Dalam acara gelar pasukan PAM Waisak di Lapangan Mungkid, Jumat (4/5) kemarin, Kapolres juga mengumumkan, pada tanggal 7 Mei mulai sekitar pukul 15.00 jalan dari Blondo dan Kulonprogo ke arah Mendut akan ditutup total hingga malam hari.
Untuk pengamanan Waisak Kapolres mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 402 personel, terdiri dari 312 personel dari Polres Magelang, 30 personel dari Polda Jateng dan 60 personel dari jajaran Polwil Kedu. Pengamanan juga melibatkan 210 personel dari berbagai organisasi politik maupun kemasyarakatan di Magelang.
Dari pemantauan yang dilakukan Bernas, Jumat kemarin sebagian peserta upacara waisak terutama yang berasal dari luar kota terlihat mulai berdatangan. Untuk menginap selama mengikuti rangkaian Waisak itu mereka tinggal di tenda-tenda maupun rumah warga yang telah disewa.
Menurut agenda, rangkaian Waisak pada Sabtu ini adalah upacara pengambilan air berkah waisak di Umbul Jumprit, Parakan, Temanggung. Acara ini dimulai sekitar pukul 08.00 dengan upacara pensakralan oleh masing-masing majlis, dan diperkirakan akan tiba di Mendut pukul 13.00 WIB.
10 ribu botol
Dari Temanggung dilaporkan, rangkaian prosesi menyambut hari
Waisak 2545, upacara pengambilan air Waisak di Umbul Jlumprit
Kabupaten Temanggung, Jumat (4/5) kemarin telah dilakukan.
Sebanyak 10.000 botol di isi air dari Umbul tersebut yang
dilakukan sekitar 150 orang.
Ketua Seksi Pengambilan Air Waisak, Handoko yang ditemui Bernas di Umbul Jlumprit mengemukakan, jumlah pengambilan air yang dimasukkan dalam botol, seperti peringatan Waisak tahun lalu.
Pengisian air ke botol dimulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Sementara untuk 5 Mei sekitar pukul 08.00 akan dilakukan upacara puja bakti dari Majelis-Majelis seperti matrisis, majabumi, Kasegatan, Madthantri, Mapanbumi dan Majabuthi, hingga pukul 11.00.
"Namun waktu tersebut dapat diperpanjang sampai dengan pukul 12.00 apabila Pandhita Budha Dharma Nisiron Shoshu Indonesia berkenan ikut. Dalam upacara tersebut akan dihadiri kurang lebih 350 umat," kata Handoko.
Setelah itu, lanjutnya, air berkah dari Umbul Jlumprit akan di bawa dengan kendaraan truk ke Mendut dan diserahkan ke Dewan Sangha Walubi, dimana sebelumnya dilakukan upacara penyerahan dulu, dan air itu nantinya pada 7 Mei baru di bawa ke Borobudur.
Pada tanggal tersebut, sekitar pukul 14.00 - 16.00 di lakukan upacara persiapan prosesi serah terima air berkah Waisak Dewan Sanggha ke seksi prosesi. Pada pukul 18.00, air disemayamkan di Altar Utama.
Setelah itu pada pukul 19.30 umat Budha akan melakukan Puja Bakti dilanjutkan dengan renungan Waisak, yang kemudian dilanjutkan meditasi menyambut detik-detik Waisak. Setalah itu pada pukul 21.30 pemercikan air berkah dengan membaca Paritta. (edy/pwk)