Dinkes Acuhkan Larangan Peredaran Obat Flu

Kota Mungkid, Bernas
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang bersikap acuh tak acuh menanggapi larangan peredaran 55 merk obat flu/batuk yang mengandung zat Phenyl-Propanolamine (PPA) melebihi 15 mg per tablet atau sendok makan karena dapat berdampak mempercepat stroke bagi pemakai.

Seperti diberitakan, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sampurno meminta produsen obat agar segera menarik sisa obat flu/batuk yang mengandung PPA lebih dari 15 mg dari pasaran terhitung 16 April 2001. (Bernas 20/4)

Toleransi itu berdasarkan penelitian di Universias Yale, AS, penggunaan PPA dengan dosis kurang dari 75 mg per hari sebagai zat pelega tenggorokan pada obat flu/batuk dinilai masih aman dari percepatan pendarahan pada otak (stroke), kecuali jika PPA itu digunakan obat pelangsing tubuh.

Menanggapi larangan BPOM tersebut, Dinkes Kabupaten Magelang sebagai pengawas peredaran produk farmasi belum mengambil tindakan karena belum menerima pemberitahuan dari BPOM. Menurut staf pengawas farmasi di kantor setempat, sampai sekarang pihaknya baru mendapat informasi lewat media massa. Sehingga kesulitan untuk menentukan sikap.

"Biasanya kalau ada informasi penting kami dikirimi fax oleh BPOM lewat Kanwil. Sampai sekarang kami belum menerima pemberitahuan sehingga kami tidak berani bertindak," ujar Ny Heny, salah seorang staf di bagian farmasi, Senin (23/4).

Pantauan Bernas di sejumlah kios dan toko obat, merek obat batuk/flu yang dilarang beredar termasuk jenis obat yang paling laris. Hingga kemarin, hampir seluruh toko obat di Magelang masih memiliki stok obat tersebut karena belum ada tanda-tanda produsen menarik produknya dari pasaran. (bb)

Daftar Obat yang Dilarang

Abdi Cold, Abtudryl, Afiflu, Avarin, Bestocol, Caspol, Colza, Combiflu, Contac-500, Contrex, Cough En-Exp, Decold Forte, Decotan, Dextral Forte, Diakaf, Duribenza, Famirex, Flucella, Fludexin, Flugan, Flugesik, Flunax, Flupac, Flupas, Flutamol Plus, Fluvit C, Fluzine, Fortaflu, Guakamling, Histamin, Intunal Forte, Inza, Lacoldin, Metakom, Mixagrip, Neo Novapon, Neozep Forte, Nodrof, Pilexal, Procold, Ramaflu, Rhinegal, Rhinodec, Rhinopront, Rhinotussal, Sanaflu, Sinutab, Stop Cold, Teraflu, Tuseran Forte, Tuzalos, Tecorin Forte, Triaminic, Ultraflu dan Zanflu. (ant)