Sabtu, 26 April 2003
BERITA UTAMA
Brankas Bank Rp 17,6 Juta Digasak
Sleman, Bernas
Kawanan perampok beraksi di Kantor Bank BNI Cabang UPN di
kawasan Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (25/4) sekitar pukul
04.30. Kawanan perampok itu menggasak sebuah brankas berisi uang
sedikitnya mencapai Rp 17,6 juta, setelah menyekap satpam Joko
Sutopo (37) warga Sidokerto, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Sleman, Bernas
Kapolres Sleman, AKBP Drs Sigit Sudarmanto SH MM,
menegaskan, jajarannya menerjunkan unit-unit yang
bersenjatakan lengkap untuk "menyikat habis" pelaku tindak
kriminalitas secara berkelompok. Apalagi aksi yang dilakukan
kelompok ini sudah sedemikian meresahkan dan menimbulkan
ketakutan masyarakat.
Yogya, Bernas
Ketua Tim Seleksi Perwakilan KPU DIY, Drs HM Thoha
Abdurrahman mengatakan, berdasarkan surat tanggapan dari
masyarakat, ada calon anggota KPU Provinsi DIY yang terlibat
kasus kriminalitas. Ada juga calon anggota KPU Provinsi DIY,
diduga melakukan pamlsuan KTP (kartu tanda penduduk) dengan
mempunyai KTP ganda.
Kebumen, Bernas
Hanya gara - gara istrinya, Kasini (35), tidak
menyediakan makan malam, Mujiman (42) warga Desa Pasar Senen,
Kecamatan Ambal, Selasa (22/4) malam nekat membunuh
istrinya dengan cara membenturkan kepala istrinya ke
pohon dan tembok, serta mencekik lehernya.
Sleman, Bernas
Sekitar 200-an anggota Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sleman terdiri
dari Pemuda Muhammadiyah (PM), Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), Jumat pagi (25/4),
menggeruduk kantor Dewan Sleman. Mereka meminta Dewan Sleman ikut mendukung
disahkannya UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang kini masih menjadi
pro-kontra dalam salah satu pasalnya.
METRO YOGYA
Pimpinan Dewan Segera Konsultasi ke Mendagri
Danurejan, Bernas
Wakil Ketua DPRD DIY H Totok Daryanto SE menyatakan, panitia khusus tata
tertib pemilihan kepala daerah (Pansus Tatib Pilkada) sudah menyelesaikan
tugas membuat tatib pemilihan gubernur dan wakil gubernur DIY periode
2003-2008, namun belum sempurna. Karenanya akan diselesaikan di tingkat rapat
pimpinan (Rapim) DPRD DIY.
Yogya, Bernas
Ribuan anggota masyarakat antipemerintahan Megawati
Soekarnoputi-Hamzah Haz melakukan aksi besar-besaran, Jumat
(25/4) siang. Aksi dimulai dari perempatan Jalan Jendral Sudirman
Yogyakarta dan berakhir di depan Gedung Agung.
Umbulharjo, Bernas
Ketua Jogja Transparansi, Aman Saragih, menyatakan, Kepala
Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (DKKP) Kota Yogyakarta
Ir Siti Subaryati telah melakukan kebohongan publik. Dari data-
data yang dimiliki terbukti sejumlah pernyataan yang dilontarkan
oleh Subaryati ternyata tidak benar. "Kita punya semua bukti dan
data-datanya. Jadi pernyataan yang diungkapkan kepada pers itu
bohong," ujar Aman kepada Bernas, di Balaikota, Jumat (25/4).