PAN Gugat Demokrat

* Amien Rais Disamakan Drakula

JAKARTA- Ketua DPP PAN Dr Amien Rais drakula? Itulah rekayasa foto yang cover muka tabloid Demokrat yang membuat DPP Partai Amanat Nasional (PAN) bereaksi keras.

Partai berlambang matahari itu akan menggugat tabloid yang dipimpin oleh Taufik Kiemas, suami Wapres Megawati Soekarnoputri. Selain foto rekayasa, menurut Ketua DPP PAN AM Fatwa, Kamis (27/1) tulisan-tulisan tabloid Demokrat sangatlah tendensius.

Foto dan tulisan yang dipersoalkan PAN adalah yang dimuat pada tabloid Demokrat edisi 49 tanggal 24-30 Januari. Dalam edisi itu, cover tabloid memuat foto Amien Rais dengan menambahkan taring dan darah yang berceceran dari mulutnya serta mayat yang bergelimpangan di hadapannya serta diberi judul; ‘Vampire Politik Indonesia‘.

"Juga tulisan-tulisan di dalamnya yang sangat tendensius seperti TNI dan Amien Rais cs adalah Vampire Politik yang mengerikan," kata AM Fatwa yang juga Wakil Ketua DPR dari Fraksi Reformasi kepada pers di gedung DPR.

DPP PAN membuat pernyataan pers berkaitan masalah itu yang ditandatangani ketua AM Fatwa dan Wakil Sekjen A Hakam Naja.

Sementara Amien Rais yang kini menjadi Ketua MPR sedang melakukan kunjungan kerja ke Perancis. Dijelaskan, terhadap tabloid Demokrat itu DPP PAN akan menggugat baik secara perdata maupun pidana. Selain itu, DPP PAN juga akan menggugat Gerakan Perekat Bangsa baik secara pidana maupun perdata.

Pasalnya, kelompok yang dalam aktivitasnya menggunakan atribut PDI-P itu saat datang ke gedung DPR membawa poster dan meneriakkan kata-kata kotor dan tidak senonoh terhadap figur Amien Rais. DPP PAN juga meminta agar Pimpinan DPR memberikan teguran kepada kelompok tertentu di DPR yang selama ini secara terus menerus melakukan ‘penyerangan‘ terhadap Amien Rais.

Namun, kata Fatwa, menurut penjelasan Taufiq Kiemas mengatakan bahwa anggota DPR dari Fraksi PDI-P secara informal meminta maaf kepada Fraksi Reformasi di DPR/MPR, masalah itu merupakan miskoordinasi di dalam fraksi dan kejadian itu tidak akan terulang di kemudin hari.

Dalam penilaian DPP PAN, upaya-upaya yang sitematis dilakukan oleh kelompok tertentu terhadap Amien Rais yang terlihat adanya kaitan satu sama lain dalam rangka mendiskreditkan, mendelegitimasikan dan melakukan pembunuhan karakter.

Soal gugatan PAN terhadap tabloid Demokrat, menurut Fatwa, tetap berjalan. "Tadi malam kita sudah membentuk tim advokasi yang dikoordinir departemen hukum dan keadilan DPP PAN," kata Fatwa.

Menurutnya, dalam edisi terbaru tabloid Demokrat yang dipimpin Taufik Kiemas itu, menampilkan foto Amien Rais yang kurang sopan, karena gambarnya diberi taring panjang dan bercucuran darah dengan mayat bergelimpangan didepannya.

"Saya melihat, ini adalah upaya sistematis mendiskreditkan ketua MPR Amien Rais. Itu dapat terlihat ketika fraksi PDI-P mendesak pimpinan DPR, memberi teguran kepada ketua MPR Amien Rais, tentang pernyataannya mengenai negara federal," jelasnya.

Namun menurut Fatwa, hal ini bisa diredam setelah suami Taufik Kiemas datang mendekati PAN. "Sebenarnya kami (PAN), waktu itu akan mengadakan reaksi balik. Tetapi tidak jadi, karena Taufik sudah datang kepada kami," tegasnya.

Tetapi setelah itu, jelas Fatwa, kejadian berikutnya yang terjadi yaitu demo yang menghina ketua MPR, dan menempeli mobil dinasnya dengan kata-kata kotor. ars/tya/sry


updated: Friday, January 28, 2000 11:16:15 AM

Berita Hari ini