Kamis, 31 Mei 2001


BERITA UTAMA

Paku Alam Siap Dialog dengan DPRD

* Sudah Bertemu Sultan

Pakualaman, Bernas
Pura Pakualaman menyatakan siap berdialog dengan pihak DPRD DIY dalam kaitan pemilihan wakil gubernur (wagub) DIY. Pakualaman sangat terbuka untuk melakukan dialog. Namun, hingga kemarin Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX belum menerima pemberitahuan resmi soal dialog tersebut dari DPRD. Paku Alam sendiri dikabarkan sudah bertemu dengan Sri Sultan HB X.--

Pakai Gaya Yogya di Wiyosan Dalem

MEMPERINGATI hari ulang tahun dapat dilakukan dengan berbagai cara, dari menggelar pesta hingga kegiatan yang bersifat sosial. Namun, peringatan ulang tahun seorang raja di Jawa tentu saja berbeda karena penuh dengan nuansa tradisional yang bernilai sakral. Tapi, yang pasti semua itu dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas karunia yang diberikan.---

Massa Anti SI Jebol Pagar Gedung DPR

* Buruh hingga Artis Bergabung

Jakarta, Bernas
Sedikitnya 50 ribu massa pendukung Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari berbagai daerah, Rabu (30/5) sore kemarin berhasil menjebol pagar Gedung DPR/MPR. Begitu pagar roboh, bagaikan "banteng ketaton", massa berlarian masuk ke dalam wilayah pengamanan ring III. Dengan mengacungkan berbagai tongkat kayu dan bambu, massa langsung menguasai setengah halaman Gedung DPR/MPR. Di tempat itu mereka kemudian menggelar mimbar bebas menuntut pembubaran Partai Golkar, tolak Sidang Istimewa (SI) MPR, dan cabut memorandum I maupun memorandum II --

Mega Tolak Baca Pidato Gus Dur

* Pada Pembukaan KTT G-15

Jakarta, Bernas--- Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri tidak beranjak dari tempat duduknya, ketika Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meminta untuk membacakan sambutan tertulisnya dalam pembukaan KTT Kelompok-15 (G-15) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (30/5) pagi.--


HIBURAN

Catatan Menjelang Festival Kesenian Yogyakarta XIII (2)

Diakomodasi Berbagai Bentuk Seni

FESTIVAL Kesenian Yogyakarta (FKY) XIII 2001 yang dijadwalkan digelar, mulai 7 Juni hingga 7 Juli mendatang, tampaknya akan menjadi sebuah ajang "pemerataan kesejahteraan" meskipun dalam agenda yang "serba mepet", dari segi waktu persiapan maupun dukungan finansialnya. Walaupun demikian, berbagai bentuk kesenian tetap dicoba diakomodasi, tetapi tidak melupakan faktor kesejahteraan para pelaku seninya.--

"Pedati Indonesia" Kini di Kubangan

Gondomanan, Bernas--- Teater kampus masih hidup. Ada saja mahasiswa yang terpanggil menghidupkannya. Teater Apakah yang didukung mahasiswa Fakultas Hukum UGM Yogyakarta misalnya, masih eksis dan bertahan memanggungkan lakon Pedati Kita di Kubangan karya Hanindawan, Selasa (29/5) pukul 20.15 di Gedung Societet Militer. Lakon tersebut bermaksud merefleksikan nasib manusia Indonesia saat ini.-


METRO YOGYAKARTA

Polda Turunkan SP3

Direktur Patmasuri Klarifikasi

Tegalrejo, Bernas
Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) kasus pemblokiran Rekening Giro BRI No 21-46-2371-0 dan Deposito Berjangka No BD-3748427 milik RSKB Patmasuri diturunkan Polda DIY 9 Mei lalu. Maka penyidikan No Pol LP/13/II/2001 dengan tersangka Management Hospital RSKB Patmasuri yang terdiri atas Direktur Dr R Soetrisno MPH, Pembantu Direktur I Dr Marijata SpB SPBD dan Direktur II Dr Teguh Aryandono SpB SPBU tersebut dihentikan karena tidak terbukti dan bukan merupakan tindakan pidana.--

Pengamen Kerap Dipojokkan

DUNIA memang kejam. Karena perkembangan dunia itu sendiri yang telah melahirkan banyaknya anak jalanan yang sebagian dari- nya hidup dengan cara mengamen. Mereka terdampar di sudut-sudut kota, menjajakan apa yang dimilikinya untuk mengais sedikit uang demi perutnya yang lapar.--

Dua Pembunuh Estoni Tertangkap

Salah Seorang Ditembak

Depok, Bernas
Sebanyak dua orang yang diduga sebagai tersangka pembunuh Estoni Dwi Putranto (23) warga Wonokerto RT 3/RW 1 Wonogiri, Jateng akhirnya berhasil dibekuk Tim Buru Sergap (Buser) gabungan Polres Sleman dan Polsek Depok. Dua orang tersangka, yakni Bob dan Condet (25) diringkus di tempat kosnya masing-masing, Selasa (29/5) sekitar pukul 23.00 dan Rabu (30/5) sekitar pukul 02.00 dini hari..--


