Kamis, 19 April 2001
BERITA UTAMA
Kompor Meledak Rumah Terbakar
Girimulyo, Bernas---
Ketika sedang merebus telur, kompur minyak meledak dan mengakibatkan
tiga orang luka bakar dan hingga semalam mereka sempat dirawat di RSU PKU
Muhammadiyah dan kemudian dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogya. Peristiwa
kebakaran ini, terjadi di Patihombo RT 16, RW 08, Purwosari, Girimulyo,
Kulonprogo, Rabu (18/4) pagi sekitar pukul 09.00..---
Rumah Anggota DPR Dijaga Ketat Aparat
* Soesilo Bantah Pejabat Keamanan Beda Pendapat
Jakarta, Bernas--
Tekad massa pendukung Presiden Abdurrahman Wahid untuk
nggruduk Jakarta menjelang Sidang Paripurna DPR, membuat
anggota DPR keder juga. Sehingga, menjelang 30 April rumah
anggota DPR di Kalibata maupun rumah pimpinan DPR, akan dijaga
ketat aparat keamanan.--
PAN Resmi Dukung Mega Jadi Presiden
Sanur, Bernas---
Secara mengejutkan, pada akhir Rakernas PAN di Denpasar, Ketua Umum PAN
Amien Rais menegaskan kepada publik, partainya tanpa basa-basi dan tanpa
kata-kata bersayap, mendukung sepenuhnya Megawati Soekarnoputri menjadi
presiden
---
IMF "Gantung" Nasib Indonesia
Jakarta, Bernas---
Di tengah situasi ekonomi yang tak menentu, nasib Indonesia malah
"digantung" Dana Moneter Internasional (IMF). Soalnya, masalah
membengkaknya defisit APBN 2001 benar-benar dipersoalkan IMF. Akibatnya,
kesepakatan Letter of Intent (LoI) masih harus terkatung-katung karena IMF
menunggu kepastian selesainya revisi APBN 2001. Ini berarti pula `ganjalan`
terhadap pencairan pinjaman 400 juta dolar AS yang Desember 2000 sudah
ditunda.---
METRO YOGYAKARTA
Tulis di Bernas, Karyawan DPRD Dipanggil Dipenda
Danurejan, Bernas---
Seorang karyawan Sekretariat DPRD DIY, Bambang Sulistyana
yang menulis artikel di harian Bernas berjudul 'Mengurai
Benang Kusut di Samsat', langsung dipanggil Kepala Dipenda DIY
Ir Tri Martinidi ruang rapat kantor PT Jasa Raharja Cabang Jl
Magelang Yogyakarta, Rabu (18/4), untuk diklarifikasi. Namun
atas kesepakatan anggota dewan, Bambang Sulistyana menolak
hadir.---
Gaji Syukri Dibagi Rata
Danurejan, Bernas---
Uang kelebihan gaji anggota DPRD DIY Syukri Fadholi
sebesar Rp 2.160.000 yang telah diserahkan ke bagian keuangan
DPRD DIY, Selasa (10/4) lalu, sudah dibagi sama rata untuk 80
karyawan sekretariat dewan, Senin lalu (16/4). Mereka yang
menerima terdiri dari kepala-kepala bagian sampai ke penjaga
malam dan tenaga honorer yang masing-masing mendapatkan Rp
27.300.---
SEPUTAR YOGYAKARTA
*40 Hari Tewasnya Soekarno HP
Diingatkan Terjadinya Kompromi Hukum
Wonosari, Bernas----
Satuan Tugas Pengamanan dan pengawalan Pasanda Batalyon IV
Banteng Bukit PDI-P Gunungkidul mengingatkan agar tidak terjadi
upaya-upaya kompromi hukum di tingkat pusat dan daerah dalam me-
nyelesaikan kasus tewasnya Dan Pasanda PDI-P Gunungkidul, Soe-
karno HP. Juga kompromi dengan aparat penegak hukum, bagaimanapun
bentuknya.--
LPJ Bupati Akhirnya Diterima Dewan
*FAN Abstain, FK Belum Bisa Menerima
Sleman, Bernas---
Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Sleman tahun anggaran 2000 akhi-
rnya diterima DPRD setempat dengan hasil akhir satu fraksi abstain, empat
fraksi menerima dan satu fraksi belum bisa menerima dan mengharuskan adanya
pembetulan. Dengan komposisi itu, Ketua DPRD Jarot Subiyantoro mengetuk palu
tanda menerima LPJ Bupati dalam acara pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD
Sleman, Rabu (18/4) di ruang sidang DPRD Sleman.---
Susanto Mengaku Sendirian Membunuh Haryanto
Sleman, Bernas---
Terdakwa kasus pembunuhan terhadap Haryanto di Ngaglik, Sleman, Susanto
(26) warga Purwodadi, Grobogan, Jateng mengaku pembunuhan itu dilakukan
sendiri tanpa melibatkan dua terdakwa lainnya, Purnadi (27) yang juga kakaknya
dan Tri Martono. Sedang motifnya sendiri, Susanto ingin memiliki sepeda motor
milik korban.----
PELAYANAN KOTA
Soal Haji, Depag Perlu Libatkan Pihak Luar
Umbulharjo,Bernas----
Berdasarkan pengalaman di lapangan, banyak keluhan berkaitan
dengan pelayanan jemaah haji. Karena itu, sudah selayaknya
Departemen Agama (Depag) bekerja sama dengan pihak lain agar
lebih profesional dalam memberikan pelayanan.---
Sistem Pendidikan Pasung Kreativitas-Kecerdasan
Gondokusuman, Bernas---
Sistem pendidikan nasional yang ada selama ini perlu segera
direkonstruksi dan disesuaikan dengan perkembangan serta
kebutuhan zaman. Sebagai bentuknya, Undang-undang No 2 Tahun 1989
tentang sistem pendidikan nasional perlu segera dirubah
---
RAPBD DIY 2001 Abaikan Hak-hak Rakyat
Wakil Ketua DPRD DIY: Kurangi Pegawai
Danurejan, Bernas----
Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DIY tahun
2001 dinilai telah mengabaikan hak-hak yang seharusnya diterima
rakyat. Sebab, anggaran belanja pembangunan hanya sebesar Rp 32,5
juta, atau cuma 9,6 persen dari volume anggaran rutin yang
besarnya mencapai sekitar Rp 257,5 juta. Artinya, 90,4 persen
sumber daya pembangunan daerah justru diprioritaskan untuk
kepentingan birokrasi, yaitu gaji pegawai, dan bukan untuk
kepentingan rakyat.
---
BISNIS
Nasha Ikut Ramaikan Pasar Mocin
Magelang, Bernas----
Satu lagi merek sepeda motor Cina (mocin) dipasarkan di Kota
Magelang melengkapi mocin lain yang sudah lebih dulu ada.
Meskipun masih tergolong baru dan belum banyak dikenal, diyakini
Nasha --merek Mocin baru itu, akan mampu merebut simpati
masyarakat luas. Pasalnya Nasha memiliki beberapa kelebihan.
---
Perajin Perak Pambang Kesulitan Modal
Paliyan, Bernas---
24 unit usaha perajin perak di Desa Pampang, Kecamatan
Paliyan, Gunungkidul, kesulitan modal. Meskipun usahanya sudah
berlangsung 20 tahun -- kini punya 52 tenaga kerja, tetapi masih
sulit berkembang.
---
Meraih Sukses Berkat Mie Ayam
SLAMET Hadi Prayitno -- biasa dipanggil Pak Sronto, karena
wajahnya mirip dengan tokoh serial Mbangun Desa yang ditayangkan
TVRI Yogyakarta, seperti halnya orang asal Wonogiri terkenal ulet
dalam bekerja. Keuletan Slamet ini terlihat ketika ia menggeluti
usaha sebagai pedagang mie ayam.
