Jumat,  25 April 2003

BERITA UTAMA

Gagal Masuk PNS, Gadis Cantik Ngamuk

Klaten, Bernas
Seorang gadis yang belakangan diketahui bernama Puji (29), beralamat di Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten, diamankan di Mapolres Klaten, Rabu (23/4), sekitar pukul 11.30. Gadis yang diduga stres itu terpaksa dilarikan ke kantor polisi, karena sebelumnya ngamuk di Perpustaan Pusat Klaten (PPK) di Jalan Lombok, Klaten Tengah.

Ribuan Warga Saksikan Sidang Sumanto

Didampingi 13 Penasehat Hukum

Purbalingga, Bernas
Dibawah pengawalan ketat aparat dari Polres Purbalingga, sidang terdakwa Sumanto (31), kanibal dari Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, untuk pertama kalinya digelar di Pengadilan Negeri Purbalingga, Kamis (24/4) kemarin. Ribuan warga berusaha menyaksikan jalannya persidangan yang diliput puluhan wartawan. Dari ribuan orang itu, kedua orang tua Sumanto, yakni Ny Samen dan Nuryadikarta, malah tidak kelihatan.

Saya Siap Dihukum Berapa pun

SAMBIL menunggu sidang digelar, Sumanto (31), lelaki yang bikin heboh karena perilakunya mencuri mayat Mbah Rinah dan memakannya mentah-mentah mayat itu, sempat berbincang-bincang khusus dengan Bernas. Dengan didampingi seorang staf Pengadilan Negeri Purbalingga, Sumanto berbincang dengan Bernas selama kurang lebih 15 menit, di ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Purbalingga

Tersangka Bantah Lakukan Percobaan Sodomi

Wonosari, Bernas
Kasus dugaan percobaan sodomi yang dilakukan Lag (28) warga Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, ternyata dibantah oleh tersangka. Dalam keterangannya pada polisi, tersangka secara tegas menolak melakukan percobaan sodomi.

METRO YOGYA

Parpol Tak Optimal Beri Pendidikan Politik

Yogya, Bernas
Partai politik (Parpol) kurang mengoptimalkan perannya dalam proses pendidikan politik. Karenanya, sebelum mengikutsertakan rakyat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2004, parpol harus melakukan otokritik. Sebab, selama ini parpol tidak menjalankan fungsinya sebagai artikulasi, agregasi dan pendidikan politik. Sehingga, parpol yang ada saat ini terkesan hanya sebagai komplotan orang yang sama-sama memakai merek partai atau gerombolan orang yang membuat Undang-undang.

Potensi Kekerasan Pemilu 2004 Makin Kompleks

Yogya, Bernas
Institusi penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan lembaga peradilan mendapat tantangan kompleks terkait dengan kasus kekerasan politik menjelang dan pascapemilihan umum 2004. Mengingat, potensi rawan konflik juga semakin kompleks. Misalnya, sejak dari persoalan kecenderungan modus baru mencuri start kampanye, masalah konflik internal parpol, konflik antarparpol dan potensi konflik atas dibentuknya lembaga perwakilan baru yang nonpartisan, yakni Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di tiap-tiap Kabupaten, Kota dan Provinsi. Aparat penegak hukum akan menghadapi kemungkinan masih terjadinya intervensi politik saat mengusut kasus kekerasan atau konflik politik yang dilakukan praktisi politik terhadap aparat penegak hukum.

Polisi Perlu Pelajari Psikologi

Umbulharjo, Bernas
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Drs Mochammad As'ad SU, mengatakan, semua institusi yang melibatkan manusia diperlukan lulusan psikologi, termasuk di jajaran kepolisian yang lebih banyak berhadapan dengan masyarakat.

MAGELANG PLUS

Penerima Ganti Rugi Pohon Mulai Kembalikan Uang

Kebumen, Bernas
Kasus dugaan penggandaan jumlah pohon dalam proyek pengadaan lahan untuk proyek banjir Jawa Bagian Selatan, sudah mulai tersingkap.

87 Gedung SD dan MI Rusak

Temanggung, Bernas
Sebanyak 87 gedung sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Temanggung saat ini rusak. Upaya perbaikan akan dilakukan melalui anggaran tahun ini.