Kamis, 24 Mei 2001


BERITA UTAMA

Pudarnya Penerapan Konsep Bung Karno Akibatkan Krisis

* Seminar Sehari Peringatan 100 Tahun BK

Depok, Bernas--- Mengaitkan pemikiran dan pemahaman Presiden RI I Soekarno, terutama soal nilai-nilai humanismenya, dengan kondisi Indonesia sekarang -- yang tengah dilanda multikrisis -- ternyata masih sangat relevan. Justru hancurnya kondisi sekarang ini disebabkan mulai pudarnya penerapan konsep-konsep Bung Karno yang telah dirintisnya bersama founding-father lainnya.--

Lelaki Tak Dikenal Tewas Dibakar

Banguntapan, Bernas--- Seorang lelaki tidak dikenal ditemukan tewas mengenaskan di tepi selokan di dekat Jalan Pleret, tepatnya di wilayah Dusun Bata Kenceng, Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Jasad lelaki yang diperkirakan berumur 25 tahun itu ditemukan pada Rabu (23/5) sekitar pukul 06.30 dalam keadaan gosong.---

Puluhan Politisi NU Lintas Partai Bertemu

* Cari Solusi Kebuntuan Politik

Jakarta, Bernas --- Rabu (23/5) sore, puluhan politisi lintas partai asal Nahdlatul UIama (NU) berkumpul di Hotel Sari Pan Pasifik Jakarta. Mereka bertemu untuk membicarakan posisi NU dalam kancah perpolitikan, berkaitan dengan lemahnya posisi Gus Dur sebagai presiden.---

Gus Dur Panggil Para Jenderal

* Jubir Presiden Tuding Poros Tengah

Jakarta, Bernas--- Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menegaskan kembali, tidak ada pergantian pimpinan TNI yang menyangkut KSAD, KSAL maupun Panglima TNI. "Nggak ada. Itu hanya (berita) plintiran saja," ujar Gus Dur kepada wartawan, saat akan meninggalkan Bina Graha, menuju Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/5).---

Bambang "Diteror", PSS Kalah 1-2

Manado, Bernas--- Perjuangan Laskar Sembada PS Sleman untuk meraih nilai pada 3 pertandingan away dalam kompetisi sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) VII Grup Timur di Irian Jaya dan Sulawesi, tak membuahkan hasil. Setelah dikalahkan Persipura Jayapura (16/5) dan PSM Makassar (20/5), PSS pun dipaksa Persma Manado menyerah 1-2 di Stadion Klabat, Manado, Rabu (23/5).--


HIBURAN

Reuni 7 Pelukis Generasi X

Gondomanan, Bernas---- Tujuh pelukis ISI mantan penghuni rumah kontrakan di Singojayan menggelar reuni berformat pameran bertajuk Merayakan Kebersamaan, Senin (21/5) hingga Minggu (27/5) mendatang di Benteng Vredeburg. Melewati rentang waktu dan serangkaian pengalaman, tujuh pelukis bertemu dalam satu forum menggelar idealisme yang penuh keunikan.--

Festival Dangdut Mendobrak Image Lama

Depok, Bernas--- Musik dangdut telanjur punya image dan bahkan menjadi stereotip dalam masyarakat sebagai musik kelas bawah dan tak memberi nilai gengsi. Image semacam itu ingin didobrak UNY dengan menggelar event berformat festival, Festival Penyanyi Tunggal Dangdut, Jum'at (25/5) mulai pukul 13.30 WIB di Ruang Sendratasik, Jurusan Musik, UNY, Karangmalang.--


METRO YOGYAKARTA

Pemda Dituduh Abaikan Mekanisme Proyek

Umbulharjo, Bernas---- Pemda Kota Yogya kembali membuka 83 proyek APBD senilai Rp 23 miliar yang terbagi dalam 15 sektor. Pengumuman proyek tersebut dilakukan Rabu (23/5) di Balaikota Yogya. Dari 15 Sektor proyek tersebut 34 proyek direncanakan untuk membangun proyek fisik dengan dana sekitar Rp 17 miliar sedangkan 48 proyek lain senilai Rp 7 miliar digunakan untuk dana proyek sosial dan ekonomi.--

Awas Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia

Masyarakat Diimbau Tak Membeli

Tegalrejo, Bernas--- Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) ditemukan produk-produk obat tradisional yang mengandung bahan kimia, obat yang tergolong obat keras dan bahan kimia obat lainnya. Sehubungan dengan itu, Badan POM menyerukan kepada masyarakat untuk tidak membeli dan menggunakan obat tradisional yang mengandung bahan kimia terse- but, karena dapat membahayakan kesehatan.--

Sedang Berduaan Diperas

Depok, Bernas--- Sedang berduaan di depan Gedung Pusat UGM, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (22/5) pukul 18.00, sepasang mahasiswa di Yogya diperas oleh empat lelaki berboncengan dua sepeda motor. Akibatnya, Dani Hendrawan (23) kehilang- an dompet yang berisi SIM C, kartu mahasiswa serta uang Rp 160.000 dan Yesi Rohmawati (21) juga kehilangan dompet berisi uang tunai Rp 350.000, SIM C, kartu mahasiswa dan ATM Lippo Bank. Kedua korban warga Blimbing Sari, Cat- urtunggal, Depok, Sleman ini langsung mengadukan kasus itu ke Pos Polisi UGM, Depok, Sleman.---


