Selasa, 24 April 2001
BERITA UTAMA
Anggaran Perjalanan Dinas APBD Kota Yogya Rp 2,7 Miliar
Umbulharjo,Bernas,---
Jumlah dana perjalanan dinas Anggaran Penerimaan Belanja Daerah
(APBD) Kota Yogyakarta sebesar Rp 2,7 miliar. Di wilayah Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY), jumlah itu merupakan yang terbesar dibandingkan dengan
Daerah Tingkat (Dati) II lainnya.---
Karyawan Telkom Yogya Gelar Aksi Protes
* Ancam Mogok Nasional
Gondokusuman, Bernas---
Sekitar 300 karyawan PT Telkom Tbk Yogyakarta yang menamakan dirinya
Serikat Karyawan (Sekar) Telkom DPD Yogya, Senin (23/4), dengan menggunakan 15
kendaraan terbuka menggelar aksi keliling Kota Yogya. Aksi itu sebagai sikap
penolakan terhadap rencana pemerintah melakukan transaksi tukar guling, antara
PT Telkom Tbk dan Indosat yang dituangkan dalam MoU 15 Februari 2001. Bahkan,
jika tuntutannya itu tidak dikabulkan, mereka mengancam akan mogok
nasional.--
Sultan Repot Isi Daftar Kekayaan
Danurejan, Bernas---
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku repot dalam mengisi
formulir daftar kekayaan yang disodorkan Komisi Pemeriksa Kekayaan
Penyelenggara Negara (KPKPN). Pasalnya, karena aset kekayaan yang
dikuasainya saat ini terbagi dalam tiga kelompok, yakni aset Keraton Dalem,
aset milik Keraton, dan aset milik pribadi sebagai pejabat pemerintah
---
Guru SD Perkosa Dua Murid
* Di Bantul Kakek Perkosa Siswa SD
Kendal, Bernas---
Dunia pendidikan di Kendal, Jawa Tengah, tercoreng
akibat ulah ES alias Yoyo (43), warga Desa
Penyangkringan, Kecamatan Weleri. Guru kelas IV SDN
Manggungsari 03, Weleri itu nekad memperkosa dua siswi
bernama samaran Mawar binti Sujo (13) dan Melati binti
Tawi (12). Perbuatan Pak Guru itu dilakukan di ruang WC
serta gudang kosong milik sekolah, pada saat jam
pelajaran berlangsung. Bahkan Mawar mengaku sempat
diperkosa lebih dari lima kali.--
Rachmawati Diminta Pertemukan Elit Parpol
* Alwi Shihab Gagal Adakan "SOM"
Jakarta, Bernas---
Tak kurang akal untuk mempertemukan para tokoh politik, Gus Dur minta
bantuan pada adik kandung Wapres Megawati, Rachmawati Soekarnoputri, untuk
menjadi fasilitator bagi pertemuan elit tadi. Dalam pembicaraan dengan Gus
Dur, kata Rachmawati, Presiden juga meminta agar pertemuan empat tokoh
nasional itu dilakukan di rumah Rachmawati yang juga merupakan rumah
almarhumah Fatmawati, mantan ibu negara.--
Gus Dur Janji Kendalikan Massanya
* NU DIY Berangkat dari 5 Titik
Jakarta, Bernas ---
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menegaskan, istighotsah tidak
dimaksudkan sebagai gerakan politik, namun semata-mata untuk menyejukkan
suasana dan substansinya dikembalikan ke agama--
METRO YOGYAKARTA
Skripsi Mahasiswa STTNas Diduga Dijual
Jetis, Bernas---
Kasus dugaan penggelapan dana di Yayasan Pendidikan Tinggi
Nasional (YPTN) Yogya mulai berbuntut. Setelah bekas Ketua
Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNas) Yogya Ir Pitoyo
Soekarbowo diadukan ke Polda DIY dalam kasus dugaan penggelapan
dana yayasan sebesar Rp 2,8 miliar, kuasa hukum Soejadi
Sastrodiwirdjo, Pengeri Perangin-Angin SH dan Harapan Silalahi SH
memperkarakan kasus penjualan skripsi dan makalah seminar
mahasiswa STNNas pada 24 November 1999.---
Perlu Hukuman Mati bagi Pengedar Napza
Umbulharjo, Bernas---
Secara kuantitas Yogya menempati peringkat kedua dalam
peredaran dan penggunaan napza setelah Jakarta. Tetapi secara
kualitas Yogya hanyalah merupakan pasar bagi peredaran narkotika.
