Rabu,  30 April 2003

BERITA UTAMA

Diminta Berhenti, Tim Seleksi Jalan Terus

Soal Seleksi Anggota KPU DIY

Yogya, Bernas
Sejumlah LSM yang tergabung dalam Koalisi Keterwakilan Yogyakarta (KKY), meminta agar proses seleksi anggota KPU DIY yang dilakukan oleh tim agar dihentikan untuk sementara waktu. Permintaan ini dimunculkan karena salah satu anggota tim seleksi, yakni Dr Riswandha Imawan telah secara resmi mengundurkan diri

Cita-cita Berantakan, Hidup pun Gamang

Foji, Terdakwa Seumur Hidup

MIMPI
-mimpi dan harapan yang direnda Fauziady alias Foji (27), terdakwa pemilik ganja 30 kg seakan-akan telah buyar, seiring dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Widagdo SH yang menuntut hukuman seumur hidup kepada Foji, yang saat ditangkap polisi Oktober 2002 lalu sedang menyusun skripsi. Foji adalah mahasiswa semester akhir Jurusan Komunikasi sebuah universitas swasta terkenal di Yogyakarta.

Usaha Air Minum Ulang akan Ditutup

Bupati: Jika Tak Penuhi Standar

Sleman, Bernas
Bupati Sleman H Ibnu Subiyanto Akt menyatakan bahwa usaha air minum isi ulang di wilayah kabupaten Sleman bila tidak memenuhi standar air minum -- sesuai dengan standar kesehatan -- akan ditutup. Sebab, bila dibiarkan akan merugikan masyarakat yang mengkonsumsi air minum isi ulang tersebut.

Gus Dur Tolak Dukung Cak Nur

Amien-Akbar Sambut Positif

Yogya, Bernas
Kesediaan "sang kuda hitam" Nurcholish Madjid menjadi calon presiden, memancing para pesaingnya untuk bereaksi. Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, misalnya, menolak mentah-mentah jika disuruh mendukung pencalonan Cak Nur itu. Sebaliknya, Ketua PAN Amien Rais dan Ketua Partai Golkar menyambut hangat promosi atas Cak Nur tersebut.
Gus Dur menjawab pertanyaan wartawan, seusai acara Seminar Nasional Mahasiswa Taman Siswa se-Indonesia di Balai Taman Siswa Yogya, Selasa (29/4), menegaskan, "Ya, hak dia kalau mau maju, wong undang-undang dasarnya mengatakan begitu."

Rakyat Harus Perangi Separatisme

Yogya, Bernas
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Tyasno Sudarto mengatakan, rakyat harus bersama-sama dan bahu membahu untuk memerangi setiap gerakan separatisme. Hal tersebut sebagai bentuk dan kewajiban bela negara. Untuk itulah, separatisme harus dilarang dan ditiadakan demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Gudang Barang Elektronik Kebobolan

Penjahat Gunakan Truk

Yogya, Bernas
Kios CV DK di Pasar Reksonegaran, Gondokusuman, Yogya, Senin (28/4) dini hari dijebol penjahat. Puluhan barang elektronik hilang. Bahkan, penjahat yang diperkirakan mengendarai truk, juga membongkar paksa gudang CV DK yang berala- mat di Jalan Lawu, Gondokusuman, Yogya. Tindak kejahatan yang mengakibatkan kerugian korban senilai Rp 200 juta lebih ini, baru diadukan ke Poltabes Yogya, Selasa (29/4) kemarin.

MAGELANG PLUS

Prosesi Waisak Tahun Ini Berbeda

Magelang, Bernas
Prosesi Waisak Nasional 2547/2003 dilaksanakan sehari sebelum detik-detik Waisak. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan menjelang detik-detik Waisak.

Kakak Beradik Nyaris Saling Bunuh

Kendal, Bernas
Dipicu pinjam-meminjam sepeda motor, seorang lelaki berinisial HS (36) nyaris menghabisi nyawa kakak kandungnya, KY (45) dengan menggunakan sebuah samurai. Namun perkelahian keduanya berhasil dilerai polisi. KY kini dirawat di RSUD dr H Soewondo Kendal sedangkan adiknya ditahan di Mapolres.

JAWA TENGAH

Sebuah Granat Ditemukan di Kebun Kelapa

Klaten, Bernas
Seorang lelaki bernama Bahrudin (27) menemukan sebuah granat saat memetik buah kelapa di pekarangan rumahnya di Buntalan, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Senin (28/4) pukul 14.00. Kasus penemuan granat yang diperkirakan masih aktif itu baru dilaporkan ke Polres Klaten, Selasa (29/4).

DPRD Jateng Sibuk Panlihgub

Semarang, Bernas
DPRD Jateng saat ini tengah disibukkan dengan kegiatan Panitia Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Panlihgub). Paling tidak, dari 100 anggota Dewan yang ada, sebanyak 35 orang masuk dalam Panlihgub.
Komposisi anggota Dewan yang masuk dalam Panlihgub, 15 orang FPDI-P karena memiliki anggota terbanyak, disusul FKB (enam orang), selanjutnya FPG, FPP dan FTNI/Polri dijatah masing-masing empat orang. Sedangkan dari FAN hanya dua orang.