Sari, pekerjaan mengelola acara hiburan
(entertainment) adalah pekerjaan yang sangat mengasyikan dan dapat
memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus memberikan informasi
mengenai dunia seni dan hiburan.
---
KRIDA
Slemania Seturan Tertib Administrasi
Sleman, Bernas----
Meskipun jumlah anggota Slemania Seturan terbilang kecil,
yaitu hanya 40 orang, namun dalam setiap penampilanya selalu bisa
menarik perhatian masyarakat, karena selalu tertib, baik tertib
atraksinya, atribut, maupun administrasinya. Saking tertibnya
Slemania Seturan, koordinator Slemania wilayah (Korwil) timur, Agus
Dewantoro, memilih pertemuan bulanan Slemania korwil timur yang
akan diselenggarakan tanggal 20 April nanti, di base camp Slemania
Seturan.---
BK-Kiky Solo Rajai Kejurnas Kart Race di Yogya
Umbulharjo, Bernas ----
Tim BK Kiky Solo merajai perolehan gelar juara seri II
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kart Race 2001 bertajuk Gudang Garam-
VSC Kart Race & Road Race (GGVKRRR) 2001 di sirkuit Mandala Krida
Yogyakarta, Minggu (15/4). Bermaterikan 4 pegokart nasional, Sinyo
Haryanto, Ryan Haryanto, Rio Haryanto dan Wirawan, tim BK-Kiky Solo
sukses besar dengan memborong 12 gelar juara.---
HIBURAN
UPN Gelar Apresiasi Seni
Depok, Bernas----
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unveritas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogya mengadakan acara
bertajuk Gelar Apresiasi Seni (GAS) dalam rangka Dies Natalisnya ke-7. Berbagai kegiatan seni diselenggarakan, 8-14
April.
---
10 Lagu Keroncong dan Campursari Terbaik 2001
Solo, Bernas---
Ketua Yayasan Seni Musik (YSM) "Hanjaringrat", Andjar Any di Solo, Kamis (12/4) mengatakan, Lomba Cipta
Lagu Keroncong dan Campursari se-Jawa 2001 yang diadakan YSM "Hanjaringrat" telah menetapkan 10 lagu terbaik, lima
juara jenis lagu keroncong dan lima juara jenis lagu campursari.
---
MAGELANG PLUS
Bupati Setuju Preman Dilibatkan
Kota Mungkid,Bernas---
Bupati Magelang, Drs H Hasyim Afandi mengizinkan jika para
"preman" yang berada di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB)
ingin berperan aktif dalam mengembangkan objek wisata tersebut.
Hanya saja hal itu dimungkinkan dengan syarat, mereka benar-benar
bertanggungjawab dan bersedia mengubah perilakunya menjadi
positif.
---
Pria Muda Tewas Dimassa Warga
Kendal, Bernas---
Pria muda berusia sekitar 25 tahun, Jumat (13/4) dinihari, tewas mengenaskan di tangan puluhan pemuda Dukuh
Gempol, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Tulang tengkoraknya pecah terkena hantaman benda tummpul. Mata,
pipi kanan kiri lebam dan perutnya lecet. Jenasahnya dikirim ke RSUD dr Soewondo pukul 01.30 WIB, tanpa selembar
identitaspun.
---
14 Anggota FPDI-P Banjarnegara Mundur
Banjarnegara, Bernas----
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banjarnegara yang berlangsung ricuh Kamis (12/4) lalu, dengan
kemenangan telak pasangan Drs H Djasri ST MM - Drs Hadi Supeno, Msi sebagai bupati dan wakil bupati periode
2001-2006, kini berbuntut.
---