Usaha Hotel dan Restoran Meningkat Tajam

BANJARMASIN - Lancarnya transportasi antara provinsi dianggap merupakan salah satu faktor pendorong meningkatnya sektor perdagangan, hotel dan restoran di Kalsel tahun 1999.

Secara kumulatif gabungan ketiga sub sektor ini sesuai data BPS Kalsel menunjukkan angka peningkatan cukup berarti menjadi 2,56 persen dari sebelumnya (1998) minus 16,64.

Sedangkan peningkatan berdasarkan sub sektor, menunjukkan perdagangan (eceran dan besar) meningkat dari -16,67 menjadi 2,30 persen, perhotelan dari -28,43 naik menjadi 6,23 persen serta restoran dari -13,81 meningkat menjadi 4,27 persen.

"Dengan lancarnya transportasi mengakibatkan semakin berkembangnya restoran atau rumah makan di sepanjang jalur itu. Kita ambil contoh di sepanjang jalan menuju HSU ataupun Batulicin restoran di pinggir jalur-jalur tersebut cukup berkembang," ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) H Umar Assegaf.

Membaiknya bidang perhotelan dan restoran Umar katakan berkaitan dengan lancarnya tarnsportasi khususnya darat antara Kalsel dengan Kalteng ataupun Kaltim, juga jalur ke daerah-daerah lain," terangnya.

Sementara menurut Kabid Neraca Wilayah dan Analisis BPS Prop Kalsel, Drs Akhmad Jaelani peningkatan khususnya di sub sektor perdagangan tidak bisa lepas peningkatan yang terjadi di sektor pertanian.

"Meningkatnya produksi pertanian berdampak postif langsung terhadap meningkatnya aktivitas perdagangan," jelasnya.

Sementara peningkatan yang terjadi di sub sektor perhotelan ia katakan tidak terlepas dari relatif membaiknya situasi politik pada tahun 1999.

"Dan peningkatan di sub sektor perhotelan berdampak positif terhadap sub sektor yang berdekatan yaitu restoran," ujarnya, Selasa (26/1).

Ia jelaskan dengan semakin meningkatnya tingkat hunian hotel secara langsung meningkatkan permintaan terhadap pelayanan restoran atau rumah makan.

Umar Assegaf menambahkan, secara umum tingkat hunian hotel pada tahun 1999 meningkat cukup tajam. Apabila pada tahun 1998 tingkat hunian hotel berada di bawah 50 persen dari kapasitas kamar tersedia, pada tahun 1999 meningkat menjadi berkisar antara 50-80 persen. rai


updated: Friday, January 28, 2000 11:17:38 AM

Berita Hari ini