Enam Jam UII Bebas Asap

Ngaglik, Bernas
Berawal dari kesadaran menjaga keselamatan bumi dan lingkungan, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Selasa (24/4) sejak pukul 06.00 hingga pukul 12.00, menggelar hari bebas asap kendaraan bermotor di lingkungan Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang, Ngaglik, Sleman.

Dengan cara yang simpatik, para mahasiswa yang mengenakan kaos warna biru itu memberikan penjelasan kepada setiap pengendara kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor untuk tidak menyalakan mesinnya. Mereka telah menyediakan lokasi parkir kendaraan di utara dan selatan kampus.

Ketua Panitia "Hari Bebas Asap" Agus Triana Saputra yang didampingi Ketua Steering Committee Van Fardiansyah kepada Bernas mengemukakan, pemberlakukan hari bebas asap di lingkungan kampus terpadu ini dilakukan dalam rangkaian Hari Bumi. Sekitar 75 persen wilayah Kampus Terpadu UII bebas dari asap kendaraan bermotor.

Agus menambahkan, penutupan kawasan UII bagi kendaraan bermotor memang hanya berlangsung selama enam jam, namun setidaknya hal itu untuk mengingatkan kepada semua pihak mengenak kerusakan bumi yang semakin parah. Diharapkan, katanya, setiap orang bisa menyadari bahwa planet bumi yang sekarang dihuni betul-betul dalam kondisi terancam. Kerusakan lingkungan yang menimbulkan multi-dampak, mulai dari banjir, longsor, kekeringan, kepanasan dan beragam polusi, umumnya disebabkan oleh ulah manusia.

Sekitar 25 mahasiswa dari Jurusan Arsitektur UII juga melakukan performing art berkeliling Kampus Terpadu, berpakaian hitam-hitam dengan mulut ditutup masker sambil menggotong kayu.

Peringatan Hari Bumi yang mengangkat tema "Working together we can leave our children a living planet" itu memang baru pertama kali diadakan di UII. Menurut rencana, acara semacam itu akan dilakukan setiap tahun. (***/m2)