Tersangka Bantah Lakukan Percobaan Sodomi

Wonosari, Bernas
Kasus dugaan percobaan sodomi yang dilakukan Lag (28) warga Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, ternyata dibantah oleh tersangka. Dalam keterangannya pada polisi, tersangka secara tegas menolak melakukan percobaan sodomi.
Tetapi tindakan mencium anak-anak SD yang masih tetangga dekatnya itu, diakui sebagai salah satu wujud kasih sayangnya pada anak-anak. Meskipun diakui diantara para korban tidak hanya perempuan, tetapi juga laki-laki, tetapi perlakuannya tidak pernah menjurus pada tindakan sodomi.
Sebagaimana ditegaskan Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Drs H Teguh Imantoro SH yang didampingi Kasat Reskrim yang baru, Iptu Ahmat Sanusi SH, Kamis (24/4) (bukan Iptu Ahmad Sanusi SAg, sebagaimana ditulis Bernas (24/4 kemarin), dengan mengelaknya tersangka dari semua dugaan selama ini, maka pihaknya akan semakin cermat dan hati-hati untuk mengungkap masalah ini.
"Meskipun begitu, kami tidak akan menerima begitu saja keterangan tersangka itu, karena pemeriksaan tersangka ini akan kami lanjutkan pada pemeriksaan pada para korban termasuk saksinya," tegas Kapolres.
Kendati tersangka mengelak melakukan percobaan sodomi, tetapi tindakan yang dilakukan tersangka diakui para korban kurang lazim, bahkan menjurus pada tindakan cabul. "Semuanya masih dalam pemeriksaan awal, jadi harus kita lihat lagi hasil pemeriksaan selanjutnya. Anda (wartawan Bernas -Red), kami harap sabar menunggu hasil penyidikan selanjutnya," pinta Iptu Ahmat Sanusi SH.
Sedang beberapa sumber di Kecamatan Ponjong menambahkan, bahwa tersangka sebenarnya masih tergolong temanten baru. "Karena yang jadi manten juga belum lama," tambah sumber ini, tanpa menyebut waktu pelaksanaan upacara pernikahan itu.
Hanya saja diakui, selang beberapa hari setelah pernikahan itu, pasangan keluarga tersangka nampak tidak kompak lagi, bahkan tersangka dan istrinya tidak menjadi satu lagi. Sehingga, tindakan yang dilakukan terhadap anak-anak yang masih tetangga dekatnya itu secara otomatis tidak diketahui istrinya. (ryo)