---
KRIDA
Pelita Solo Dapat Teguran FIFA
Jakarta, Bernas---
Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) mengirim surat
teguran kepada PSSI sehubungan dengan laporan seorang pemain
asing asal Prancis Diabate Seran yang dikontrak klub Pelita Solo.
Humas PSSI Eddi Elison, kemarin, di Jakarta, mengatakan pada
dasarnya surat teguran itu ditujukan kepada Pelita Solo, klub
yang pernah mengontrak Diabate Seran.---
Gapura Belum Kebobolan
Sleman, Bernas---
PS Gapura kembali meraih kemenangan dalam kompetisi an-
tarperkumpulan anggota Divisi Divisi Utama Perserikatan Sepakbola
Sleman (PSS) 2000-2001 Grup Barat. Setelah menekuk PS Pemda 4-0
dan UNY 3-0, Gapura pun berhasil menaklukkan Telaga Utama (TU) 2-
0 (0-0) pada penampilan ketiganya di Lapangan Gendengan, Mar-
godadi, Sleman, Rabu (18/4).---
HIBURAN
Sketsa dan Gambar Bentuk Dipamerkan
Depok, Bernas---
Pameran sketsa dan gambar bentuk yang dipamerkan Unit Seni Rupa UKM Seni
UGM, terkesan sederhana. Bentuk-bentuk yang ditampilkan layaknya seperti para
seniman yang baru berkecimpung dalam seni menggambar.
---
Wayang Suket untuk Perdamaian
Mergangsan, Bernas---
Wayang Suket itu sebetulnya dolanan anak-anak ini di desa. Ketika ker-
bau, sapi atau kambing sibuk makan rumput, bocah angon (anak gembala) mencoba
menirukan para dalang yang memainkan wayang. Jadilah, rumput-rumput di
sekitarnya dimanfaatkan untuk dijadikan model wayang, layaknya seorang
dalang.
---
MAGELANG PLUS
Satpam SMK Kartini Pukul Pembina Osis
Purworejo, Bernas---
Panji Bagus, petugas keamanan SMK Kartini Purworejo, Selasa
(17/4) lalu diadukan oleh kepala sekolah setempat ke Kantor
Depdiknas Purworejo. Warga Sindurjan, Purworejo itu yang baru
mulai bekerja sejak Kamis (12/4) itu dilaporkan telah memukul
Tumiyo, guru pembina OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yang
juga pembantu petugas keuangan sekolah tersebut.
---
Walikota Tetapkan Dwi Susanto Jadi Dirut PDAM
Magelang, Bernas---
Setelah beberapa waktu kosong, jabatan Direktur Utama PDAM
Kota Magelang akhirnya terisi. Walikota Magelang H Fahriyanto
menunjuk Dwi Susanto Suryadi SH sebagai orang nomor satu di BUMD
tersebut pada pelantikan pejabat eselon II, III dan IV
dilingkungan Pemkot Magelang, Rabu (18/4). Sebelumnya, Suryadi
menjabat Kepala Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil merangkap
Ymt Dirut PDAM selama dua tahun.
---
Keserakahan dan Korupsi Meningkat Tajam di Indonesia
Magelang, Bernas---
Posisi bidang pendidikan yang saat ini masih sangat
dianaktirikan dan mendapat porsi perhatian yang sangat tidak
adil. Ini terlihat dari APBD salah satu daerah yang memberi porsi
anggaran pendidikan sebesar Rp 881,6 juta, sedangkan untuk
anggaran transportasi pegawai sampai 8,9 miliar.
---
Gara-gara Pertunangan Diputus
Tri Cs Serbu Rumah Tunangan
Klaten, Bernas---
Tri Purwanto (25) bersama-sama dengan warga Dusun
Kwageyan, Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, mengamuk
di rumah SB Wahyudi (48) warga Desa Karangwungu, Kecamatan
Karangdowo, Klaten, Selasa (18/4) sekitar pukul 20.00.
Pasalnya, warga Kwageyan mengira SB Wahyudi telah menyuruh
beberapa oknum TNI AU Surakarta untuk memutuskan pertunangan
Tri dengan Nurul (17), putri SB Wahyudi.
---