Terbukti kebanyakan kasus yang masuk ke pengadilan hanyalah kasus
kecil-kecil saja dibanding kota-kota besar seperti Jakarta, Ban-
dung, Surabaya, Medan dan lain-lain. Untuk mencegah kualitas
kejahatan napza meningkat di Yogya perlu diterapkan hukuman mak-
simal mati atau seumur hidup untuk pengedar---
Perlu Hukuman Mati bagi Pengedar Napza
Umbulharjo, Bernas---
Secara kuantitas Yogya menempati peringkat kedua dalam
peredaran dan penggunaan napza setelah Jakarta. Tetapi secara
kualitas Yogya hanyalah merupakan pasar bagi peredaran narkotika.
Terbukti kebanyakan kasus yang masuk ke pengadilan hanyalah kasus
kecil-kecil saja dibanding kota-kota besar seperti Jakarta, Ban-
dung, Surabaya, Medan dan lain-lain. Untuk mencegah kualitas
kejahatan napza meningkat di Yogya perlu diterapkan hukuman mak-
simal mati atau seumur hidup untuk pengedar.--
SEPUTAR YOGYAKARTA
Awak Terban-Prambanan Datangi DLLAJ
*Pertanyakan Jalur Baru Bus Kota Yogya-Kalasan
Sleman, Bernas---
Sekitar 60 awak angkutan kota (Angkot) jenis colt station jurusan
Terban-Prambanan, Senin pagi (23/4) mendatangi kantor Dinas Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Sleman di Jalan Dr Rajiman, Tridadi, Sleman.
Mereka yang terdiri dari sopir dan kernet datang menggunakan armada masing-
masing dan mempertanyakan rencana penambahan jalur baru bus kota (jalur 19)
dengan rute Yogya-Kalasan.--
*Talud Sungai Mruwe Ambrol
Pengembang Abaikan Rekomendasi Dewan
Sleman, Bernas---
Ambrolnya talud sungai Mruwe di Caturtunggal, Depok Sleman, menurut
anggota Komisi D DPRD Sleman, Riyanto Kuncoro akibat ulah pengembang yang
tidak mau menjalankan rekomendasi yang pernah diberikan dewan. Lokasi talud
timur sungai Mruwe yang ambrol saat hujan deras beberapa waktu lalu adalah,
berada persis di seberang lokasi kavling siap bangun Griya Perwita Asri (GPA)
II.---
Dua Wisatawan Terseret Ombak Parangtritis
*Seorang Berhasil Diselamatkan Tim SAR
Kretek, Bernas---
Keganasan ombak pantai Parangtritis di Kretek, Bantul, kembali menelan
jiwa pada hari Minggu (22/4). Kali ini yang menjadi korban adalah wisatawan
asal Semarang dan Purbalingga. Salah satu korban, Suharjo (29) warga Jalan
Kawi III, Tegalsari, RT 007 RW 004, Semarang hingga Senin (23/4) kemarin masih
belum ditemukan.---
PELAYANAN KOTA
Sejajarkan Sarjana Syariah dengan Sarjana Hukum
FIAI UII Beri Masukan RUU Advokat
Depok, Bernas---
Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI
UII) Yogyakarta akan memberikan sumbangan pemikiran tentang
rancangan undang-undang (RUU) mengenai profesi advokat, yang saat
ini sedang digodok DPR. Sumbangan yang dibuat lebih
menitikberatkan agar sarjana-sarjana syariah bisa disejajarkan
dengan sarjana-sarjana hukum lainnya untuk menegakkan hukum di
Indonesia.---
Jaga Citra TNI/Polri, Hindari Pelanggaran HAM
Banguntapan, Bernas---
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas DIY Kolonel Bambang
Suherman mengatakan, citra kesatuan TNI dan Polda DIY dapat
diupayakan menjadi lebih baik, bila anggota kesatuan baik dari
lingkungan TNI dan Polda DIY mampu menghindari perbuatan yang
melanggar HAM (hak asasi manusia) dan tidak menyalahi koridor
hukum selama bertugas di lapangan. Di samping itu, keinginan
kelompok masyarakat tertentu yang ingin memisahkan diri dari
negara kesatuan Republik Indonesia, serta adanya kelompok yang
merasa paling benar sehingga mengancam kondisi kesatuan dan
persatuan, sepatutnya diluruskan. Hal itu sebagai upaya mencegah
terjadinya disintegrasi bangsa.