SEPUTAR YOGYAKARTA

PDI-P Pilih 'Jago' Bupati Lewat Konfercab

*Siapkan 1.000 Kartu Suara

Wates, Bernas--- Guna menentukan jago yang akan menjadi andalan PDI-P dalam pemilihan Bupati Kulonprogo, partai bergambar Banteng gemuk dalam lingkaran ini me- nyiapkan 1.000 lembar kartu suara menghadapi Konfercab DPC PDI-P Kulonprogo, Minggu (27/5) nanti. Meski jumlah peserta Konferda yang memiliki hak pilih hanya 311 orang, namun jumlah kartu suara yang disiapkan dibuat tiga kali lipat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemilihan ulang.---

Mogok Pamong Dinilai Setengah Hati

Wates, Bernas-- Aksi mogok kerja para pamong desa se-Kabupaten Kulonprogo yang tergabung dalam paguyuban Bodronoyo dinilai setengah hati. Sebab meski para pamong sepakat cuti 'tahunan' selama 12 hari, pelayanan pada masyarakat tetap dibuka, hanya saja dilakukan di rumah Sekretaris Desa (Carik).--


KRIDA

Lomba Desain Maskot Slemania

Gondokusuman, Bernas--- Perkembangan Slemania sebagai wadah suporter Perserikatan Sepakbola Sleman (PSS), sudah memerlukan maskot sebagai penyatu harapan demi keselamatan dan keberuntungan tim Laskar Sembada. Pewujudan maskot itu, akan dipilih melalui lomba terbuka yang diselenggarakan Harian Bernas dan Koperasi Guyub Raharjo, didukung PSS dan Slemania.---

TGP Putra Juara Divisi Utama PSS

Sleman, Bernas--- PS Tentara Geni Pelajar (TGP) Putra dari Margoluwih, Seyegan, tampil sebagai juara dalam kompetisi sepakbola an- tarperkumpulan anggota Divisi Utama PSS Sleman 2000-2001. Sukses itu diraih TGP setelah pada pertandingan final menaklukkan Merapi Putra, Cangkringan, 1-0 langsung di Stadion Tridadi, Sleman, Rabu (23/5).---


PELAYANAN KOTA

DIY Segera Miliki Perda Angkutan Umum

Danurejan, Bernas--- Berdasarkan banyaknya kasus-kasus pelanggaran di bidang pelayanan angkutan umum, Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) DIY mengajukan Rancangan Peratutan Daerah (Raperda) Angkutan Umum ke Komisi D DPRD DIY, Rabu (23/5). Usulan perda itu sangat mendesak, karena selama ini DLLAJ belum memiliki dasar hukum untuk menindak para pelanggar.---

Pemancingan Terpanjang di Sungai Code

SUNGAI semestinya bisa menjadi salah satu aset pariwisata. Namun yang terjadi pada Sungai atau Kali Code, yang mengalir di jantung Kota Yogyakarta, justru memprihatinkan karena menjadi tempat membuang sampah dan limbah.---


MAGELANG PLUS

Kawah Merapi:

Aliansi Buruh Tolak Kenaikan BBM, TDL dan PPN

Kota Mungkid, Bernas--- Sekitar 30 aktivis Aliansi Buruh Magelang (Album) yang mewakili puluhan serikat buruh yang ada di Kawasan Industri Tempuran, Kabupaten Magelang Rabu, (23/5) siang mendatangi kantor DPRD II Magelang untuk mengeluarkan pernyataan sikap penolakan terhadap rencana revisi APBN yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu. ---

Kawanan Pencuri Bermobil Sedan Diringkus

Purworejo, Bernas--- Kawanan pencuri barang-barang elektronik di rumah Faiz Sahly (31), warga kompleks Perumahan Korpri, Sucenjurutengah, Bayan, Purworejo, Sabtu (19/5) lalu, dibekuk polisi tidak lama setelah beraksi. Dari lima orang tersangka, empat orang berhasil lolos dengan meninggalkan mobil serta barang-barang elektronik yang mereka curi.--

Ebtanas Gratis Bikin Bingung Kepala Sekolah

Kudus, Bernas--- Pelaksanaan Ebta/Ebtanas tahun pelajaran 2000/2001 di Kabupaten Kudus, dapat dikatakan amburadul. Itu terjadi setelah pemerintah menegaskan serba gratis untuk pelaksanaan ujian akhir kelas III. Sebab sampai seminggu sebelum Ebta/Ebtanas bergulir, subsidi maupun dana yang sering diucapkan pejabat belum ada yang teralisasi. Bahkan juklak petunjuk Ebtanas gratis sampai detik ini belum diterima pihak sekolah. Dalam situasi ini sekolah jadi bingung karena takut dituding tidak mendukung kebijakan pemerintah.---

Solo Pos Digugat Rp 1 M oleh Bekas Wartawannya

Solo, Bernas--- Dinilai bertindak sewenang-wenang terhadap karyawannya, PT Aksara Solopos -penerbit Harian Solo Pos- digugat Rp 1 miliar. Penggugatnya Anjar Fahmiarto, mantan wartawan yang dipecat tanpa diberi pesangon.--


WACANA

Ebtanas:Diskriminatif Plus Pemerkosaan

NURSISTO

"ANJING menggonggong kafilah berlalu", demikian agaknya pepatah yang tepat untuk mengatakan pelaksanaan Ebtanas. Karena, sekalipun diwarnai sambutan pro dan kontra pada beberapa waktu yang lalu, toh 28 - 30 Mei 2001 ini bagi SMU akan berlangsung Ebtanas juga lalu disusul pada tingkat SLTP dan SD. ---