Diduga Dendam, Massa Merusak Rumah

Klaten, Bernas
Diduga berlatar belakang dendam, puluhan orang merusak rumah milik Kukuh Sumarno alias Kuncung warga Kanutan, Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten dan menganiaya Roni yang berada di rumah itu, Jumat (20/4) sekitar pukul 23.30 WIB.
Akibatnya rumah hancur dan Roni dirawat di rumah sakit karena menderita luka terkena senjata tajam di pinggangnya.
Berdasar keterangan yang berhasil dihimpun, menjelang tengah malam itu rumah Kukuh didatangi puluhan pemuda mengendarai sekitar 20 sepeda motor. Beberapa orang bergerak mendekati pintu rumah dan mengetuk dengan keras.
Ketika pintu dibuka, salah satu orang itu menanyakan keberadaan Hamin di rumah itu. Karena yang dicari tidak ada, maka dijawab tidak ada. Tapi jawaban jujur itu malah membuat massa yang sebagian membawa senjata tajam itu marah besar.
Roni (20) warga Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten yang kebetulan berada di rumah Kuncung menjadi sasaran kemarahan massa. Dia dipukuli hingga babak belur, Jumat (18/4) pukul 23.30. Karena banyaknya orang yang merusak rumah malam itu, Roni tak bisa memberikan perlawanan sedikit pun. Roni mengalami luka robek sepanjang 15 cm terkena senjata tajam pada pinggangnya.
Kejadian malam itu memang brutal dan mengerikan, massa tak hanya menyerang Roni tapi mereka juga merusak rumah Kuncung dengan batu dan senjata yang dibawa. Akibatnya, kaca-kaca jendela hancur berantakan dilempari batu. Setelah melampiaskan amarahnya, massa bergegas kabur.
Berbarengan dengan itu, warga sekitar segera datang memberikan pertolongan, mereka melarikan Roni yang terluka parah ke RS dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Kejadian itu juga segera dilaporkan ke aparat kepolisian. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi menduga peristiwa itu berlatar belakang dendam. (amu)