SEPUTAR YOGYAKARTA

Aneka Dharma Harus Buat Bengkel Terbesar

* Bupati Bantul: "Tidak Mampu Copot Saja Pejabatnya"

Bantul, Bernas
Bupati Bantul, Drs HM Idham Samawi menantang lima orang pejabat teras baru pada tiga Perusahaan Daerah (PD) milik Pemkab Bantul untuk bertindak secara nyata dalam tenggang waktu satu tahun anggaran, 2001 ini. Diantaranya Direktur Utama dan Direktur PD Aneka Dharma harus bisa membuat bengkel mobil dan motor terbesar dan terlengkap di wilayah Bantul.---

Posko Boro Ditutup, Miliki Sisa Dana Rp 62,4 Juta

Kalibawang, Bernas
Setelah hampir 6 bulan bekerja bagi korban bencana tanah longsor, tim posko Boro di Dusun Boro Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo, Rabu (30/5) kemarin dibubarkan secara resmi. Penutupan posko dilakukan Camat Kalibawang Drs Sarjana, dihadiri petugas posko, puluhan warga sekitar termasuk korban bencana. Hingga ditutup, posko berhasil menyalurkan barangbarang kebutuhan, termasuk menghimpun dana Rp 158,4 juta.--

Pemukulan Bekas Peragawati Mulai Disidangkan

Sleman, Bernas
Kasus pemukulan terhadap bekas peragawati Popy Dharsono oleh seorang wiraswastawan asal Kotabaru, Yogyakarta, Hamzah (51) mulai didisangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Rabu (30/5) kemarin. Pemukulan dengan tangan kosong ke arah kepala Popy Dharsono itu sendiri meleset dan justru mengenai Ny Jenie Madiana, sekretaris Popy Dharsono saat mereka berada di Hyaat Regency hotel pada 18 November 2000 lalu sekitar pukul 22.30.--


PELAYANAN KOTA

Pergantian Presiden Tak Pengaruhi Agenda Pilkada

Umbulharjo, Bernas
Ketua Dewan Kota Yogyakarta Bahtanisyar Basyir mengatakan bahwa kendati kondisi politik di tingkat nasional memanas, Dewan Kota telah bertekad tak akan mengubah agenda pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan walikota yang telah disepakati. "Kita berharap agar kondisi politik di Jakarta tak berpengaruh terhadap kondisi politik di Yogya," ujar Bahtanisyar Basyir kepada Bernas, Rabu (30/5). ---

Batasi Anak Menonton TV

SEBAGAI satu-satunya psikolog anak di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Dra Indria Laksmi Gamayanti mengaku sangat sibuk. Namun ibu dari tiga anak ini tetap setia melayani kebutuhan konseling anak. ---

Perayaan HUT Pemkot Tak Berorientasi Rakyat

Umbulharjo,Bernas
Ketua Komisi A Dewan Kota Yogyakarta Nazaruddin SH menilai bahwa sejumlah agenda acara HUT Pemda Kota (Pemkot) Yogyakarta, yang direncanakan oleh Pemkot, tidak berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, hendaknya Pemda mulai mengurangi sejumlah kegiatan yang bersifat seremonial. ---


MAGELANG PLUS

Polwil Kedu Saring Penyusup di Krasak

Magelang, Bernas Dua regu pasukan Polwil Kedu, sejak Selasa (30/5) kemarin ditempatkan di perbatasan wilayah Kabupaten Magelang dengan Kabupaten Sleman, tepatnya di jembatan Krasak. Regu gabungan dari berbagai satuan dan fungsi kepolisian itu ditempatkan untuk mengawasi kemungkinan penyusupan dari luar Magelang oleh kelompok yang berniat membuat onar. ---

Pemkab Klaten "Sulap" Sampah Jadi Kompos

Klaten, Bernas
Kabupaten Klaten dalam waktu dekat bisa jadi akan terkenal sebagai salah satu penghasil pupuk kompos besar. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Klaten akan mengolah ratusan ribu ton sampah yang tertumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Jomboran, Kecamatan Kalikotes, Klaten, menjadi pupuk kompos ---


WACANA

Membumikan Syariat Islam

SYIHABUDDIN

UNTUK mengatakan syariat Islam belum membumi tampaknya tidaklah tepat sepenuhnya, namun diakui atau tidak di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, istilah Syariat Islam masih terasa asing, bahkan bagi beberapa kalangan menjadi fobia tersendiri. Karena itulah kesempatan untuk mendiskusikan Syariat Islam sampai saat ini masih tetap relevan. ---