---
KRIDA
Kompetisi Lokal PSS Ditunda
Sleman, Bernas---
Lanjutan kompetisi sepakbola antarperkumpulan lokal anggota
Divisi Utama PSS Sleman 2000-2001 yang dijadwalkan berlangsung
Selasa (24/4) ini, ditunda sepekan. Hal itu dilakukan karena para
pemain tim yang seharusnya berkompetisi, sebagian direkrut
memperkuat tim PSS Selection yang akan tampil dalam pertandingan
eksibisi melawan Persita Tangerang di Stadion Tridadi, Sleman,
Rabu (25/4) sore
---
PSS Jajal Persita dan Persija
Sleman, Bernas---
Menjelang berlaga pada putaran II kompetisi sepakbola Divisi
Utama Liga Indonesia (LI) VII 2000-2001 Grup Timur, Laskar
Sembada PSS Sleman akan tampil dalam 2 pertandingan uji coba
melawan klub papan atas Grup Barat, Persita Tangerang dan Persija
Jakarta Pusat. Selain itu, PSS pun akan menguji kesiapannya me-
lawan klub anggota Divisi II PSSI, PS Apac Inti dari Ungaran
(Jateng).
---
MAGELANG PLUS
Kalah di Pengadilan Hancurkan Sekolah
Klaten, Bernas---
Petrus Sunardi (55) warga Pedan, Klaten, mengamuk karena "dikalahkan"
Pengadilan Negeri (PN) Klaten dalam proses perkara perdata melawan Yayasan
Tekstil Pedan, Klaten. Dibantu 25 rekannya, Petrus mengobrak-abrik bangunan
STM Tekstil yang disengketakan, Minggu (22/4), sekitar pukul 13.00.
---
Dinkes Acuhkan Larangan Peredaran Obat Flu
Kota Mungkid, Bernas ---
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang bersikap
acuh tak acuh menanggapi larangan peredaran 55 merk obat
flu/batuk yang mengandung zat Phenyl-Propanolamine (PPA) melebihi
15 mg per tablet atau sendok makan karena dapat berdampak
mempercepat stroke bagi pemakai
---
Kades Tuntut Pologoro Dinaikkan
Kota Mungkid, Bernas---
Proporsi pembagian pologoro (konvensi hak komisi dari
transaksi jual beli tanah) untuk kas desa di Kabupaten Magelang
sebesar satu persen, dinilai sejumlah kepala desa sudah tidak
proporsional. Dalam rangka mengoptimalkan pemasukan PBB (Pajak
Bumi dan Bangunan), mereka menuntut agar pologoro dinaikkan.
---
Banser Kebumen Latihan Militer Sebelum ke Jakarta
Kebumen, Bernas---
Sebanyak anggota 230 Banser di Kebumen mengikuti latihan
semi militer selama sepekan di Waduk Sempor sebelum mereka
diberangkatkan ke Jakarta untuk membantu mengamankan Istighotsah
Akbar yang diselenggarakan PBNU di Jakarta 29 April mendatang.
Ketua Tanfidzi PC NU Kebumen Drs HM Maskub kepada Bernas
Sabtu (21/4) menjelaskan, pihaknya menyiapkan 11 bus untuk
mengangkut warga yang akan menghadiri istighotsah.
---