Sebuah Granat Ditemukan di Kebun Kelapa
Klaten, Bernas
Seorang lelaki bernama Bahrudin (27) menemukan sebuah granat saat
memetik buah kelapa di pekarangan rumahnya di Buntalan, Desa Buntalan,
Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Senin (28/4) pukul 14.00. Kasus penemuan
granat yang diperkirakan masih aktif itu baru dilaporkan ke Polres Klaten,
Selasa (29/4).
Kepada petugas, Bahrudin mengaku, menemukan granat itu secara tidak
sengaja. Mulanya, ia membiarkan begitu saja granat temuan itu berada di
rumahnya. Hingga pada malam harinya, ia bercerita kepada tetangganya yang
kemudian menyarankannya untuk melapor ke polisi.
Diceritakan, sore itu, Bahrudin pergi ke pekarangan rumahnya yang
banyak ditumbuhi pohon kelapa. Ia mulai memanjat salah satu pohon dan
memilih kelapan yang akan dipetik. Dalam waktu singkat sejumlah kelapa
telah berhasil dipetik dan ia pun turun untuk memungutinya.
Saat hendak mengambil sebuah kelapa yang terlempar ke semak-semak,
matanya tertuju pada sebuah benda terbuat dari besi yang telah berkarat dan
tertutup lapisan tanah. Saat dilihat lebih cermat, ternyata menurut
penuturannya, bentuknya cukup bagus, mirip buah nanas. Dia kemudian
memungut benda itu dan membawanya pulang bersama kelapa yang baru saja
dipetiknya ke rumah.
Malam harinya, ia bertemu dengan tetangganya, bernama Sudiman (48)
yang juga seorang PNS di Peleton Zeni Tempur (Ton Zipur), Klaten. Bahrudin
lalu menceritakan benda yang ditemukannya di kebun. Saat itu, Sudiman
mengatakan bahwa benda itu adalah granat yang berbahaya karena bisa meledak
apabila kaitnya dilepas. Sudiman kemudian menyarankan agar Bahrudin melapor
ke polisi.
Diantar Sudiman, Bahrudin melapor ke Polres Klaten, Selasa. Pamapta
Polres Klaten Ipda Ari Wibowo langsung mengamankan granat tangan itu dan
selanjutnya menyerahkan kepada Satuan IPP. Tidak berapa lama, dua aparat
dari Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Surakarta Abriptu Riyanta dan
Barada Agus Supriyatna datang ke Polres Klaten untuk mengamankan granat
tersebut. (amu)