"Pak Amien Rais Terjebak"

* PKB Desak Polri Kejar Al Chaidar

JAKARTA- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) minta aparat keamanan segera menangkap penceramah aksi sejuta umat di Monas, Al Chaidar, yang dikabarkan melarikan diri ke Philipina.

"Kalau kabar lari ke Philipina itu betul, maka aparat keamanan, khususnya Polri, harus cepat menangkap supaya menjadi jelas," ujar Ketua DPP PKB, Taufikurrachman Saleh, Kamis (27/1).

Dia menambahkan, keterangan Al Chaidar itu penting karena akan mengungkap siapa sebenarnya di balik kerusuhan di berbagai daerah selama ini. "Polri harus tegas dan perlu minta bantuan Interpol sehingga permasalahan menjadi jelas. Kasihan umat yang terus menjadi korban," ujarnya.

Dia mengaku heran terhadap aparat keamanan karena selalu terlambat dalam melakukan penyelidikan terhadap masalah-masalah yang dapat membahayakan nyawa manusia. "Lho terus terang, semua itu kan menjadi pertanyaan, ada apa sih? Kan gitu," paparnya.

Kadispen Polri, Brigjen Erald Dotulong dihubungi mengatakan, polisi sedang mencarinya sejak dua minggu lalu namun hingga kini belum ketemu. "Polda Metro Jaya sudah memanggil dua kali tapi juga belum memenuhi panggilan itu."

Ditegaskan, polisi akan melakukan penangkapan terhadap Al Chaidar di manapun dia bersembunyi kalau sampai pemanggilan tiga kali tidak juga diindahkan.

Secara terpisah, Kepala Staf Divisi Kelaskaran Front Pembela Islam (FPI), Reza Fahlevi mengaku bahwa orasi Al Chaidar di Monas itu mengagetkan tokoh-tokoh yang hadir dalam acara tersebut, seperti Amien Rais, Ahmad Sumargono dan Eggy Sudjana.

"Saya terkejut pernyataannya yang mau mengganti Pancasila dengan Islam," ujar Reza.

Ia menilai, Al Chaidar itu orang NII (Negara Islam Indonesia). "Saya kira, Pak Amien dan kawan-kawan termasuk saya, waktu itu terjebak," papar Reza.

Menurut kabar yang ia terima, Al Chaidar melarikan diri ke Philipina setelah Polda Metro Jaya mencari dan melakukan pemanggilan.

Seperti diketahui, Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menuduh acara aksi sejuta umat di Monas itu bertujuan untuk menggulingkannya. Namun pernyataan Gus Dur ini segera dibantah berbagai kalangan, termasuk Amien Rais dan Eggy Sudjana. aw/sji/sug/sry


updated: Friday, January 28, 2000 11:16:05 AM

Berita Hari ini